Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Daun Binahong pada Tikus Model Diabetes

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Eksperimental in vivo
    Sampel:
    30 ekor tikus jantan galur Wistar yang diinduksi streptozotocin, dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kgBB/hari selama 14 hari secara oral
    Temuan:
    Ekstrak daun binahong mempercepat penutupan luka dan meningkatkan kepadatan kolagen pada tikus diabetes. Dosis 200 mg/kgBB/hari memberikan efek penyembuhan paling optimal.
  2. Efek Antihiperglikemik Ekstrak Etanol Daun Binahong pada Tikus yang Diinduksi Aloksan

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Eksperimental in vivo
    Sampel:
    25 ekor tikus putih jantan yang terdiri atas kelompok normal, kontrol diabetik, dan ekstrak dosis 50, 100, serta 200 mg/kgBB
    Dosis/Durasi:
    50–200 mg/kgBB/hari selama 14 hari secara oral
    Temuan:
    Ekstrak daun binahong menurunkan kadar glukosa darah puasa dan memperbaiki profil lipid tikus diabetik. Dosis 200 mg/kgBB/hari menunjukkan efek yang sebanding dengan glibenklamid.
  3. Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri Ekstrak Daun Binahong terhadap Staphylococcus aureus

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Eksperimental laboratoris
    Sampel:
    Ekstrak daun binahong dengan konsentrasi 10–160 mg/mL diuji terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 10, 20, 40, 80, dan 160 mg/mL, diinkubasi selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak etanol daun binahong memiliki aktivitas antibakteri dengan zona hambat kategori sedang hingga kuat. Kandungan fenolik dan flavonoid berperan dalam aktivitas antioksidan dan antibakteri tersebut.
  4. Kajian Sistematik Aktivitas Farmakologi Ekstrak Anredera cordifolia: Dari Antioksidan hingga Penyembuhan Luka

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    36 artikel primer yang diperoleh dari PubMed, Scopus, dan Google Scholar
    Dosis/Durasi:
    Tidak disebutkan karena merupakan tinjauan sistematik
    Temuan:
    Tinjauan sistematik menunjukkan bukti yang konsisten bahwa ekstrak binahong memiliki efek penyembuhan luka, antiinflamasi, dan antidiabetes pada model hewan. Bukti klinis pada manusia masih terbatas sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.
  5. Efek Imunomodulator Ekstrak Daun Binahong pada Sel Makrofag yang Diinduksi Lipopolisakarida

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel RAW 264.7 yang distimulasi lipopolisakarida 1 μg/mL dan diberi ekstrak dengan konsentrasi 25–200 μg/mL
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 25, 50, 100, dan 200 μg/mL selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak daun binahong menurunkan produksi nitrit oksida dan sitokin proinflamasi TNF-α serta IL-6 secara bergantung pada dosis. Hal ini menunjukkan potensi ekstrak sebagai agen antiinflamasi.
  6. Efek Hepatoprotektif Ekstrak Daun Binahong terhadap Kerusakan Hati Akibat Parasetamol pada Tikus

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Eksperimental in vivo
    Sampel:
    24 ekor tikus Sprague-Dawley yang dibagi menjadi 4 kelompok dan diinduksi parasetamol dosis 2 g/kgBB
    Dosis/Durasi:
    300 mg/kgBB/hari selama 7 hari sebelum dan 2 hari setelah induksi parasetamol
    Temuan:
    Pemberian ekstrak binahong menurunkan kadar ALT dan AST serta memperbaiki nekrosis sel hati. Dosis 300 mg/kgBB/hari memberikan efek proteksi yang mendekati silymarin.
  7. Aktivitas Sitotoksik dan Antiproliferasi Ekstrak Anredera cordifolia pada Sel Kanker Payudara MCF-7

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel MCF-7 dengan tiga kali replikasi per konsentrasi dan perlakuan ekstrak 10–200 μg/mL
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 10, 50, 100, dan 200 μg/mL selama 48 jam
    Temuan:
    Ekstrak etanol daun binahong menunjukkan efek sitotoksik dengan nilai IC50 sebesar 78 μg/mL dan menginduksi apoptosis. Ekspresi Bax meningkat sedangkan Bcl-2 menurun, menunjukkan mekanisme apoptosis intrinsik.
  8. Efek Antihiperlipidemia Ekstrak Daun Binahong pada Tikus Obesitas yang Diberi Diet Tinggi Lemak

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Eksperimental in vivo
    Sampel:
    32 ekor tikus Wistar jantan dengan diet tinggi lemak selama 8 minggu, kemudian diberi ekstrak 100, 200, dan 400 mg/kgBB
    Dosis/Durasi:
    100–400 mg/kgBB/hari selama 4 minggu secara oral
    Temuan:
    Ekstrak daun binahong dosis 400 mg/kgBB/hari menurunkan kolesterol total, trigliserida, dan LDL serta meningkatkan HDL. Histopatologi menunjukkan perbaikan steatosis hati pada tikus obesitas.

Advertisement


Studi Klinis Lainnya

  1. Binahong dan Gagal Ginjal

    Penilitian Binahong (Anredera cordifolia) untuk Gagal Ginjal:
    • Efek Nefroprotektif Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia) terhadap Nefrotoksisitas yang Diinduksi Gentamisin pada Tikus Wistar
    • Aktivitas Antioksidan dan Nefroprotektif Ekstrak Etanol Daun Binahong pada Tikus dengan Nefropati Diabetik
    • Uji Toksisitas Akut dan Efek Nefroprotektif Ekstrak Air Daun Binahong terhadap Gagal Ginjal Akut akibat Parasetamol pada Mencit

Cari: