Paling dicari: jahe, kunyit, temulawak
Buah Merah (Pandanus conoideus) merupakan tanaman endemik khas Papua yang telah lama dikenal oleh masyarakat setempat. Tumbuhan ini termasuk dalam keluarga Pandanaceae dan tumbuh subur di dataran tinggi Papua pada ketinggian 1.500–2.500 meter di atas permukaan laut. Buahnya memiliki bentuk lonjong memanjang dengan warna merah cerah saat matang, serta mengandung daging buah yang kaya akan minyak alami. Secara tradisional, buah ini diolah menjadi minyak atau dikonsumsi langsung untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh..
Marita (Papua New Guinea), Kuansu (Papua, Indonesia).
Kacang panjang (Vigna unguiculata subsp. sesquipedalis) merupakan salah satu tanaman sayuran polong yang termasuk dalam famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari Afrika dan menyebar luas ke kawasan tropis, termasuk Asia Tenggara dan Indonesia. Secara morfologi, kacang panjang memiliki batang merambat atau melilit dengan daun majemuk berwarna hijau, serta polong yang menggantung dengan panjang dapat mencapai 30–80 cm. Polong mudanya berwarna hijau muda hingga hijau tua, dan di dalamnya terdapat biji berbentuk ginjal yang dapat digunakan sebagai bahan pangan..
Asparagus bean (Amerika Serikat), snake bean (Australia), sitaw (Filipina), thua fak yaew (Thailand).
Advertisement
Kulit buah manggis (Garcinia mangostana) merupakan bagian yang kaya akan senyawa bioaktif, terutama golongan xanthone seperti alpha-mangostin, gamma-mangostin, dan garcinone E. Alpha-mangostin menjadi senyawa yang paling banyak diteliti karena potensinya sebagai antioksidan kuat, antiinflamasi, dan antimikroba. Secara tradisional, ekstrak kulit manggis telah digunakan dalam pengobatan herbal Asia Tenggara untuk mengatasi infeksi kulit, diare, dan luka. Kandungan tanin dan resin di dalamnya memberikan efek astringen yang membantu menghentikan pendarahan kecil serta mengeringkan bisul..
Plueak Mangkhut (Thailand), Balat ng manggis (Philippines), Shanzhu pi (China).
Arcangelisia flava, yang dikenal luas sebagai Akar Kuning atau Yellow Root, adalah tumbuhan merambat berkayu dari famili Menispermaceae yang tersebar di wilayah tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Tumbuhan ini mendapatkan namanya dari warna kuning terang pada batang dan akarnya, yang berasal dari kandungan senyawa alkaloid berberin dan flavonoid. Akar Kuning sering ditemukan tumbuh liar di hutan primer dan sekunder, memanjat pohon inang dengan batang yang dapat mencapai panjang hingga 20 meter. Keunikan morfologinya terletak pada daun yang berbentuk hati dengan tepi rata, serta buah berbentuk bulat berwarna oranye kemerahan yang matang pada musim tertentu..
Akar kuning (Indonesia), akar kuning (Malaysia), Khamin Khao (Thailand), Hoàng đằng (Vietnam), Huang gen (China).
Advertisement
Dari warisan UNESCO ke laboratorium modern: jamu telah menemani bangsa ini sejak abad ke-8. Kini sains membuktikan khasiatnya untuk kesehatan utuh. Simak perjalanan lengkapnya di sini!
Rhodiola atau ashwagandha, mana yang cocok buat burnout? Ulasan mendalam soal adaptogen yang terbukti secara riset, plus batasannya yang perlu kamu tahu.
Suplemen stamina & pelangsing mana yang beneran ada buktinya? Ulasan bahan seperti ginseng, maca, glucomannan, dan berberine, plus peringatan produk abal-abal.
Ingin relaksasi alami berbasis sains? Panduan ini mengungkap dosis ashwagandha efektif, mekanisme GABA & serotonin, serta tips memilih produk standar. Klik sekarang!