Nama: Eugenol
Nama (en): Eugenol
Formula: C10H12O2
Sumber: Syzygium aromaticum (Clove)
Klasifikasi: Phenol
Sub-Klasifikasi: Phenylpropanoid

Advertisement


Nama Lain:
Eugenol, 4-Allyl-2-methoxyphenol, Eugenic acid, Clove oil
IUPAC: 4-allyl-2-methoxyphenol
Molecular Weight: 164.2000
Mass: 164.0837

Apa itu Eugenol?

Eugenol (4-allyl-2-methoxyphenol) adalah senyawa fenolik yang termasuk dalam kelas fenilpropanoid, dengan rumus molekul C₁₀H₁₂O₂ dan berat molekul 164,2 g/mol. Senyawa ini berbentuk cairan berminyak tidak berwarna hingga kuning pucat dengan aroma pedas khas cengkeh. Eugenol merupakan komponen dominan dalam minyak cengkeh (Syzygium aromaticum), dengan konsentrasi mencapai 80-90% pada minyak kuncup bunga dan 82-88% pada minyak daun. 

Selain cengkeh, eugenol juga ditemukan pada kayu manis, pala, kemangi, dan daun salam. Secara biosintesis, eugenol berasal dari jalur fenilpropanoid melalui L-tirosin yang dikonversi menjadi asam p-kumarat, kemudian melalui serangkaian reaksi metilasi, reduksi, dan esterifikasi sebelum akhirnya diubah menjadi eugenol oleh enzim eugenol sintase.

Aktivitas & Manfaat Farmakologi

Eugenol menunjukkan spektrum aktivitas farmakologis yang sangat luas. Aktivitas analgesiknya dimediasi melalui beberapa mekanisme: sebagai aktivator saluran ion KCNQ (terutama KCNQ3) dengan nilai EC50 7-51 µM yang menghambat eksitabilitas neuron nyeri , serta sebagai inhibitor saluran natrium dan kalsium pada neuron aferen primer gigi. Sebagai agen anti-inflamasi, eugenol bekerja dengan menangkal radikal bebas, membatasi produksi mediator inflamasi seperti prostaglandin dan sitokin, serta menunjukkan efek fenomenal pada model arthritis, kolitis, dan cedera paru. 

Potensi antikankernya melibatkan induksi apoptosis melalui stres oksidatif dan penghambatan jalur PI3K/Akt serta NF-κB pada berbagai sel kanker. Selain itu, eugenol juga memiliki aktivitas antimikroba dengan merusak membran sel bakteri Gram-positif dan Gram-negatif , aktivitas antioksidan, serta efek menguntungkan pada penyakit kardiovaskular, diabetes, dan neurodegeneratif. Dalam kedokteran gigi, eugenol telah lama digunakan sebagai semen penambal rongga dengan efek antiseptik dan analgesik lokal.

Implementasi di TCM, Ayurveda, & Fitokimia Terapan

Dalam Ayurveda, eugenol merupakan komponen bioaktif utama dari kemangi suci (Ocimum sanctum atau Tulsi), yang dianggap sebagai "eliksir kehidupan" dan telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengatasi gangguan pernapasan, pencernaan, inflamasi, dan penyakit jantung. Cengkeh juga secara tradisional digunakan dalam pengobatan Ayurveda untuk berbagai kondisi kesehatan. 

Dalam Pengobatan Tradisional Tionghoa (TCM), tanaman yang mengandung eugenol juga dimanfaatkan secara luas, meskipun dokumentasi spesifiknya lebih terintegrasi dalam formulasi herbal. Dari sisi keamanan, eugenol terdaftar sebagai GRAS (Generally Recognized as Safe) oleh FDA untuk konsumsi oral. 

Metabolisme eugenol terjadi dengan cepat dan diekskresikan dalam waktu 24 jam melalui konjugasi. Penelitian modern juga menunjukkan kombinasi eugenol dengan diklofenak menghasilkan efek analgesik yang lebih baik melalui aksi sinergis pada saluran KCNQ dan TRPV1. Berbagai metode ekstraksi telah dikembangkan untuk mengisolasi eugenol, termasuk distilasi uap, ekstraksi pelarut, dan ekstraksi CO₂ superkritis, sementara enkapsulasi dalam nanopartikel kitosan digunakan untuk meningkatkan stabilitasnya dalam aplikasi pengemasan aktif.

---

Daftar Referensi

  1. NIH 3D. (2017). Eugenol - 3DPX-004749. National Institutes of Health.
  2. NIST Chemistry WebBook. Eugenol - CAS 97-53-0. National Institute of Standards and Technology.
  3. KCNQ3 activation by the naturally occurring phenol, eugenol. (2025). ScienceDirect.
  4. A comprehensive and systematic review on potential anticancer activities of eugenol. (2022). Phytomedicine, 107, 154456.
  5. SpectraBase. Eugenol - Spectrum ID 2lP57kYQyTw. Wiley-VCH.
  6. Devi, S., et al. (2024). Targeting cardiovascular risk factors with eugenol: an anti-inflammatory perspective. Inflammopharmacology, 32(1), 307-317.
  7. Shodhganga. (2023). Anti-neoplastic effects of eugenol against T-cell malignancies. INFLIBNET Centre.
  8. ScienceDirect Topics. Eugenol - Agricultural and Biological Sciences.
  9. MetaCyc. Eugenol - Compound CPD-6481. SRI International.
  10. Beyond flavor: the versatile roles of eugenol in health and disease. (2024). Food & Function, 15, 10567-10581.
  11. ScienceDirect Topics. Ocimum sanctum (Tulsi) - Pharmacology and Pharmaceutical Science.
  12. EPFL Graph Search. Eugenol - Chemical Properties and Biosynthesis.

Asam Sinamat

Cinnamic Acid

Asam Ursolat

Ursolic Acid

Resep Herbal

Cari: