Advertisement
Nasturtium, yang memiliki nama ilmiah Tropaeolum majus, adalah tanaman herba tahunan yang berasal dari wilayah Amerika Selatan, terutama daerah pegunungan Andes. Keunikan utama tanaman ini terletak pada seluruh bagiannya yang dapat dimakan, mulai dari daun, bunga, hingga biji mudanya. Bunga nasturtium hadir dalam spektrum warna cerah seperti oranye, merah, kuning, dan krem, dengan bentuk mahkota yang khas menyerupai terompet kecil. Daunnya berbentuk bundar seperti perisai dengan tepi bergelombang, dan permukaannya memiliki lapisan lilin tipis yang membuat air mudah mengalir. Tanaman ini tumbuh merambat atau menjalar dengan cepat, sering digunakan sebagai tanaman penutup tanah atau penghias tepi pot.
Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan suka banget sama tempat yang kena sinar matahari cukup. Biasanya tumbuh merambat di tanah atau memanjat kalau ada rambatan, serta cocok banget ditanam di iklim sejuk sampai sedang. Karakteristik/ciri-ciri Nasturtium (Tropaeolum majus):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Tanaman merambat atau menjalar dengan batang yang lunak dan berair (sukulen). |
| Daun | Bentuknya bulat kayak perisai atau payung, warnanya hijau segar dengan tangkai daun yang nempel di bagian tengah bawah daun (peltate). |
| Bunga | Punya bunga yang mencolok dengan lima kelopak, seringkali punya 'taji' (spur) di bagian belakangnya. Warnanya cerah banget, mulai dari kuning, oranye, sampai merah. |
| Buah | Tipe buahnya termasuk buah kendaga (schizocarp) yang bakal pecah jadi tiga bagian kalau sudah matang, masing-masing berisi satu biji besar. |
| Akar | Sistem perakaran serabut yang nggak terlalu dalam, jadi gampang banget kalau mau dipindah-pindah atau ditanam di pot. |
8 Manfaat Nasturtium untuk kesehatan.
Senyawa glukosinolat (terutama benzylglukosinolat) dihidrolisis menjadi isothiocyanate (benzyl isothiocyanate) yang merusak membran sel mikroba, menghambat sintesis protein dan DNA, serta menginduksi stres oksidatif. Minyak atsiri (terutama benzyl nitrile) bekerja dengan mengganggu integritas dinding sel.
Kandungan tinggi vitamin C, flavonoid (quercetin, kaempferol) dan asam fenolik yang menangkal radikal bebas, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE.
Isothiocyanate meningkatkan sekresi mukus cair di saluran pernapasan dan merangsang silia, sedangkan minyak atsiri bekerja sebagai bronkodilator ringan melalui relaksasi otot polos bronkus.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Nasturtium.
Interaksi & Kontraindikasi Nasturtium dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Nasturtium (Tropaeolum majus) adalah tanaman herbal yang dikenal karena kandungan senyawa bioaktifnya, terutama glukosinolat (seperti benzyl glucosinolate) yang menghasilkan minyak mustard (isothiocyanates). Meskipun sering digunakan dalam pengobatan tradisional dan kuliner, konsumsi tanaman ini dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan sejumlah efek samping. Efek samping yang paling umum berkaitan dengan iritasi pada saluran pencernaan. Kandungan minyak atsiri yang kuat dapat memicu rasa perih, mual, muntah, serta iritasi pada lambung, terutama pada individu yang memiliki sensitivitas lambung tinggi atau penderita tukak lambung (ulkus peptikum).
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Nasturtium.