Sirih untuk Asma

Sirih (Piper betle) untuk Asma, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle L.) terhadap Kadar IgE dan Jumlah Eosinofil pada Tikus Model Asma Alergi

    Tahun: 2020
    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    30 ekor tikus Sprague-Dawley jantan, diinduksi ovalbumin (OVA) untuk menghasilkan model asma alergi
    Dosis/Durasi:
    Dosis 100, 200, dan 400 mg/kg BB per oral selama 21 hari (dimulai 7 hari sebelum induksi OVA hingga akhir percobaan)
    Temuan:
    Pemberian ekstrak etanol daun sirih secara signifikan menurunkan kadar IgE total dan jumlah eosinofil di cairan lavage bronkoalveolar dibandingkan kelompok kontrol. Ekstrak juga mengurangi infiltrasi sel inflamasi pada jaringan paru.
  2. Aktivitas Bronkodilator Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle L.) pada Marmut Terinduksi Histamin

    Tahun: 2012
    Tahun:
    2012
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    20 ekor marmut (Cavia porcellus) jantan dewasa, diinduksi histamin untuk menyebabkan bronkokonstriksi
    Dosis/Durasi:
    Dosis 100, 200, 400 mg/kg BB secara intraperitoneal 30 menit sebelum induksi histamin. Pengukuran dilakukan selama 60 menit setelah induksi.
    Temuan:
    Ekstrak etanol daun sirih dosis 200 mg/kg BB menunjukkan efek bronkodilator yang sebanding dengan salbutamol 2 mg/kg. Waktu pemulihan volume ekspirasi paksa meningkat signifikan dibandingkan kontrol.
  3. Efek Antiinflamasi Daun Sirih (Piper betle) pada Mencit Model Asma Alergi Melalui Penekanan Ekspresi NF-κB dan COX-2

    Tahun: 2015
    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vivo) dengan Analisis Molekuler
    Sampel:
    24 ekor mencit BALB/c betina, diinduksi ovalbumin (OVA) selama 21 hari
    Dosis/Durasi:
    Dosis 125, 250, 500 mg/kg BB per oral selama 21 hari bersamaan dengan induksi OVA
    Temuan:
    Ekstrak daun sirih (dosis 250 mg/kg BB) menurunkan secara signifikan jumlah sel inflamasi total, neutrofil, dan limfosit dalam lavase bronkoalveolar. Ekspresi NF-κB dan COX-2 di jaringan paru juga tereduksi, menunjukkan mekanisme antiinflamasi melalui jalur tersebut.
  4. Piper betle Attenuates Airway Inflammation and Hyperresponsiveness in a Murine Model of Asthma via Inhibition of Th2 Cytokines

    Tahun: 2018
    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vivo) – Mekanistik
    Sampel:
    40 ekor mencit C57BL/6 jantan, diinduksi house dust mite (HDM) untuk menghasilkan asma alergi kronik
    Dosis/Durasi:
    Dosis 100, 200, 400 mg/kg BB per oral setiap hari selama 28 hari (7 hari sebelum induksi HDM dan 21 hari setelah induksi)
    Temuan:
    Ekstrak air daun sirih (200 mg/kg) secara signifikan mengurangi hiperresponsivitas jalan napas, infiltrasi eosinofil, dan kadar IL-4, IL-5, IL-13 dalam cairan lavase bronkoalveolar. Temuan menunjukkan potensi sebagai terapi adjuvan untuk asma alergi.
  5. Systematic Review: Efek Tanaman Herbal sebagai Terapi Tambahan pada Asma Bronkial – Fokus pada Piper betle dan Zingiber officinale

    Tahun: 2021
    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    10 studi in vivo dan 3 studi in vitro yang memenuhi kriteria inklusi (total sampel hewan > 200 ekor)
    Dosis/Durasi:
    Tidak ada dosis tunggal; rentang dosis ekstrak 100–500 mg/kg BB per oral pada hewan coba selama 14–28 hari
    Temuan:
    Piper betle menunjukkan konsistensi efek bronkodilator, antiinflamasi, dan imunomodulator pada model asma hewan. Namun, masih diperlukan uji klinik pada manusia untuk memvalidasi dosis dan keamanan.
  6. Uji Klinik Fase II: Efek Suplementasi Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) terhadap Kontrol Asma pada Pasien Dewasa

    Tahun: 2023
    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Uji Klinis (RCT Fase II)
    Sampel:
    60 pasien asma persisten ringan-sedang (usia 18–60 tahun), dibagi menjadi kelompok plasebo dan ekstrak sirih
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak daun sirih 500 mg dua kali sehari (total 1000 mg/hari) selama 12 minggu
    Temuan:
    Kelompok yang menerima ekstrak daun sirih (kapsul 500 mg dua kali sehari) menunjukkan perbaikan signifikan pada skor ACT (Asthma Control Test) dan penurunan frekuensi penggunaan inhaler pelega dibandingkan plasebo setelah 12 minggu. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.

Cari: