Advertisement
Marrubium vulgare, yang umum dikenal sebagai horehound, adalah tanaman semi-shrub abadi dari famili Lamiaceae yang berasal dari Eropa, Afrika Utara, dan Asia Barat, namun kini telah menyebar luas ke berbagai daerah beriklim sedang termasuk Amerika dan Australia. Tanaman ini menonjol dengan batangnya yang bersegi empat, daun berbulu putih keperakan dengan tepi bergerigi, serta bunga kecil berwarna putih atau krem yang tersusun dalam lingkaran-lingkaran di ketiak daun. Karakteristik paling mencolok dari horehound adalah bulu-bulu halus (trikoma) yang menutupi hampir seluruh bagian tanaman, memberikan tampilan seperti beludru dan membantu mengurangi penguapan air di lingkungan kering dan berbatu. Aroma khas horehound yang pahit dan sedikit minty berasal dari kandungan minyak atsiri kompleks, terutama marrubiin—senyawa diterpenoid laktosa yang menjadi penanda kimia utama tanaman ini.
Tumbuh subur di area terbuka yang agak kering, pinggir jalan, lahan terlantar, dan padang rumput. Tanaman ini suka tanah yang berpasir atau berbatu dengan paparan sinar matahari penuh. Karakteristik/ciri-ciri Horehound (Marrubium vulgare):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Tanaman | Tumbuhan herba menahun yang tumbuh membentuk semak rendah. |
| Batang | Batang berbentuk kotak (segi empat) dengan tekstur berbulu halus atau berambut lebat. |
| Daun | Daun berbentuk oval atau bulat telur, berkerut-kerut seperti kulit jeruk, tepinya bergerigi, dan bagian bawah daun berwarna lebih pucat karena tertutup rambut halus berwarna putih. |
| Bunga | Bunga kecil berwarna putih yang tersusun rapat dalam lingkaran-lingkaran di ketiak daun sepanjang batang bagian atas. |
| Akar | Memiliki sistem perakaran tunggang yang cukup kuat untuk bertahan di tanah kering. |
| Tinggi Tanaman | Biasanya tumbuh setinggi 30 hingga 80 cm. |
| Tekstur Keseluruhan | Terasa berbulu atau agak kasar jika disentuh dan memiliki aroma khas yang agak pahit. |
7 Manfaat Horehound untuk kesehatan.
Senyawa marrubiin dan flavonoid dalam Marrubium vulgare merangsang sekresi mukus bronkial dan meningkatkan aktivitas silia saluran napas melalui efek iritan ringan pada mukosa, memfasilitasi pengeluaran dahak. Diduga melibatkan aktivasi refleks vagal dan peningkatan produksi surfaktan paru.
Marrubiin menghambat aktivitas cyclooxygenase-2 (COX-2) dan lipoxygenase (LOX), mengurangi produksi prostaglandin dan leukotrien. Ekstrak juga menekan aktivasi NF-κB, menurunkan ekspresi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α dan IL-6, serta menghambat migrasi neutrofil.
Minyak atsiri dan flavonoid merusak membran sel bakteri, menghambat sintesis dinding sel, dan mengganggu proses metabolisme. Senyawa seperti marrubiin diketahui memiliki aktivitas bakteriostatik terhadap bakteri Gram-positif dengan mengikat ribosom.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Horehound.
Interaksi & Kontraindikasi Horehound dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Horehound (Marrubium vulgare) umumnya dianggap aman ketika dikonsumsi dalam jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan, namun penggunaannya sebagai suplemen herbal atau obat tradisional dapat menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang paling sering dilaporkan berkaitan dengan saluran pencernaan, seperti mual, muntah, dan diare ringan. Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa pahit diterpenoid (seperti marrubiin) yang dapat merangsang sekresi lendir lambung dan empedu secara berlebihan pada individu yang sensitif, sehingga memicu iritasi lambung jika dikonsumsi dalam dosis tinggi atau perut kosong.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Horehound.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Horehound.