Advertisement
Costmary, yang dikenal secara ilmiah sebagai Tanacetum balsamita, adalah tumbuhan herbal abadi dari famili Asteraceae yang berasal dari wilayah Mediterania dan Asia Barat. Tanaman ini telah dibudidayakan selama berabad-abad, terutama di taman-taman Eropa pada era Renaissance, karena daunnya yang harum dan memiliki rasa seperti balsam atau mint. Daunnya yang panjang, berwarna hijau keperakan, dan bergerigi halus sering digunakan sebagai penyedap dalam masakan, teh herbal, atau sebagai bahan pewangi alami untuk linen dan ruangan. Nama "Costmary" sendiri berasal dari kata Latin "costus" (tanaman aromatik) dan "Maria" (Perawan Maria), merujuk pada penggunaannya dalam pengobatan tradisional gereja pada abad pertengahan.
Tanaman ini berasal dari wilayah Mediterania. Suka banget sama tempat yang kena sinar matahari penuh dan tanah yang drainasenya bagus atau nggak gampang becek. Tumbuh paling subur di iklim sedang dan sering dibudidayakan di kebun herbal. Karakteristik/ciri-ciri Costmary (Tanacetum balsamita):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Tanaman | Tanaman herba menahun yang punya aroma wangi khas seperti mint atau balsam. |
| Batang | Tegak, bisa tumbuh sampai sekitar 60–120 cm, dan teksturnya sedikit berbulu halus. |
| Daun | Bentuknya lonjong memanjang (oval-oblong) dengan tepian yang bergerigi halus. Warnanya hijau agak keabu-abuan dan permukaannya terasa agak lembut. |
| Bunga | Muncul dalam kelompok (kelompok bunga kecil/corymb). Bunganya berbentuk seperti kancing kecil berwarna kuning, kadang ada kelopak tambahan (ray florets) berwarna putih, mirip bunga daisy versi mini. |
| Akar | Punya sistem perakaran rimpang (rhizoma) yang bikin tanaman ini bisa menyebar dan tumbuh berumpun di dalam tanah. |
8 Manfaat Costmary untuk kesehatan.
Senyawa fenolik dalam Tanacetum balsamita, seperti asam rosmarinat dan flavonoid, mendonorkan elektron untuk menetralkan radikal bebas (ROS/RNS) serta mengaktifkan enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) melalui jalur Nrf2/ARE.
Minyak atsiri costmary (terutama kamfor dan 1,8-sineol) mengganggu integritas membran sel mikroba dan menghambat enzim bakteri (misalnya DNA girase) serta menginduksi kebocoran ion K+ dan ATP.
Ekstrak costmary menghambat enzim siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipoksigenase (LOX) serta menurunkan produksi sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-1β, IL-6) melalui modulasi jalur NF-κB dan MAPK.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Costmary.
Interaksi & Kontraindikasi Costmary dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Costmary (Tanacetum balsamita) adalah tanaman herbal yang kaya akan kandungan minyak atsiri, terutama thujone. Konsumsi atau penggunaan tanaman ini secara tidak tepat dapat memicu berbagai efek samping, khususnya karena kandungan thujone yang bersifat neurotoksik dalam dosis tinggi. Efek samping ringan yang sering dilaporkan meliputi reaksi alergi pada kulit seperti dermatitis kontak bagi individu yang sensitif terhadap tanaman dari familia Asteraceae (kenikir-kenikiran), yang disebabkan oleh kandungan lakton seskuiterpen di dalamnya.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Costmary.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Costmary.