Teh Hangat Daun Inggu (Rue) dan Jahe

Teh hangat inggu-jahe membantu pencernaan dan perut kembung. Dosis aman: 1 cangkir sehari, maksimal 3 hari/minggu.

Deskripsi:

Teh ini menyatukan daun inggu, jahe, dan serai menjadi minuman hangat dengan rasa pahit-aromatik yang menenangkan. Seduhan ini dibuat dalam dosis kuliner, bukan dosis obat, mengikuti literatur herbal Eropa dan kebiasaan minum rempah Nusantara.

Resep:

Bahan:
1-2 lembar Daun inggu segar (Ruta graveolens), cuci bersih
300 ml Air panas 90°C
3 iris Jahe segar, masing-masing tebal 1 cm
1 batang Serai, memarkan
1 sendok teh Madu murni

Manfaat:

Kombinasi senyawa pahit dan minyak atsiri rue secara tradisional membantu merangsang nafsu makan serta meredakan kembung ringan. Studi fitokimia menunjukkan flavonoid rutin dan kumarin dalam rue bersifat antioksidan dan anti-inflamasi, tetapi data klinis manusia masih terbatas.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Masukkan daun inggu, jahe, dan serai ke dalam teko atau cangkir.
  2. Tuang air panas, tutup, dan biarkan 5-7 menit.
  3. Saring atau angkat daun inggu dan serai.
  4. Tambahkan madu setelah air sedikit hangat, aduk, lalu minum perlahan.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Satu cangkir (300 ml) sehari, maksimal 3 hari per minggu. Perlakukan daun inggu sebagai bumbu; jangan menggandakan takaran dan jangan kombinasikan dengan olahan rue lain pada hari yang sama.

Interaksi:

Rue dapat meningkatkan efek warfarin/antikoagulan, antidiabetik, antihipertensi, dan diuretik. Kandungan furokumarinnya juga dapat meningkatkan fotosensitivitas bila digabung dengan obat atau produk yang membuat kulit sensitif cahaya.

Kontraindikasi:

Tidak untuk ibu hamil atau menyusui, wanita yang merencanakan kehamilan, anak di bawah 12 tahun, penderita gangguan lambung erosif, penyakit hati, penyakit ginjal, porfiria, atau fotosensitivitas kulit.

Resep Herbal: #0410



Resep Herbal Lainnya

Cari: