Kencur untuk Gagal Ginjal

Kencur (Kaempferia galanga) untuk Gagal Ginjal, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Nefroprotektif Ekstrak Etanol Rimpang Kencur (Kaempferia galanga) terhadap Nefrotoksisitas yang Diinduksi Gentamisin pada Tikus Putih

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Eksperimental in vivo
    Sampel:
    30 ekor tikus Wistar jantan, berat 180-220 g, dibagi 5 kelompok
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kgBB per oral selama 14 hari bersamaan dengan injeksi gentamisin 80 mg/kgBB i.p.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak kencur dosis 200 mg/kgBB secara signifikan menurunkan kadar kreatinin dan urea serum serta memperbaiki histologi ginjal yang rusak akibat gentamisin.
  2. Perlindungan Ekstrak Etil Asetat Kencur terhadap Nefrotoksisitas Cisplatin pada Tikus

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Eksperimental in vivo
    Sampel:
    36 ekor tikus Sprague-Dawley jantan, berat 200-250 g, dibagi 6 kelompok
    Dosis/Durasi:
    100 mg/kgBB per oral selama 10 hari, dimulai 5 hari sebelum dan 5 hari setelah induksi cisplatin 7 mg/kgBB i.p.
    Temuan:
    Fraksi etil asetat kencur dosis 100 mg/kgBB mampu menekan peningkatan BUN dan kreatinin, serta mengurangi stres oksidatif dan apoptosis sel tubular ginjal akibat cisplatin.
  3. Pengaruh Ekstrak Air Kencur terhadap Fungsi Ginjal dan Profil Lipid pada Tikus Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental in vivo
    Sampel:
    40 ekor tikus Wistar jantan, berat 150-200 g, dibagi 5 kelompok (normal, diabetes, dan 3 dosis ekstrak)
    Dosis/Durasi:
    300 mg/kgBB per oral setiap hari selama 28 hari setelah induksi streptozotocin 55 mg/kgBB i.p.
    Temuan:
    Ekstrak air kencur dosis 300 mg/kgBB menurunkan kadar glukosa darah, kreatinin, dan urea secara signifikan, serta meningkatkan aktivitas antioksidan ginjal pada tikus diabetes.
  4. Tinjauan Sistematis Tanaman Obat Indonesia sebagai Nefroprotektor pada Gagal Ginjal Akut dan Kronis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    35 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dari 420 skrining awal
    Dosis/Durasi:
    Tidak dilaporkan secara spesifik (bervariasi antar studi)
    Temuan:
    Kaempferia galanga termasuk dalam 10 tanaman yang paling sering dilaporkan memiliki efek nefroprotektif, terutama melalui mekanisme antioksidan dan antiinflamasi pada model hewan.
  5. Uji Toksisitas Subkronis Ekstrak Etanol Rimpang Kencur terhadap Fungsi Ginjal dan Histopatologi Tikus

    Tahun:
    2010
    Tipe:
    Studi Toksikologi in vivo
    Sampel:
    40 ekor tikus Wistar (20 jantan, 20 betina), dibagi 4 kelompok dosis
    Dosis/Durasi:
    250, 500, dan 1000 mg/kgBB per oral setiap hari selama 90 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak kencur hingga dosis 1000 mg/kgBB/hari selama 90 hari tidak menunjukkan perubahan signifikan pada kadar kreatinin, urea, maupun gambaran histologis ginjal, menandakan keamanan relatif.


Cari: