Advertisement
Gynura procumbens, yang dikenal luas sebagai Daun Dewa, merupakan tumbuhan herba tahunan dari famili Asteraceae yang berasal dari Asia Tenggara. Ciri morfologisnya menonjol dengan daun tunggal berbentuk lonjong hingga elips, tepi bergerigi, dan permukaan yang sedikit berbulu halus. Batangnya merayap (procumbent) dan mudah berakar pada buku-bukunya, menjadikannya tanaman penutup tanah yang efektif. Bunganya yang berwarna oranye kemerahan mirip dengan bunga sambung nyawa, namun yang membedakan adalah habitus tumbuh dan komposisi fitokimianya yang unik.
Tanaman ini suka banget tumbuh di daerah beriklim tropis, biasanya ditemukan di dataran rendah sampai ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Dia paling oke kalau hidup di tempat yang lembap, tanah yang subur, dan sedikit ternaungi. Karakteristik/ciri-ciri Daun Dewa (Gynura procumbens):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Batang | Batangnya lunak, berbentuk segi lima, warnanya hijau keunguan, dan kalau sudah tua teksturnya agak berkayu. |
| Daun | Bentuknya lonjong atau bulat telur dengan ujung yang meruncing. Pinggiran daunnya bergerigi, permukaannya berbulu halus, dan warnanya hijau segar, kadang ada semburat ungu di bagian bawah. |
| Akar | Punya sistem perakaran tunggang yang kuat, warnanya kecokelatan. |
| Bunga | Bunganya berbentuk bonggol yang muncul di ujung batang, warnanya kuning keemasan, dan bentuknya mirip seperti kuas kecil. |
| Karakteristik Unik | Seluruh bagian tanaman ini punya aroma yang khas dan kalau daunnya diremas, teksturnya terasa sedikit lengket. |
8 Manfaat Daun Dewa untuk kesehatan.
Meningkatkan pengambilan glukosa melalui translokasi GLUT4, menghambat α-glukosidase, meningkatkan sensitivitas insulin melalui aktivasi PPARγ, dan menurunkan glukoneogenesis melalui jalur AMPK.
Menghambat enzim pengubah angiotensin (ACE), meningkatkan produksi nitrat oksida endotel, dan memberikan efek diuretik ringan.
Menghambat aktivasi NF-κB, menurunkan ekspresi COX-2 dan iNOS, serta menekan produksi TNF-α dan IL-6.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Daun Dewa.
Interaksi & Kontraindikasi Daun Dewa dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Daun Dewa (Gynura procumbens) secara tradisional sering digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai kondisi seperti hipertensi, diabetes, dan peradangan. Namun, konsumsi tanaman ini tidak luput dari potensi efek samping, terutama jika dikonsumsi dalam jangka panjang atau dosis yang tidak terkontrol. Berdasarkan studi praklinik pada hewan, ekstrak Gynura procumbens dalam dosis tinggi menunjukkan adanya potensi toksisitas pada organ-organ vital seperti hati dan ginjal. Peningkatan enzim hati tertentu dan perubahan histopatologis pada jaringan organ telah diamati pada pemberian dosis ekstrim, mengindikasikan bahwa tanaman ini memiliki ambang batas keamanan yang perlu diwaspadai oleh konsumen.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Daun Dewa.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Daun Dewa.