Binahong

Madeira Vine | Anredera cordifolia
Binahong
Nama
Binahong (Madeira Vine)
Nama Latin/Ilmiah
Anredera cordifolia
Bagian Digunakan
Daun, Batang Muda, Umbi
Rasa
pahit

Nama Lain
Heartleaf (Amerika Serikat), mignonette vine (Australia), lamb's tail (Inggris), teng san qi (China)
Asal
Amerika Selatan, Brasil
Kandungan Utama
Flavonoid, saponin, tanin, alkaloid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Binahong

Binahong (Anredera cordifolia) adalah tanaman merambat asli Amerika Selatan yang kini menyebar luas di daerah tropis, termasuk Indonesia. Tumbuhan ini termasuk dalam famili Basellaceae dan dikenal karena pertumbuhannya yang cepat serta daunnya yang tebal, berdaging, dan berbentuk hati (cordate). Akarnya berupa umbi yang menggantung di batang, sementara batangnya lunak dan mudah berakar pada buku-bukunya, memungkinkan perbanyakan vegetatif yang efisien. Keunikan lain adalah kemampuannya memproduksi umbi udara (bulbil) yang dapat tumbuh menjadi individu baru, menjadikannya spesies invasif di beberapa ekosistem.

Baca Lebih Lanjut
Update: 13 Agu 2026 - 00:41:31
 

II. Ciri-ciri Binahong

Tanaman merambat ini suka banget tumbuh di daerah beriklim tropis, terutama di tempat yang punya banyak sinar matahari tapi tetap lembap. Sering ditemukan di pekarangan rumah, pagar, atau semak-semak, dan bisa beradaptasi dari dataran rendah sampai pegunungan. Karakteristik/ciri-ciri Binahong (Anredera cordifolia):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Punya rimpang atau umbi yang terbentuk di ketiak daun, bentuknya agak nggak beraturan dan warnanya kecokelatan.
Batang Batangnya lunak, berair (sukulen), warnanya hijau muda sampai kemerahan, dan punya sifat merambat yang kuat.
Daun Bentuknya mirip hati (cordata), teksturnya agak tebal dan licin seperti lilin, ujungnya runcing, dan warnanya hijau segar.
Bunga Muncul di ketiak daun dengan bentuk menjuntai, bunganya kecil-kecil berwarna putih kekuningan dan punya aroma yang cukup harum.
Perkembangbiakan Selain dari biji, tanaman ini sangat mudah berkembang biak lewat umbi batang yang jatuh ke tanah.

III. Manfaat Binahong

8 Manfaat Binahong untuk kesehatan.

  1. Penyembuhan Luka

    Ekstrak daun binahong meningkatkan proliferasi fibroblas, deposisi kolagen, dan angiogenesis melalui aktivasi jalur TGF-β1/Smad dan peningkatan ekspresi VEGF. Senyawa flavonoid dan saponin menghambat enzim MMP-9 sehingga mempercepat kontraksi luka. Efek antibakteri juga mengurangi risiko infeksi.

    Senyawa Aktif: Asam Ursolat, Kuersetin, Saponin
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi

    Menghambat jalur COX-2 dan NF-κB, menurunkan produksi sitokin pro-inflamasi TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Aktivasi PPAR-γ juga berperan. Senyawa flavonoid dan triterpenoid bertanggung jawab.

    Tampilkan
  3. Antidiabetes

    Menghambat enzim α-glukosidase dan α-amilase sehingga memperlambat penyerapan glukosa. Juga meningkatkan sensitivitas insulin melalui aktivasi AMPK dan penurunan stres oksidatif pada sel β-pankreas.

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Binahong

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Binahong.

  1. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Antikanker, Antivirus.
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Kardioprotektif.
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Neuroprotektif, Antiinflamasi.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Binahong

Interaksi & Kontraindikasi Binahong dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan obat antikoagulan (warfarin, aspirin, clopidogrel)

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan bersamaan tanpa pengawasan medis karena Binahong dapat meningkatkan risiko perdarahan akibat efek antiagregasi platelet. Konsultasikan dengan dokter sebelum digunakan.

  2. Penggunaan bersamaan dengan obat antidiabetes (insulin, metformin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Binahong dapat menurunkan kadar gula darah. Pantau gula darah secara ketat dan konsultasikan dengan dokter untuk penyesuaian dosis obat antidiabetes guna mencegah hipoglikemia.

  3. Penggunaan bersamaan dengan obat antihipertensi (ACE inhibitor, beta-blocker, diuretik)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Binahong memiliki efek penurun tekanan darah. Kombinasi dapat menyebabkan hipotensi. Pantau tekanan darah secara rutin dan konsultasikan dengan dokter.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+4)

VI. Efek Samping Binahong

Tanaman Binahong (Anredera cordifolia) dikenal luas dalam pengobatan tradisional sebagai tanaman herbal untuk mempercepat penyembuhan luka, mengatasi diabetes, dan menurunkan hipertensi. Namun, konsumsi atau penggunaan ekstrak binahong secara tidak tepat dapat menimbulkan beberapa efek samping bagi kesehatan. Berdasarkan kajian farmakologis, kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan alkaloid dalam jumlah berlebih dapat memberikan efek toksik, terutama pada organ vital seperti hati dan ginjal. Beberapa studi praklinis menunjukkan bahwa penggunaan jangka panjang tanpa takaran yang jelas berpotensi meningkatkan enzim hati dan ureum-kreatinin, yang mengindikasikan adanya beban kerja berlebih pada organ ekskresi dan metabolisme.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Binahong

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Binahong.

  1. Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Daun Binahong pada Tikus Model Diabetes

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Ekstrak daun binahong mempercepat penutupan luka dan meningkatkan kepadatan kolagen pada tikus diabetes. Dosis 200 mg/kgBB/hari memberikan efek penyembuhan paling optimal.
    Tampilkan
  2. Efek Antihiperglikemik Ekstrak Etanol Daun Binahong pada Tikus yang Diinduksi Aloksan

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Ekstrak daun binahong menurunkan kadar glukosa darah puasa dan memperbaiki profil lipid tikus diabetik. Dosis 200 mg/kgBB/hari menunjukkan efek yang sebanding dengan glibenklamid.
    Tampilkan
  3. Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri Ekstrak Daun Binahong terhadap Staphylococcus aureus

    Tahun: 2020
    Temuan:
    Ekstrak etanol daun binahong memiliki aktivitas antibakteri dengan zona hambat kategori sedang hingga kuat. Kandungan fenolik dan flavonoid berperan dalam aktivitas antioksidan dan antibakteri tersebut.
    Tampilkan

VIII. FAQ Binahong

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Binahong.

Apa saja kandungan fitokimia utama dalam binahong (Anredera cordifolia)?
Binahong mengandung berbagai senyawa fitokimia seperti flavonoid, saponin, alkaloid, polifenol, dan tanin. Kandungan flavonoid dan saponin diduga berperan dalam aktivitas antioksidan dan antiinflamasi (Sumber: Puspitasari et al., 2016; Lestari et al., 2015).
Bagaimana cara mengonsumsi binahong untuk kesehatan sehari-hari?
Cara umum adalah dengan merebus daun segar (sekitar 5-10 lembar) dalam air mendidih selama 10-15 menit, lalu diminum air rebusannya 1-2 kali sehari. Dapat juga dikonsumsi sebagai kapsul ekstrak sesuai petunjuk produk. Disarankan tidak melebihi dosis yang dianjurkan karena kurangnya data keamanan jangka panjang (Sumber: BPOM RI, 2019).
Apakah binahong aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Belum ada penelitian yang memadai mengenai keamanan binahong pada ibu hamil dan menyusui. Kandungan saponin dan alkaloid pada dosis tinggi berpotensi memicu kontraksi rahim atau efek samping lain. Oleh karena itu, ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari konsumsi binahong kecuali atas saran tenaga kesehatan (Sumber: WHO Guidelines on Safety Monitoring of Herbal Medicines; BPOM RI).
Apakah binahong dapat digunakan untuk anak-anak dan bayi?
Penggunaan binahong pada anak-anak dan bayi belum diteliti secara klinis. Karena sistem metabolisme anak masih berkembang, risiko efek samping tidak dapat diprediksi. Sebaiknya tidak diberikan pada bayi dan anak di bawah usia 2 tahun tanpa pengawasan dokter (Sumber: Badan POM RI; Kementerian Kesehatan RI).
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi binahong?
Efek samping yang dilaporkan umumnya ringan seperti gangguan pencernaan (mual, diare, perut kembung) jika dikonsumsi berlebihan. Reaksi alergi juga mungkin terjadi pada individu sensitif. Belum ada laporan efek samping serius pada dosis wajar, namun penggunaan jangka panjang perlu diwaspadai (Sumber: Laporan keamanan fitoterapi; Wahyuni et al., 2020).
Bagaimana binahong digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka?
Binahong secara tradisional digunakan sebagai obat luar untuk luka. Daun segar ditumbuk hingga halus lalu ditempelkan pada luka bersih, diganti 2-3 kali sehari. Penelitian menunjukkan ekstrak binahong memiliki aktivitas antimikroba dan mempercepat epitelisasi berkat kandungan flavonoid dan saponin (Sumber: Suwendar et al., 2018; Maulina et al., 2017).
Apakah binahong berinteraksi dengan obat-obatan tertentu?
Binahong diduga memiliki efek antikoagulan ringan sehingga berpotensi meningkatkan risiko perdarahan jika dikombinasikan dengan obat pengencer darah seperti warfarin atau aspirin. Juga dapat mempengaruhi metabolisme obat di hati (CYP450). Sebaiknya konsultasi dengan dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat resep (Sumber: Wahyuni et al., 2020; interaksi herbal-obat dari BPOM).
Apakah binahong efektif untuk mengatasi diabetes atau hipertensi?
Beberapa studi menunjukkan ekstrak binahong memiliki efek hipoglikemik dan antihipertensi pada hewan uji, diduga melalui mekanisme antioksidan dan penghambatan enzim. Namun, bukti klinis pada manusia masih terbatas. Binahong tidak boleh digunakan sebagai terapi utama tanpa pengawasan medis (Sumber: Lestari et al., 2015; Puspitasari et al., 2016).

Daun Dewa

Gynura procumbens

Ciplukan

Physalis angulata

Cari: