Database Herbal

Paling dicari: jahe, kunyit, temulawak

Famili:


Herbapedia.id adalah database herbal terlengkap. Temukan kandungan fitokimia, manfaat kesehatan, cara pengolahan, dan efek samping tanaman obat tradisional Indonesia. Informasi yang tersedia di situs ini tidak mewakili atau menjamin terhadap kelengkapan atau akurasi dan semua informasi yang ada, sehingga pembaca disarankan melakukan verifikasi silang.

TCM

Pengobatan Cina

Kampo

Pengobatan Jepang

TTM

Pengobatan Thailand

Ayurveda

Pengobatan India

Herba:

 
Pepaya

Pepaya

Papaya
Carica papaya

Daun pepaya (Carica papaya) merupakan salah satu bagian dari tanaman pepaya yang memiliki peran vital dalam proses fotosintesis dan juga menyimpan segudang senyawa bioaktif. Secara morfologi, daun pepaya tergolong daun tunggal dengan pertulangan menjari (palminervis) dan tangkai daun yang panjang dan berongga, yang memungkinkan daun dapat menangkap cahaya matahari secara optimal. Daun muda biasanya berwarna hijau muda dan lebih lunak, sementara daun yang lebih tua berwarna hijau tua dengan tekstur yang lebih tebal. Uniknya, daun pepaya mengandung getah putih (lateks) yang kaya akan enzim proteolitik, terutama papain, yang menjadi ciri khas utama dari tanaman ini..

Nama Lain:

Pawpaw leaf (Australia), Hoja de papaya (Spain), Feuille de papaye (France), Bai Malakor (Thailand), Dahon ng papaya (Philippines).

 
Katuk

Katuk

Katuk
Sauropus androgynus

Daun katuk (Sauropus androgynus) merupakan tanaman perdu yang banyak ditemukan di Asia Tenggara dan dikenal sebagai sayuran hijau bergizi tinggi. Tanaman ini memiliki daun kecil berbentuk lonjong dengan warna hijau gelap, serta sering dikonsumsi sebagai lalapan atau bahan sayur bening. Di Indonesia, daun katuk juga populer sebagai sayuran pelancar ASI bagi ibu menyusui, karena kandungan senyawa yang dipercaya mampu merangsang produksi air susu ibu..

Nama Lain:

Cekur manis (Malaysia), Atay-atay (Filipina), Rau ngót (Vietnam), Pak waan (Thailand), Sweet leaf (Amerika Serikat).

 
Timi / Timus

Timi / Timus

Thyme
Thymus vulgaris

Thymus vulgaris, atau yang lebih dikenal sebagai thyme, adalah tumbuhan herba aromatik abadi dari famili Lamiaceae. Berasal dari kawasan Mediterania, tanaman ini telah digunakan selama ribuan tahun sebagai bumbu masak, obat tradisional, dan bahan pengawet alami. Secara botanis, thyme merupakan perdu kecil dengan batang berkayu dan daun kecil berwarna hijau keabu-abuan yang mengandung minyak esensial, terutama timol dan karvakrol—senyawa fenolik yang memberikan aroma khas serta sifat antimikroba dan antioksidan yang kuat. Adaptasinya terhadap iklim kering dan tanah berbatu membuatnya mudah tumbuh di berbagai belahan dunia..

Nama Lain:

Thyme (Inggris), Tomillo (Spanyol), Thym (Prancis), Timo (Italia), Zahter (Turki).

 
Jambu Biji

Jambu Biji

Guava
Psidium guajava

Daun jambu biji, yang berasal dari tumbuhan Psidium guajava, adalah bagian dari tanaman tropis yang banyak ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Daun ini memiliki bentuk lonjong dengan ujung meruncing, permukaan atas yang licin, dan bagian bawah yang berbulu halus. Aroma khasnya yang segar berasal dari minyak atsiri yang dikandungnya. Sebagai tanaman herbal, daun jambu biji telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional karena sifat antibakteri dan antiinflamasinya, serta sering digunakan sebagai obat alami untuk gangguan pencernaan..

Nama Lain:

Guava leaf (United States), Hoja de guayaba (Mexico), Amrood ke patte (India), Bai farang (Thailand).

Advertisement


Resep Herbal Terbaru:

Resep Herbal #0513

Salmon Quinoa Bowl dengan Saus Wasabi

Mangkuk sehat dengan salmon panggang, quinoa, brokoli, dan saus wasabi yang creamy. Perpaduan omega-3, protein, serta serat menjadikan menu ini cocok untuk makan siang yang seimbang.

0 1
Resep Herbal #0657

Salmon Panggang Saus Adas Sowa dan Yogurt

Fillet salmon dilapisi campuran dill, yogurt, dan lemon lalu dipanggang hingga empuk. Hidangan tinggi omega-3 yang tetap ringan di perut.

0 0
Resep Herbal #0681

Pasta Bayam-Pesto Popi

Saus ala pesto dengan biji popi sebagai pengganti kacang pinus, dipadukan bayam dan basil. Hidangan ini sederhana dan memakai pasta gandum utuh untuk serat ekstra.

0 0

Advertisement

Senyawa

Asam Linoleat (Linoleic Acid)

Linoleic Acid, Omega-6, LA, 18:2 n-6, Biji Mahoni compound
Asam linoleat adalah asam lemak esensial omega-6 dari biji mahoni dengan aktivitas antiinflamasi dan penurun kolesterol.

Blog & Artikel

Ashwagandha untuk Relaksasi: Bukti Ilmiah Turunkan Stres & Cemas

Ashwagandha untuk Relaksasi: Bukti Ilmiah Turunkan Stres & Cemas

Ingin relaksasi alami berbasis sains? Panduan ini mengungkap dosis ashwagandha efektif, mekanisme GABA & serotonin, serta tips memilih produk standar. Klik sekarang!

Read More
Tanaman Obat dan Jamu Tradisional: Menelusuri Warisan Nusantara di Antara Tradisi dan Ilmiah

Tanaman Obat dan Jamu Tradisional: Menelusuri Warisan Nusantara di Antara Tradisi dan Ilmiah

Ingin beralih ke pengobatan herbal yang aman? Panduan ilmiah ini mengungkap 6 jamu populer, standardisasi BPOM, & potensi interaksi obat. Klik sekarang sebelum Anda meracik jamu sendiri!

Read More
Protein dan Penambahan Berat Badan: Strategi Nutrisi untuk Meningkatkan Massa Tubuh

Protein dan Penambahan Berat Badan: Strategi Nutrisi untuk Meningkatkan Massa Tubuh

Berat badan susah naik meski sudah makan protein? Temukan jawaban ilmiahnya di sini! Kami bongkar peran karbohidrat, jenis protein terbaik, & latihan yang terbukti efektif. Wajib baca!

Read More
Mengkudu dan Diabetes: Di Balik Ramuan Tradisional untuk Manajemen Glukosa Darah

Mengkudu dan Diabetes: Di Balik Ramuan Tradisional untuk Manajemen Glukosa Darah

Mengkudu vs Diabetes: mitos atau fakta? Artikel ilmiah ini mengupas bukti terbaru, mekanisme molekuler, & hasil uji klinis. Simak sebelum Anda membeli suplemen apa pun untuk gula darah!

Read More

Cari: