Peppermint untuk Batu Empedu

Peppermint (Mentha piperita) untuk Batu Empedu, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Minyak Peppermint terhadap Tekanan Sfingter Oddi pada Pasien Batu Empedu: Studi Manometri

    Tahun:
    2001
    Tipe:
    Studi Observasional (Manometri)
    Sampel:
    20 pasien dengan batu empedu
    Dosis/Durasi:
    0,1 ml/kg berat badan minyak peppermint oral, dosis tunggal
    Temuan:
    Minyak peppermint secara signifikan menurunkan tekanan sfingter Oddi dan meningkatkan aliran empedu, sehingga berpotensi mengurangi kolik bilier.
  2. Uji Klinis Acak: Efektivitas Minyak Peppermint sebagai Terapi Adjuvan pada Pasien Batu Empedu Simptomatik

    Tahun:
    2010
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien batu empedu simptomatik, dibagi dua kelompok (30 per kelompok)
    Dosis/Durasi:
    500 mg minyak peppermint dalam kapsul enterik, 3 kali sehari selama 8 minggu
    Temuan:
    Kelompok yang mendapat minyak peppermint menunjukkan penurunan nyeri dan frekuensi serangan kolik bilier yang signifikan dibandingkan plasebo.
  3. Meta-Analisis: Efek Herbal (Termasuk Peppermint) pada Pengosongan Kandung Empedu dan Risiko Batu Empedu

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    15 studi (total 1.200 partisipan) mencakup berbagai herbal termasuk peppermint
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi (200–1000 mg/hari) selama 2–12 minggu
    Temuan:
    Peppermint secara signifikan meningkatkan pengosongan kandung empedu dan mungkin menurunkan risiko pembentukan batu empedu, meskipun heterogenitas antar studi cukup tinggi.
  4. Pengaruh Peppermint terhadap Motilitas Kandung Empedu pada Subyek Sehat: Studi Ultrasonografi

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Cross-over Double-blind
    Sampel:
    24 relawan sehat
    Dosis/Durasi:
    600 mg minyak peppermint dosis tunggal
    Temuan:
    Konsumsi peppermint menyebabkan peningkatan volume kandung empedu dan penurunan fraksi ejeksi, mengindikasikan efek relaksasi pada otot polos kandung empedu.
  5. Systematic Review: Peran Peppermint dalam Manajemen Penyakit Batu Empedu

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    8 studi klinis (RCT dan non-RCT) tentang peppermint dan batu empedu
    Dosis/Durasi:
    Tidak ditentukan secara seragam (bervariasi antar studi)
    Temuan:
    Bukti terbatas menunjukkan peppermint dapat mengurangi gejala kolik bilier dan meningkatkan aliran empedu, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk rekomendasi klinis yang kuat.


Cari: