Bubur ayam yang dimasak dengan air rebusan kayu rapet menjadi makanan padat lembut untuk masa pemulihan. Cara ini memadukan prinsip makanan mudah cerna dari tradisi TCM dan jamu pascapersalinan Nusantara.
| 40 g Beras (sekitar 2 sdm), cuci bersih |
| 50 g Daging ayam cincang |
| 250 ml Air rebusan kayu rapet (dari 10 g kayu rapet kering + 500 ml air) |
| 200 ml Air tambahan |
| 1 siung Bawang putih, cincang |
| 1/2 sdt Garam |
| 1/4 sdt Merica bubuk |
| 1 batang Daun bawang, iris halus |
| 1 sdt Minyak zaitun atau minyak kelapa |
Kandungan protein dari ayam membantu dukungan perbaikan jaringan, sedangkan kuah kayu rapet menyumbang flavonoid dan tanin yang berperan sebagai antioksidan. Bubur hangat dengan tekstur lembut juga nyaman dikonsumsi saat lambung sedang tidak kuat.
Advertisement
Makan 1 mangkuk bubur per hari, setara 10 g kayu rapet kering. Maksimal 15 g kayu rapet per hari.
Dapat mengganggu penyerapan zat besi dari makanan, suplemen, atau obat oral. Minum obat dengan jarak 1–2 jam dari konsumsi bubur ini.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, anak-anak, dan orang dengan riwayat alergi terhadap Parameria laevigata.
Resep Herbal: #0745