Database Herbal

Paling dicari: jahe, kunyit, temulawak

Famili:


Herbapedia.id adalah database herbal terlengkap. Temukan kandungan fitokimia, manfaat kesehatan, cara pengolahan, dan efek samping tanaman obat tradisional Indonesia. Informasi yang tersedia di situs ini tidak mewakili atau menjamin terhadap kelengkapan atau akurasi dan semua informasi yang ada, sehingga pembaca disarankan melakukan verifikasi silang.

TCM

Pengobatan Cina

Kampo

Pengobatan Jepang

Ayurveda

Pengobatan India

Herba:

 
Lada Hitam

Lada Hitam

Black Pepper
Piper nigrum

Lada hitam (Piper nigrum) merupakan tanaman merambat dari famili Piperaceae yang berasal dari pesisir barat daya India, khususnya kawasan Ghats Barat. Tumbuhan ini dikenal sebagai "raja rempah" karena perannya yang dominan dalam perdagangan rempah dunia sejak zaman kuno. Secara botanis, Piper nigrum menghasilkan buah berbentuk drupa kecil yang berubah warna dari hijau menjadi merah saat matang. Proses pengolahan lada hitam dilakukan dengan merebus buah mentah lalu menjemurnya hingga mengering, sehingga kulit buah mengkerut dan berubah menjadi hitam – berbeda dengan lada putih yang melalui tahap perendaman untuk mengupas kulitnya. Rempah ini memiliki senyawa aktif piperin yang memberikan rasa pedas sekaligus berperan sebagai penambah bioavailabilitas nutrisi lain dalam tubuh..

Nama Lain:

Black pepper (Inggris), Poivre noir (Prancis), Pimienta negra (Spanyol), Schwarzer Pfeffer (Jerman), Pepe nero (Italia).

 
Kencur

Kencur

Lesser Galangal
Kaempferia galanga

Kaempferia galanga, yang lebih dikenal sebagai kencur atau lesser galangal, adalah tanaman rempah dan obat dari famili Zingiberaceae yang berasal dari Asia Tenggara. Tanaman herba tahunan ini memiliki rimpang kecil beraroma khas yang digunakan secara luas dalam masakan dan pengobatan tradisional. Kencur mudah dibedakan dari jahe atau lengkuas karena ukuran rimpangnya yang lebih kecil, kulit tipis berwarna cokelat muda, dan daging berwarna putih kekuningan dengan aroma tajam menyerupai kapur barus dan jeruk. Tanaman ini tumbuh rendah dengan daun lebar dan bunganya yang harum berwarna putih dengan semburat ungu, sering mekar di awal musim hujan..

Nama Lain:

Kencur (Indonesia), cekur (Malaysia), proh (Thailand), sha jiang (China), kacholam (India).

 
Lengkuas

Lengkuas

Galangal
Alpinia galanga

Alpinia galanga, yang dikenal luas sebagai lengkuas atau galangal, merupakan tanaman rimpang dari famili Zingiberaceae. Berbeda dengan jahe atau kunyit, lengkuas memiliki batang semu yang tegak dan dapat tumbuh hingga 2–3 meter. Rimpangnya keras, berwarna cokelat kemerahan, serta memiliki aroma khas yang lebih tajam dan sedikit pedas dengan sentuhan pinus. Tanaman ini banyak dibudidayakan di Asia Tenggara, terutama Indonesia, Thailand, dan Malaysia, karena kemampuannya tumbuh di daerah tropis dengan curah hujan tinggi. Secara botani, lengkuas dibedakan menjadi dua varietas utama: lengkuas merah (sering digunakan dalam pengobatan) dan lengkuas putih (lebih umum untuk bumbu masakan)..

Nama Lain:

Laos (Indonesia), kha (Thailand), langkawas (Filipina), riềng (Vietnam), kulanjan (India).

 
Kunyit

Kunyit

Turmeric
Curcuma longa

Kunyit, yang dikenal dengan nama ilmiah Curcuma longa, adalah tanaman herba tahunan dari famili Zingiberaceae yang berasal dari Asia Tenggara dan Selatan. Bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah rimpangnya yang berwarna kuning-oranye khas, disebabkan oleh kandungan senyawa kurkuminoid, terutama kurkumin. Tanaman ini tumbuh optimal di daerah tropis dengan curah hujan tinggi dan suhu 20–30°C. Rimpang kunyit memiliki aroma khas dan rasa pahit-pedas, yang membuatnya menjadi bahan penting dalam masakan Asia, terutama sebagai pewarna alami dan bumbu dalam kari. Selain itu, dalam sistem pengobatan tradisional Ayurveda dan Tiongkok, kunyit telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengatasi berbagai gangguan pencernaan, peradangan, dan infeksi kulit..

Nama Lain:

Haldi (India), Kunyit (Indonesia), Khamin (Thailand), Ukon (Jepang), Jianghuang (China).

Advertisement


Resep Herbal Terbaru:

Resep Herbal #0454

Sup Krim Labu Klabet

Sup hangat bertekstur creamy dari labu kuning dan klabet, dengan sentuhan bawang putih dan pala. Menu ini menyatukan tradisi kuliner rempah dan gizi modern yang ramah pencernaan.

0 2
Resep Herbal #0001

Teh Daun Murbei Putih Penjaga Gula Darah

Minuman seduhan dari daun murbei putih yang terinspirasi ramuan TCM Sang Ye. Cocok diminum setelah makan untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

0 3
Resep Herbal #0045

Smoothie Hijau Ketumbar Pepaya

Minuman segar dari daun ketumbar, pepaya, dan air kelapa. Cocok untuk sarapan ringan atau pemulihan setelah olahraga.

0 2

Advertisement


Blog & Artikel

Ashwagandha untuk Relaksasi: Bukti Ilmiah Turunkan Stres & Cemas

Ashwagandha untuk Relaksasi: Bukti Ilmiah Turunkan Stres & Cemas

Ingin relaksasi alami berbasis sains? Panduan ini mengungkap dosis ashwagandha efektif, mekanisme GABA & serotonin, serta tips memilih produk standar. Klik sekarang!

Read More
Tanaman Obat dan Jamu Tradisional: Menelusuri Warisan Nusantara di Antara Tradisi dan Ilmiah

Tanaman Obat dan Jamu Tradisional: Menelusuri Warisan Nusantara di Antara Tradisi dan Ilmiah

Ingin beralih ke pengobatan herbal yang aman? Panduan ilmiah ini mengungkap 6 jamu populer, standardisasi BPOM, & potensi interaksi obat. Klik sekarang sebelum Anda meracik jamu sendiri!

Read More
Protein dan Penambahan Berat Badan: Strategi Nutrisi untuk Meningkatkan Massa Tubuh

Protein dan Penambahan Berat Badan: Strategi Nutrisi untuk Meningkatkan Massa Tubuh

Berat badan susah naik meski sudah makan protein? Temukan jawaban ilmiahnya di sini! Kami bongkar peran karbohidrat, jenis protein terbaik, & latihan yang terbukti efektif. Wajib baca!

Read More
Mengkudu dan Diabetes: Di Balik Ramuan Tradisional untuk Manajemen Glukosa Darah

Mengkudu dan Diabetes: Di Balik Ramuan Tradisional untuk Manajemen Glukosa Darah

Mengkudu vs Diabetes: mitos atau fakta? Artikel ilmiah ini mengupas bukti terbaru, mekanisme molekuler, & hasil uji klinis. Simak sebelum Anda membeli suplemen apa pun untuk gula darah!

Read More

Cari: