Jintan Hitam untuk Asma

Jintan Hitam (Nigella sativa) untuk Asma, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Nigella sativa untuk asma: tinjauan sistematis dan meta-analisis uji coba acak terkontrol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    7 studi dengan total 412 partisipan (dewasa dan anak-anak) dari berbagai negara
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi antara 500 mg hingga 2 g per hari (ekstrak atau minyak) selama 4–12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Nigella sativa secara signifikan meningkatkan volume ekspirasi paksa dalam 1 detik (FEV1) dan mengurangi frekuensi serangan asma. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  2. Efek minyak Nigella sativa terhadap kontrol asma dan kualitas hidup pada anak: uji coba acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 anak usia 6–12 tahun dengan asma persisten ringan-sedang
    Dosis/Durasi:
    Minyak Nigella sativa 2×1 mL/hari (setara ~500 mg) selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian minyak Nigella sativa selama 8 minggu memperbaiki skor kontrol asma (ACT) dan mengurangi penggunaan obat pelega. Tidak ada perubahan signifikan pada fungsi paru.
  3. Suplementasi Nigella sativa sebagai terapi tambahan pada asma sedang: uji coba acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 pasien dewasa (18–60 tahun) dengan asma sedang yang mendapat terapi standar
    Dosis/Durasi:
    Kapsul Nigella sativa 500 mg dua kali sehari (total 1 g/hari) selama 12 minggu
    Temuan:
    Kelompok yang mendapat Nigella sativa mengalami penurunan signifikan kadar IgE serum dan eosinofil, serta peningkatan FEV1 dan kapasitas vital paksa (FVC).
  4. Efek Nigella sativa terhadap uji fungsi paru dan penanda inflamasi pada pasien asma: uji coba acak terkontrol

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 pasien asma ringan-sedang (usia 20–50 tahun) yang tidak merokok
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak Nigella sativa 500 mg/hari dalam bentuk kapsul selama 3 bulan
    Temuan:
    Suplementasi Nigella sativa selama 3 bulan meningkatkan FEV1, rasio FEV1/FVC, dan menurunkan kadar interleukin-4 (IL-4) serta tumor necrosis factor-alfa (TNF-α).
  5. Potensi terapi Nigella sativa pada penyakit pernapasan: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    22 studi (termasuk 12 RCT pada asma) dengan total >1.200 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi: 500 mg–2 g/hari ekstrak atau minyak selama 4–24 minggu
    Temuan:
    Nigella sativa secara konsisten menunjukkan efek bronkodilator, anti-inflamasi, dan imunomodulator pada asma. Sebagian besar studi melaporkan perbaikan gejala dan fungsi paru.
  6. Minyak biji jintan hitam (Nigella sativa) sebagai terapi komplementer untuk asma: uji coba acak tersamar ganda terkontrol plasebo

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    50 pasien asma persisten ringan-sedang (usia 18–65 tahun) dengan terapi inhalasi kortikosteroid
    Dosis/Durasi:
    Minyak Nigella sativa 2×1,5 mL/hari (≈ 750 mg) selama 6 bulan
    Temuan:
    Penambahan minyak Nigella sativa selama 6 bulan mengurangi frekuensi penggunaan obat pelega, meningkatkan skor kualitas hidup (AQLQ), dan menurunkan kadar nitrit oksida eksalasi (FeNO).


Cari: