Jintan Hitam untuk Gagal Ginjal

Jintan Hitam (Nigella sativa) untuk Gagal Ginjal, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Suplementasi Nigella sativa terhadap Fungsi Ginjal pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik: Sebuah Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien CKD stage 3-4
    Dosis/Durasi:
    500 mg minyak Nigella sativa dua kali sehari selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Nigella sativa selama 12 minggu secara signifikan menurunkan kadar kreatinin serum dan proteinuria, serta meningkatkan laju filtrasi glomerulus (eGFR) dibandingkan plasebo.
  2. Meta-Analisis Efek Thymoquinone pada Cedera Ginjal Akut pada Hewan Coba

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    15 studi hewan (tikus) dengan model cedera ginjal akut
    Dosis/Durasi:
    Variasi dosis 10-50 mg/kg/hari secara oral selama 1-14 hari
    Temuan:
    Thymoquinone secara signifikan mengurangi kadar kreatinin, BUN, dan malondialdehid (MDA), serta meningkatkan aktivitas katalase dan glutation pada jaringan ginjal.
  3. Suplementasi Nigella sativa pada Pasien Hemodialisis: Sebuah Systematic Review dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    5 studi RCT dengan total 280 pasien hemodialisis
    Dosis/Durasi:
    Dosis 500-1500 mg/hari selama 8-12 minggu
    Temuan:
    Nigella sativa secara signifikan menurunkan kadar CRP, IL-6, dan stres oksidatif, serta meningkatkan hemoglobin dan kualitas hidup, namun tidak ada perubahan signifikan pada kreatinin atau eGFR.
  4. Pengaruh Ekstrak Nigella sativa terhadap Nefropati Diabetik pada Tikus: Kajian Histopatologi dan Biokimia

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Studi Eksperimental (Hewan)
    Sampel:
    30 tikus Sprague-Dawley yang diinduksi streptozotocin
    Dosis/Durasi:
    200 dan 400 mg/kg/hari secara oral selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Nigella sativa dosis tinggi (400 mg/kg) selama 8 minggu mengurangi glikosilasi hemoglobin, kreatinin, dan skor kerusakan tubulus ginjal.
  5. Efek Nefroprotektif Thymoquinone pada Pasien dengan Sindrom Nefrotik: Sebuah Uji Klinis Awal

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 pasien sindrom nefrotik dewasa
    Dosis/Durasi:
    50 mg thymoquinone sekali sehari selama 6 bulan
    Temuan:
    Thymoquinone (50 mg/hari) selama 6 bulan menurunkan proteinuria 24 jam dan kadar kolesterol LDL, serta meningkatkan albumin serum dibandingkan kontrol.
  6. Nigella sativa dan Fungsi Ginjal pada Pasien Diabetes Tipe 2 dengan Nefropati: Sebuah Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    50 pasien diabetes tipe 2 dengan nefropati (mikroalbuminuria)
    Dosis/Durasi:
    500 mg kapsul Nigella sativa dua kali sehari selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Nigella sativa 500 mg dua kali sehari selama 12 minggu menurunkan kadar kreatinin, BUN, dan rasio albumin-kreatinin urin (UACR) secara signifikan.


Cari: