Meniran untuk Gagal Ginjal

Meniran (Phyllanthus niruri) untuk Gagal Ginjal, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Ekstrak Herba Meniran (Phyllanthus niruri) terhadap Fungsi Ginjal pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Stadium 3-4

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial
    Sampel:
    60 pasien (30 intervensi, 30 plasebo) dengan gagal ginjal kronik stadium 3-4
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak kering per hari selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak meniran selama 12 minggu secara signifikan menurunkan kadar kreatinin serum dan meningkatkan laju filtrasi glomerulus (eGFR) dibandingkan plasebo.
  2. Efek Nefroprotektif Ekstrak Etanol Meniran terhadap Nefrotoksisitas yang Diinduksi Gentamisin pada Tikus

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan
    Dosis/Durasi:
    100, 200, 400 mg/kg BB per oral selama 14 hari
    Temuan:
    Ekstrak meniran dosis 200 mg/kg BB mampu menurunkan kadar BUN dan kreatinin serta mengurangi kerusakan histologis ginjal akibat gentamisin secara signifikan.
  3. Tinjauan Sistematis Efek Nefroprotektif Phyllanthus niruri pada Model Hewan dan Manusia

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    20 studi yang memenuhi kriteria inklusi (hewan dan manusia)
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi, umumnya 200-500 mg/kg BB pada hewan; pada manusia 500-1000 mg/hari
    Temuan:
    Sebagian besar studi menunjukkan efek nefroprotektif melalui mekanisme antioksidan dan anti-inflamasi, namun diperlukan uji klinis lebih lanjut untuk konfirmasi.
  4. Efek Suplementasi Meniran terhadap Kadar Ureum dan Kreatinin pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Hemodialisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Quasi-experimental (pre-post test)
    Sampel:
    30 pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis
    Dosis/Durasi:
    1000 mg ekstrak meniran per hari dalam bentuk kapsul selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi meniran selama 8 minggu menurunkan kadar ureum dan kreatinin, namun perbedaan tidak signifikan secara statistik.
  5. Meta-Analisis Efek Phyllanthus niruri terhadap Penurunan Kreatinin Serum pada Pasien Gagal Ginjal

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Meta-Analysis
    Sampel:
    8 studi dengan total 540 pasien gagal ginjal kronik
    Dosis/Durasi:
    Rata-rata 500-1000 mg/hari selama 8-24 minggu
    Temuan:
    Phyllanthus niruri secara signifikan menurunkan kreatinin serum (SMD -0,45; 95% CI -0,70 hingga -0,20) dan meningkatkan eGFR dibandingkan kontrol.
  6. Mekanisme Antioksidan dan Anti-inflamasi Phyllanthus niruri dalam Mencegah Progresi Gagal Ginjal pada Tikus Nefropati Diabetik

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi eksperimental
    Sampel:
    24 tikus diabetes yang diinduksi streptozotocin
    Dosis/Durasi:
    300 mg/kg BB per oral selama 8 minggu
    Temuan:
    Ekstrak meniran meningkatkan aktivitas SOD, menurunkan MDA, serta menekan ekspresi TNF-α dan IL-6 di jaringan ginjal, sehingga menghambat progresi nefropati diabetik.


Cari: