Nefrologi
Gagal ginjal adalah kondisi medis serius di mana ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring zat sisa dari darah dengan baik.
Kondisi ini terbagi menjadi dua jenis utama: gagal ginjal akut (terjadi mendadak dan dapat bersifat reversibel) dan penyakit ginjal kronis (penurunan fungsi ginjal secara bertahap dan ireversibel).
Pengobatan medis seperti dialisis atau transplantasi ginjal merupakan standar penanganan utama.
Bahan-bahan herbal berikut memiliki potensi sebagai terapi komplementer dengan efek nefroprotektif (melindungi ginjal) melalui mekanisme antioksidan, anti-inflamasi, dan perbaikan fungsi ginjal berdasarkan berbagai penelitian.
Suplementasi bawang putih secara signifikan menurunkan kadar kreatinin serum dan proteinuria pada pasien CKD. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
Suplementasi jahe selama 12 minggu secara signifikan menurunkan kadar kreatinin serum dan meningkatkan laju filtrasi glomerulus (eGFR) dibandingkan plasebo. Efek nefroprotektif ini diduga terkait dengan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi jahe.
Advertisement
Suplementasi kurkumin secara signifikan menurunkan kadar kreatinin serum dan proteinuria pada pasien penyakit ginjal kronik. Efek ini didukung oleh penurunan penanda inflamasi seperti TNF-α dan CRP.
Pemberian ekstrak etanol daun ciplukan dosis 200 mg/kgBB secara signifikan menurunkan kadar BUN dan kreatinin serum serta memperbaiki kerusakan histologi ginjal akibat cisplatin. Efek nefroprotektif diduga melalui mekanisme antioksidan dan antiinflamasi.
Pemberian ekstrak meniran selama 12 minggu secara signifikan menurunkan kadar kreatinin serum dan meningkatkan laju filtrasi glomerulus (eGFR) dibandingkan plasebo.
Suplementasi Nigella sativa selama 12 minggu secara signifikan menurunkan kadar kreatinin serum dan proteinuria, serta meningkatkan laju filtrasi glomerulus (eGFR) dibandingkan plasebo.
Pemberian ekstrak licorice secara signifikan menurunkan kadar kreatinin serum, urea, dan malondialdehid (MDA) ginjal, serta meningkatkan aktivitas superoksida dismutase (SOD) pada tikus yang diinduksi gentamisin. Ekstrak licorice menunjukkan efek perlindungan terhadap kerusakan ginjal melalui mekanisme antioksidan.
Pemberian ekstrak kencur dosis 200 mg/kgBB secara signifikan menurunkan kadar kreatinin dan urea serum serta memperbaiki histologi ginjal yang rusak akibat gentamisin.