Advertisement
Daun bawang, yang dikenal dengan nama ilmiah Allium fistulosum, merupakan tumbuhan herba tahunan dari famili Amaryllidaceae yang banyak digunakan sebagai bumbu dapur di Asia. Berbeda dengan bawang merah (Allium cepa), spesies ini tidak membentuk umbi lapis yang besar melainkan batang semu berwarna putih kehijauan yang menjulang dari pangkal. Struktur daunnya silindris, berongga, dan berujung runcing, dengan tinggi tanaman mencapai 30–50 cm. Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan telah dibudidayakan selama berabad-abad karena kemudahan pertumbuhannya serta ketahanannya terhadap cuaca dingin.
Tumbuh paling oke di dataran tinggi dengan hawa sejuk, tapi tetap bisa hidup di dataran rendah asalkan tanahnya gembur, kaya bahan organik, dan punya drainase yang lancar supaya akarnya nggak gampang busuk. Karakteristik/ciri-ciri Daun Bawang (Allium fistulosum):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Sistem perakaran serabut yang tumbuh dangkal, warnanya putih dan gampang menyerap nutrisi dari tanah. |
| Batang | Batangnya sebenarnya nggak nyata (batang semu) yang terbentuk dari pelepah daun yang saling membungkus, teksturnya lunak dan berwarna putih kehijauan. |
| Daun | Bentuknya memanjang seperti pipa atau silinder berongga di tengah, ujungnya runcing, teksturnya lunak, dan warnanya hijau segar. |
| Bunga | Muncul di ujung tangkai bunga yang panjang, berbentuk bongkol atau payung dengan kumpulan bunga kecil berwarna putih atau kekuningan. |
| Buah Dan Biji | Buahnya berbentuk kapsul kecil, di dalamnya terdapat biji berwarna hitam yang bentuknya agak pipih dan berkerut. |
8 Manfaat Daun Bawang untuk kesehatan.
Penghambatan jalur NF-κB dan aktivitas COX-2 serta iNOS, menurunkan produksi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Senyawa flavonoid dan organosulfur memodulasi sinyal MAPK dan PI3K/Akt.
Gangguan integritas membran sel mikroba melalui interaksi dengan lipid bilayer, inhibisi enzim esensial, dan induksi stres oksidatif. Senyawa thiosulfinate bereaksi dengan gugus tiol protein.
Donor elektron langsung (scavenger radikal bebas), peningkatan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, GSH-Px, katalase), dan inhibisi peroksidasi lipid melalui jalur Nrf2/ARE.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Daun Bawang.
Interaksi & Kontraindikasi Daun Bawang dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Daun bawang (Allium fistulosum) umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah normal sebagai makanan, namun konsumsi secara berlebihan atau pada individu dengan kondisi sensitif tertentu dapat memicu beberapa efek samping. Salah satu efek samping yang paling sering dilaporkan adalah gangguan pencernaan, seperti perut kembung, peningkatan produksi gas, dan rasa tidak nyaman pada lambung. Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa fruktan dan senyawa organosulfur yang tinggi di dalamnya, yang dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan bagi penderita sindrom iritasi usus besar (IBS).
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Daun Bawang.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Daun Bawang.