Costmary

Costmary | Tanacetum balsamita
Costmary
Nama
Costmary (Costmary)
Nama Latin/Ilmiah
Tanacetum balsamita
Bagian Digunakan
Daun
Rasa
Mint, lemon

Nama Lain
Alecost (United Kingdom), balsam herb (England), baume-coq (France)
Asal
Asia Barat, Eropa Selatan, dan Kaukasus
Kandungan Utama
Kamper, carvacrol, timol, 1,8-sineol, α-pinena, β-pinena

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Costmary

Costmary, yang dikenal secara ilmiah sebagai Tanacetum balsamita, adalah tumbuhan herbal abadi dari famili Asteraceae yang berasal dari wilayah Mediterania dan Asia Barat. Tanaman ini telah dibudidayakan selama berabad-abad, terutama di taman-taman Eropa pada era Renaissance, karena daunnya yang harum dan memiliki rasa seperti balsam atau mint. Daunnya yang panjang, berwarna hijau keperakan, dan bergerigi halus sering digunakan sebagai penyedap dalam masakan, teh herbal, atau sebagai bahan pewangi alami untuk linen dan ruangan. Nama "Costmary" sendiri berasal dari kata Latin "costus" (tanaman aromatik) dan "Maria" (Perawan Maria), merujuk pada penggunaannya dalam pengobatan tradisional gereja pada abad pertengahan.

Baca Lebih Lanjut
Update: 10 Agu 2026 - 09:00:05
 

II. Ciri-ciri Costmary

Tanaman ini berasal dari wilayah Mediterania. Suka banget sama tempat yang kena sinar matahari penuh dan tanah yang drainasenya bagus atau nggak gampang becek. Tumbuh paling subur di iklim sedang dan sering dibudidayakan di kebun herbal. Karakteristik/ciri-ciri Costmary (Tanacetum balsamita):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tanaman Tanaman herba menahun yang punya aroma wangi khas seperti mint atau balsam.
Batang Tegak, bisa tumbuh sampai sekitar 60–120 cm, dan teksturnya sedikit berbulu halus.
Daun Bentuknya lonjong memanjang (oval-oblong) dengan tepian yang bergerigi halus. Warnanya hijau agak keabu-abuan dan permukaannya terasa agak lembut.
Bunga Muncul dalam kelompok (kelompok bunga kecil/corymb). Bunganya berbentuk seperti kancing kecil berwarna kuning, kadang ada kelopak tambahan (ray florets) berwarna putih, mirip bunga daisy versi mini.
Akar Punya sistem perakaran rimpang (rhizoma) yang bikin tanaman ini bisa menyebar dan tumbuh berumpun di dalam tanah.

III. Manfaat Costmary

8 Manfaat Costmary untuk kesehatan.

  1. Aktivitas Antioksidan

    Senyawa fenolik dalam Tanacetum balsamita, seperti asam rosmarinat dan flavonoid, mendonorkan elektron untuk menetralkan radikal bebas (ROS/RNS) serta mengaktifkan enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) melalui jalur Nrf2/ARE.

    Senyawa Aktif: Asam Rosmarinat, Luteolin-7-O-glukosida, Asam Klorogenat
    Tampilkan
  2. Aktivitas Antimikroba

    Minyak atsiri costmary (terutama kamfor dan 1,8-sineol) mengganggu integritas membran sel mikroba dan menghambat enzim bakteri (misalnya DNA girase) serta menginduksi kebocoran ion K+ dan ATP.

    Senyawa Aktif: Kamfor, 1,8-Sineol, β-Kariofilena
    Tampilkan
  3. Efek Antiinflamasi

    Ekstrak costmary menghambat enzim siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipoksigenase (LOX) serta menurunkan produksi sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-1β, IL-6) melalui modulasi jalur NF-κB dan MAPK.

    Senyawa Aktif: Kamfor, Luteolin, β-Kariofilena oksida
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Costmary

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Costmary.

  1. Golongan: Terpenoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Analgesik, Antimikroba, Dan Stimulan Pernapasan..
    Tampilkan
  2. Golongan: Terpenoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiseptik, Antioksidan, Antispasmodik, Dan Analgesic Topikal..
    Tampilkan
  3. Golongan: Terpenoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Melalui Agonis Reseptor CB2; Juga Memiliki Aktivitas Analgesik Dan Gastroprotektif..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Costmary

Interaksi & Kontraindikasi Costmary dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Kehamilan

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan. Kandungan thujone dalam costmary dapat merangsang kontraksi rahim dan berpotensi menyebabkan keguguran.

  2. Menyusui

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan karena keamanan pada bayi belum diketahui. Senyawa aktif dapat terserap ke dalam ASI dan berpotensi menyebabkan efek sedasi atau neurotoksik pada bayi.

  3. Penggunaan pada penderita Epilepsi atau gangguan kejang

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Kontraindikasi. Thujone dalam costmary dapat menurunkan ambang kejang dan memicu episode kejang, terutama pada dosis tinggi.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+4)

VI. Efek Samping Costmary

Costmary (Tanacetum balsamita) adalah tanaman herbal yang kaya akan kandungan minyak atsiri, terutama thujone. Konsumsi atau penggunaan tanaman ini secara tidak tepat dapat memicu berbagai efek samping, khususnya karena kandungan thujone yang bersifat neurotoksik dalam dosis tinggi. Efek samping ringan yang sering dilaporkan meliputi reaksi alergi pada kulit seperti dermatitis kontak bagi individu yang sensitif terhadap tanaman dari familia Asteraceae (kenikir-kenikiran), yang disebabkan oleh kandungan lakton seskuiterpen di dalamnya.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Costmary

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Costmary.

  1. Komposisi Kimia dan Aktivitas Antimikroba Minyak Atsiri Tanacetum balsamita L.

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Minyak atsiri kaya akan senyawa karvon, 1,8-sineol, dan kamfor, serta menunjukkan aktivitas antimikroba lebih kuat terhadap bakteri Gram-positif dibandingkan Gram-negatif. Nilai MIC berkisar antara 15,6 hingga 62,5 µg/mL.
    Tampilkan
  2. Aktivitas Insektisida Fumigan Minyak Atsiri Tanacetum balsamita terhadap Sitophilus granarius

    Tahun: 2020
    Temuan:
    Minyak atsiri T. balsamita bersifat toksik melalui mekanisme fumigan dengan LC50 sebesar 37,8 µL/L udara setelah 24 jam. Aktivitas repelen juga signifikan pada konsentrasi 0,1–1 µL/mL.
    Tampilkan
  3. Kandungan Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Tanacetum balsamita dari Berbagai Metode Ekstraksi

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Ekstrak etanol menghasilkan aktivitas antioksidan tertinggi dengan IC50 DPPH 42,3 µg/mL dan berkorelasi positif dengan kadar fenolik total. Senyawa utama yang teridentifikasi meliputi asam klorogenat dan rutin.
    Tampilkan

VIII. FAQ Costmary

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Costmary.

Apa itu Costmary dan bagaimana cara penggunaannya sehari-hari?
Costmary (Tanacetum balsamita) adalah tanaman herbal aromatik yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan, teh, atau pengharum ruangan. Daunnya dapat ditambahkan segar ke dalam salad, sup, atau hidangan daging. Menurut Duke's Handbook of Medicinal Plants, daun costmary memiliki rasa seperti mint dan balsam yang ringan. Penggunaan sehari-hari sebaiknya dalam jumlah kecil karena kandungan minyak atsiri yang kuat.
Apakah Costmary aman dikonsumsi sebagai teh herbal?
Teh costmary dapat dikonsumsi dalam jumlah moderat, namun perlu diwaspadai karena tanaman ini mengandung seskuiterpen lakton seperti partenolid yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu sensitif. Sebuah studi dalam Journal of Ethnopharmacology (2005) menyebutkan bahwa penggunaan topikal dan oral costmary harus hati-hati karena potensi iritasi. Sebaiknya tidak diminum secara berlebihan.
Apa saja efek samping dari penggunaan Costmary?
Efek samping yang mungkin termasuk iritasi kulit, reaksi alergi (dermatitis kontak), gangguan pencernaan jika dikonsumsi berlebihan, dan efek toksik pada hati jika dosis tinggi. Menurut European Medicines Agency (EMA) monograph, tanaman yang mengandung partenolid dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu yang rentan. Juga dilaporkan dapat menyebabkan kontraksi rahim sehingga tidak aman untuk ibu hamil.
Apakah Costmary aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak disarankan. Costmary mengandung senyawa yang dapat merangsang kontraksi rahim (emmenagogue) sehingga berisiko menyebabkan keguguran. Buku 'Herbal Contraindications and Drug Interactions' oleh Francis Brinker menyebutkan bahwa Tanacetum balsamita termasuk dalam daftar tanaman yang harus dihindari selama kehamilan. Untuk ibu menyusui, belum ada data keamanan, sehingga sebaiknya dihindari.
Apakah Costmary dapat digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Tidak dianjurkan. Anak-anak dan bayi lebih rentan terhadap efek toksik dari minyak atsiri dan seskuiterpen lakton. Pusat Informasi Racun Nasional (Poisontox) mencatat bahwa tanaman dari genus Tanacetum dapat menyebabkan iritasi mulut dan saluran cerna pada anak. Penggunaan pada anak sebaiknya dikonsultasikan dengan ahli herbal yang berpengalaman, namun umumnya dihindari.
Apakah Costmary memiliki manfaat kesehatan yang terbukti secara ilmiah?
Beberapa studi menunjukkan potensi antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan dari ekstrak costmary. Penelitian dalam Phytotherapy Research (2010) menemukan aktivitas antimikroba terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Namun, bukti klinis pada manusia masih sangat terbatas. Penggunaan tradisional untuk masalah pencernaan dan sakit kepala memerlukan penelitian lebih lanjut.
Bagaimana cara menyimpan dan mengolah Costmary agar aman?
Daun segar dapat disimpan dalam lemari es hingga beberapa hari. Untuk penggunaan jangka panjang, daun dapat dikeringkan di tempat teduh. Menurut FAO guidelines, herbal kering harus disimpan dalam wadah kedap udara dan dijauhkan dari sinar matahari langsung untuk menjaga kualitas minyak atsiri. Sebelum dikonsumsi, pastikan tidak ada kontaminasi jamur atau serangga.
Apakah Costmary berinteraksi dengan obat-obatan?
Karena kandungan minyak atsiri dan seskuiterpen lakton, costmary berpotensi berinteraksi dengan obat antikoagulan (pengencer darah) dan obat yang dimetabolisme oleh hati. Handbook of Herbal Interactions oleh Mitchell Bebel menyebutkan bahwa tanaman yang mempengaruhi siklus prostaglandin dapat meningkatkan risiko perdarahan jika dikombinasikan dengan warfarin. Konsultasi dengan dokter diperlukan jika mengonsumsi obat-obatan.

Daun Inggu

Ruta graveolens

Seledri Melur

Myrrhis odorata

Cari: