Advertisement
Cinnamomum cassia, yang dikenal luas sebagai kayu manis Cina atau cassia, merupakan pohon hijau abadi dari famili Lauraceae yang berasal dari wilayah selatan Tiongkok, Myanmar, dan Vietnam. Berbeda dengan Cinnamomum verum (kayu manis Ceylon), cassia memiliki kulit kayu yang lebih tebal, kasar, dan berwarna cokelat kemerahan dengan tekstur yang lebih keras. Daunnya berbentuk oval memanjang dengan tiga urat daun yang menonjol, serta menghasilkan bunga kecil berwarna putih kekuningan dalam malai. Bagian yang paling bernilai adalah kulit kayu bagian dalam yang dikeringkan, yang kemudian digulung menjadi batang kayu manis atau digiling menjadi bubuk.
Tumbuh subur di daerah beriklim tropis dan subtropis dengan curah hujan tinggi. Suka tempat yang sejuk, tanah yang subur, serta sistem drainase yang baik. Sering ditemukan di wilayah pegunungan atau perbukitan Asia Timur dan Asia Tenggara. Karakteristik/ciri-ciri Kayu Manis Cina (Cinnamomum cassia):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Batang | Pohon berukuran sedang hingga besar dengan kulit kayu yang tebal, aromatik, berwarna cokelat keabu-abuan, dan permukaannya cenderung kasar. |
| Daun | Berbentuk lonjong memanjang (lanset), kaku, dan tebal. Warnanya hijau mengilap di bagian atas, dengan tiga tulang daun utama yang terlihat sangat jelas menonjol di bagian bawah. |
| Bunga | Bunga berukuran kecil, berwarna kekuningan atau putih kehijauan, dan muncul dalam rangkaian malai (panikel) di ujung ranting. |
| Buah | Buah berbentuk bulat telur (drupe), kecil, berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi hitam keunguan saat sudah matang. |
| Akar | Sistem perakaran tunggang yang kuat, membantunya tumbuh kokoh di lahan miring atau berbukit. |
8 Manfaat Kayu Manis Cina untuk kesehatan.
Aktivasi reseptor PPARγ dan AMPK meningkatkan sensitivitas insulin; inhibisi α-glukosidase dan α-amilase memperlambat absorpsi glukosa; penurunan glukoneogenesis hepatik melalui penekanan enzim PEPCK dan G6Pase. Jalur sinyal: PI3K/Akt dan AMPK.
Penghambatan COX-2 dan LOX, penurunan ekspresi TNF-α, IL-1β, IL-6; modulasi NF-κB; penghambatan mediator inflamasi melalui aktivitas antioksidan. Sinamaldehida mengikat langsung subunit p65 NF-κB dan menonaktifkannya.
Kerusakan membran sel bakteri (disintegrasi lipid bilayer) dan jamur; penghambatan pembentukan biofilm; interferensi dengan quorum sensing; ikatan dengan ergosterol membran jamur. Sinamaldehida mengganggu fungsi mitokondria sel jamur.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kayu Manis Cina.
Interaksi & Kontraindikasi Kayu Manis Cina dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Kayu Manis Cina (Cinnamomum cassia) kaya akan senyawa aktif kumarin (coumarin), yang jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan atau memperparah kerusakan hati. Kadar kumarin yang tinggi pada varietas Cassia jauh melampaui kadar pada kayu manis Ceylon (Cinnamomum verum), sehingga paparan jangka panjang berisiko tinggi bagi integritas hepatiosit dan dapat meningkatkan enzim hati. Selain itu, konsumsi bubuk kayu manis Cassia secara langsung atau kering tanpa dilarutkan dengan baik dapat menyebabkan iritasi pada mukosa mulut, luka bakar pada rongga mulut, serta masalah pernapasan jika tidak sengaja terhirup.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Kayu Manis Cina.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kayu Manis Cina.