Daun Inggu

Common Rue | Ruta graveolens
Daun Inggu
Nama
Daun Inggu (Common Rue)
Nama Latin/Ilmiah
Ruta graveolens
Famili
Bagian Digunakan
Daun
Rasa
Pahit

Nama Lain
Aruda (Indonesia), rue (Inggris), ruda (Spanyol), ruta (Italia), weinraute (Jerman)
Asal
Semenanjung Balkan
Kandungan Utama
Graveolin, rutin, psoralen, bergapten

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Daun Inggu

Ruta graveolens, yang dikenal luas sebagai Rue atau "herba ingatan," adalah tanaman semak abadi asli kawasan Mediterania dan Asia Barat. Daunnya yang berwarna biru-hijau kebiruan dengan bentuk menyirip ganda serta aroma tajam dan sedikit pahit menjadi ciri khasnya. Sejak zaman kuno, Rue telah digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama oleh bangsa Yunani dan Romawi, sebagai penawar racun, stimulan sistem saraf, dan pengusir serangga. Tanaman ini juga erat dikaitkan dengan mitologi dan praktik spiritual, sering dipakai dalam ritual perlindungan dan pembersihan energi negatif.

Baca Lebih Lanjut
Update: 09 Agu 2026 - 21:00:04
 

II. Ciri-ciri Daun Inggu

Tanaman ini berasal dari Eropa Selatan. Biasanya tumbuh subur di tempat yang terkena sinar matahari penuh dan tanah yang berdrainase baik (nggak suka becek). Sering ditemukan di taman rumah atau area berbatu. Karakteristik/ciri-ciri Daun Inggu (Ruta graveolens):

Bagian Ciri-Ciri
Bentuk Daun Daun majemuk menyirip ganda atau tiga, bentuknya agak bulat telur sampai lonjong dengan ujung yang tumpul.
Tekstur Dan Permukaan Permukaannya halus, agak tebal, dan punya kelenjar minyak yang bikin daunnya punya aroma khas yang sangat tajam dan menyengat.
Warna Warna daunnya cukup unik, yaitu hijau kebiruan atau hijau pucat (glaucous).
Tata Letak Daun tumbuh berselang-seling pada batang.
Ukuran Panjang daun bisa mencapai 2 sampai 3 cm per helai kecilnya, dengan keseluruhan tangkai daun yang cukup rimbun.

III. Manfaat Daun Inggu

8 Manfaat Daun Inggu untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan analgesik

    Menghambat aktivitas siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipoksigenase (LOX), menekan produksi prostaglandin dan leukotrien. Juga memodulasi jalur NF-κB, mengurangi ekspresi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6.

    Senyawa Aktif: Rutin, Kuersetin, Graveolensine
    Tampilkan
  2. Antimikroba spektrum luas

    Mengganggu integritas membran sel bakteri dan jamur melalui interaksi dengan fosfolipid dan protein membran; menghambat sintesis ergosterol pada jamur. Senyawa furanokumarin dapat mengikat DNA dan menghambat replikasi.

    Senyawa Aktif: Bergapten, Psoralen, Rutin
    Tampilkan
  3. Antioksidan

    Menyumbangkan elektron untuk menetralkan radikal bebas (DPPH, ABTS, ROS), mengkhelat ion logam transisi, dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan GPx.

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Daun Inggu

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Daun Inggu.

  1. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Proteksi Kapiler, Penurun Permeabilitas Vaskular; Didukung Studi In Vitro Dan In Vivo, Namun Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Untuk Efek Spesifik Rue..
    Tampilkan
  2. Psoralen

    Golongan: Furanocoumarin
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Fotosensitizer; Digunakan Dalam PUVA Terapi Untuk Psoriasis Dan Vitiligo. Aktivitas Antimikroba Dan Antikanker In Vitro. Belum Ada Uji Klinis Terkontrol Pada Manusia Untuk Rue Sebagai Sumber Psoralen..
    Tampilkan
  3. Bergapten

    Golongan: Furanocoumarin
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Fotosensitizer, Antimikroba, Antijamur; Digunakan Dalam Pengobatan Vitiligo Dan Psoriasis Topikal. Data Farmakologis Berasal Dari Studi In Vitro Dan Hewan, Belum Ada Uji Klinis Manusia Spesifik Rue..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Daun Inggu

Interaksi & Kontraindikasi Daun Inggu dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Kehamilan

    Tingkat Resiko: Sangat Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan Rue dalam bentuk apapun karena bersifat abortifasien dan dapat menyebabkan keguguran serta malformasi janin.

  2. Menyusui

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari Rue karena senyawa toksik dapat masuk ke dalam ASI dan membahayakan bayi.

  3. Penggunaan pada penderita Gangguan Ginjal

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari Rue karena bersifat nefrotoksik dan dapat memperburuk fungsi ginjal.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+4)

VI. Efek Samping Daun Inggu

Tanaman Inggu (Ruta graveolens) dikenal dalam pengobatan tradisional, namun memiliki profil toksisitas yang signifikan dan kaya akan senyawa aktif seperti furanokumarin (rutin, psoralen, dan bergapten) serta minyak atsiri yang dapat menimbulkan berbagai efek samping serius jika tidak digunakan dengan hati-hati. Kontak langsung dengan getah atau daun segar tanaman ini di bawah paparan sinar matahari dapat menyebabkan fitofotodermatitis parah, yaitu kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan eritema (kemerahan), sensasi terbakar, pembentukan lepuh atau vesikel, serta hiperpigmentasi pasca-inflamasi yang dapat bertahan selama beberapa minggu. Toksisitas dermal ini terjadi karena senyawa furanokumarin bereaksi dengan radiasi ultraviolet (UVA), memicu kerusakan sel kulit secara langsung.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Daun Inggu

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Daun Inggu.

  1. Ruta graveolens L.: Tinjauan Sistematis Aktivitas Farmakologis dan Fitokimia

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Daun inggu mengandung alkaloid, kumarin, dan minyak atsiri yang berkontribusi pada aktivitas antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, dan sitotoksik. Bukti klinis masih terbatas sehingga keamanan jangka panjang belum dapat disimpulkan.
    Tampilkan
  2. Aktivitas Antimikroba dan Antioksidan Minyak Atsiri Daun Inggris (Ruta graveolens L.) terhadap Bakteri Multidrug-Resistant

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Minyak atsiri daun inggu menunjukkan zona hambat 10–24 mm terhadap isolat MRSA dan ESBL dengan MIC antara 0,5 dan 2% v/v. Aktivitas antibakteri diduga terkait kandungan 2-undekanon dan keton alifatik.
    Tampilkan
  3. Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Inggris pada Mencit Model Kolitis Ulseratif

    Tahun: 2023
    Temuan:
    Ekstrak etanol 400 mg/kg menurunkan indeks kolitis, kadar TNF-α, dan kerusakan mukosa secara signifikan dibandingkan kontrol. Efek antiinflamasi sebanding dengan mesalazine 100 mg/kg.
    Tampilkan

VIII. FAQ Daun Inggu

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Daun Inggu.

Apa saja kandungan fitokimia utama dalam Rue (Ruta graveolens) dan bagaimana mekanisme kerjanya?
Rue mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti alkaloid (misalnya graveolin, rutamin), flavonoid (rutin, quercetin), furokumarin (psoralen, bergapten), dan minyak atsiri (metil nonil keton, 2-undekanon). Rutin memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, sedangkan furokumarin bersifat fotosensitizer yang dapat meningkatkan kepekaan terhadap sinar UV. Mekanisme kerja lainnya termasuk stimulasi otot polos uterus dan efek antimikroba (sumber: Mills & Bone, Principles and Practice of Phytotherapy, 2nd ed., 2013).
Bagaimana cara penggunaan Rue dalam kehidupan sehari-hari sebagai ramuan herbal?
Rue jarang digunakan secara oral karena toksisitasnya. Dalam pengobatan tradisional, daun segar atau kering digunakan sebagai tapal luar untuk nyeri sendi, gigitan serangga, atau ruam kulit. Infus sangat encer (1-2 gram daun per cangkir air) kadang diminum untuk gangguan pencernaan ringan, namun risiko overdosis sangat tinggi. Penggunaan topikal juga perlu hati-hati karena dapat menyebabkan fotosensitifitas dan iritasi kulit (sumber: WHO Monographs on Selected Medicinal Plants, Vol. 1, 1999).
Apakah Rue aman dikonsumsi sebagai obat herbal untuk gangguan pencernaan?
Tidak. Rue mengandung alkaloid dan furokumarin yang bersifat toksik pada dosis rendah. Konsumsi oral Rue dapat menyebabkan mual, muntah, diare berdarah, kram perut, kerusakan hati, dan gangguan ginjal. Dosis mematikan pada manusia dilaporkan sekitar 1-2 gram daun segar. Oleh karena itu, penggunaan internal tidak dianjurkan tanpa pengawasan ketat dari praktisi herbal yang berpengalaman (sumber: Newall, Anderson & Phillipson, Herbal Medicines: A Guide for Health-care Professionals, 1996).
Apa efek samping yang paling sering dilaporkan dari penggunaan Rue secara topikal maupun oral?
Secara topikal: iritasi kulit, dermatitis, dan fotosensitifitas (ruam akibat sinar matahari) karena kandungan furokumarin. Secara oral: gejala gastrointestinal akut (mual, muntah, diare, nyeri perut), pusing, kejang, bradikardia, dan pada dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan hati, gagal ginjal, bahkan kematian. Paparan kronis juga dilaporkan menginduksi fotodermatitis dan gangguan neurologis (sumber: Brinker, Herb Contraindications and Drug Interactions, 3rd ed., 2011).
Apakah Rue aman digunakan oleh ibu hamil atau menyusui?
Sangat tidak aman. Rue bersifat emmenagog dan abortifasien – dapat merangsang kontraksi uterus yang menyebabkan keguguran. Senyawa seperti metil nonil keton dan alkaloid mampu melewati plasenta dan membahayakan janin. Pada ibu menyusui, senyawa toksik dapat diekskresikan melalui ASI dan menyebabkan gangguan pada bayi. Kontraindikasi absolut untuk kehamilan dan menyusui (sumber: European Medicines Agency, Assessment Report on Ruta graveolens L., 2017).
Bisakah Rue digunakan untuk bayi atau anak-anak?
Tidak. Anak-anak lebih sensitif terhadap efek toksik Rue. Dosis yang sangat kecil sekalipun dapat menyebabkan iritasi mukosa, kejang, dan depresi sistem saraf pusat. Tidak ada dosis aman yang ditetapkan untuk anak di bawah 12 tahun. Penggunaan eksternal juga berisiko karena kulit anak lebih tipis dan penyerapan lebih tinggi. Jauhkan Rue dari jangkauan anak-anak (sumber: American Herbal Products Association, Botanical Safety Handbook, 2nd ed., 2013).
Apakah Rue dapat berinteraksi dengan obat-obatan modern?
Ya. Rue dapat meningkatkan efek obat fotosensitizer dan obat antikoagulan (warfarin) karena kandungan kumarin. Juga berpotensi berinteraksi dengan obat hipertensi (mempengaruhi tekanan darah), obat diuretik, dan obat tidur/penenang karena efek sedatif ringan. Konsumsi bersama obat yang dimetabolisme oleh enzim CYP450 dapat mengubah kadar obat dalam darah. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan Rue bersamaan dengan obat resep (sumber: Williamson, Driver & Baxter, Stockley's Herbal Medicines Interactions, 2nd ed., 2013).
Berapa dosis Rue yang dianggap aman untuk orang dewasa?
Tidak ada dosis oral yang benar-benar aman karena margin keamanan yang sangat sempit. Infus tradisional maksimal 1 gram daun kering per cangkir air, diminum tidak lebih dari 1 cangkir per hari selama 3-5 hari. Namun, risiko toksisitas tetap ada. Secara topikal, ekstrak encer (misalnya 10% salep) dapat digunakan pada area kecil dan tidak lebih dari 2 minggu. Karena variabel individu, penggunaan Rue harus dilakukan oleh ahlinya. Untuk keamanan, mayoritas ahli merekomendasikan untuk menghindari penggunaan internal sama sekali (sumber: Gardner & McGuffin, American Herbal Products Association's Botanical Safety Handbook, 2013).

Horehound

Marrubium vulgare

Costmary

Tanacetum balsamita

Cari: