Binahong untuk Gagal Ginjal

Binahong (Anredera cordifolia) untuk Gagal Ginjal, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Nefroprotektif Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia) terhadap Nefrotoksisitas yang Diinduksi Gentamisin pada Tikus Wistar

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Eksperimental (In Vivo)
    Sampel:
    30 ekor tikus Wistar jantan, dibagi 5 kelompok (kontrol, gentamisin, dan tiga dosis ekstrak)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 70% diberikan secara oral selama 14 hari; gentamisin 80 mg/kgBB intraperitoneal pada hari ke-8 hingga ke-14.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak daun binahong dosis 200, 400, dan 800 mg/kgBB mampu menurunkan kadar kreatinin dan urea serum secara signifikan serta memperbaiki histopatologi ginjal dibandingkan kelompok gentamisin. Efek nefroprotektif terbaik terlihat pada dosis 800 mg/kgBB.
  2. Aktivitas Antioksidan dan Nefroprotektif Ekstrak Etanol Daun Binahong pada Tikus dengan Nefropati Diabetik

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Eksperimental (In Vivo)
    Sampel:
    24 ekor tikus Sprague-Dawley jantan yang diinduksi diabetes dengan streptozotocin (45 mg/kgBB)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 96% diberikan secara oral sekali sehari selama 28 hari.
    Temuan:
    Ekstrak daun binahong dosis 300 mg/kgBB selama 28 hari menurunkan kadar glukosa darah, kreatinin, dan BUN, serta meningkatkan aktivitas enzim antioksidan SOD dan katalase di jaringan ginjal. Temuan ini menunjukkan potensi binahong dalam memperlambat progresivitas nefropati diabetik.
  3. Uji Toksisitas Akut dan Efek Nefroprotektif Ekstrak Air Daun Binahong terhadap Gagal Ginjal Akut akibat Parasetamol pada Mencit

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental (In Vivo) dengan Uji Toksisitas
    Sampel:
    40 ekor mencit Swiss Webster jantan, diinduksi parasetamol 500 mg/kgBB dosis toksik
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak air diberikan secara oral 1 jam sebelum induksi parasetamol, kemudian dilanjutkan setiap 12 jam selama 48 jam.
    Temuan:
    Ekstrak air daun binahong dosis 500 mg/kgBB menunjukkan efek protektif dengan menurunkan kadar MDA dan meningkatkan glutation ginjal secara signifikan. Tidak ditemukan efek toksik pada dosis hingga 5000 mg/kgBB.
  4. Tinjauan Sistematis Aktivitas Nefroprotektif Tanaman Obat Indonesia: Fokus pada Binahong (Anredera cordifolia) dan Tanaman Lain

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    12 studi in vivo dan 3 studi in vitro yang memenuhi kriteria inklusi dari database PubMed, Scopus, dan Google Scholar (2000-2021)
    Dosis/Durasi:
    Rentang dosis ekstrak pada studi in vivo: 100-800 mg/kgBB; durasi pemberian 7-28 hari.
    Temuan:
    Binahong secara konsisten menunjukkan efek nefroprotektif melalui mekanisme antioksidan, antiinflamasi, dan antiapoptosis pada berbagai model gagal ginjal. Namun, belum ada uji klinis pada manusia yang memadai untuk memvalidasi efektivitasnya.
  5. Mekanisme Molekuler Ekstrak Daun Binahong dalam Menghambat Fibrosis Ginjal pada Model Gagal Ginjal Kronik Tikus

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Eksperimental (In Vivo) dengan Analisis Molekuler
    Sampel:
    36 ekor tikus jantan yang menjalani nefrektomi subtotal 5/6 (model gagal ginjal kronik)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak diberikan secara oral setiap hari selama 12 minggu setelah nefrektomi.
    Temuan:
    Ekstrak etanol binahong dosis 400 mg/kgBB selama 12 minggu menurunkan ekspresi TGF-β1, Smad3, dan kolagen tipe I di jaringan ginjal, serta memperbaiki rasio albumin/kreatinin urin. Hal ini menunjukkan potensi binahong dalam memperlambat progresi fibrosis ginjal.
  6. Uji Klinis Pendahuluan Efek Suplementasi Ekstrak Binahong terhadap Fungsi Ginjal pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Stadium 3-4

    Tahun:
    2025
    Tipe:
    Uji Klinis Acak Terkontrol (Pilot RCT)
    Sampel:
    40 pasien gagal ginjal kronik stadium 3-4 (eGFR 15-59 mL/menit/1,73m²) di RSUD Dr. Soetomo Surabaya
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak kering binahong 500 mg, dua kali sehari selama 12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi ekstrak binahong 500 mg dua kali sehari selama 12 minggu secara signifikan menurunkan kadar kreatinin serum dan meningkatkan eGFR dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.


Cari: