Advertisement
Panax notoginseng, yang dikenal luas sebagai Notoginseng atau San Qi dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tanaman herba tahunan dari famili Araliaceae. Tumbuhan ini asli dari pegunungan Yunnan dan Guangxi di Tiongkok selatan, tumbuh subur di hutan lembab dengan ketinggian 1.200–2.000 meter di atas permukaan laut. Berbeda dengan kerabatnya Panax ginseng yang lebih dikenal sebagai tonik adaptogen, San Qi memiliki karakteristik unik: akar utamanya yang berdaging dan berwarna kuning kecokelatan sering disebut "akar berlian" karena khasiatnya yang ampuh dalam menghentikan pendarahan dan mengurangi pembengkakan. Daunnya majemuk menjari dengan lima helai daun, serta bunga majemuk berwarna hijau kekuningan yang kemudian menghasilkan buah beri merah kecil. Nama "San Qi" berarti "tiga-tujuh" yang merujuk pada durasi panen optimal antara tiga hingga tujuh tahun setelah penanaman.
Tumbuh subur di daerah pegunungan dengan iklim sejuk dan lembap, biasanya di ketinggian 1.000-2.000 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini sangat manja dengan tanah yang punya drainase baik dan tidak suka terkena sinar matahari langsung secara terus-menerus. Karakteristik/ciri-ciri Ginseng Cina (Panax notoginseng):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Bagian paling berharga, berbentuk seperti umbi yang tebal, berdaging, dan sering bercabang menyerupai tubuh manusia atau mirip kerucut terbalik dengan kulit berwarna abu-abu kehijauan atau cokelat kekuningan. |
| Batang | Tumbuh tegak lurus (erektil) dengan tinggi sekitar 20-60 cm, bertekstur lunak dan tidak bercabang, dengan warna hijau yang kadang agak ungu saat masih muda. |
| Daun | Tipe daun majemuk yang tumbuh melingkar di ujung batang. Setiap tangkai biasanya punya 3-7 anak daun berbentuk oval atau elips dengan tepian yang bergerigi halus. |
| Bunga | Muncul di tengah pucuk tanaman, berbentuk payung kecil dengan warna kuning kehijauan yang mekar sekitar bulan Juli-Agustus. |
| Buah | Buah buni kecil yang awalnya hijau, lalu berubah warna menjadi merah cerah saat sudah matang, dan di dalamnya terdapat biji berbentuk ginjal. |
8 Manfaat Ginseng Cina untuk kesehatan.
Panax notoginseng menurunkan agregasi platelet melalui inhibisi jalur P2Y12 reseptor dan penurunan ekspresi P-selektin, serta menghambat aktivitas trombin dan faktor Xa. Ginsenosida Rg1 dan Rb1 meningkatkan produksi NO dari endotel via aktivasi eNOS, menyebabkan vasodilatasi. Notoginsenosida R1 juga menghambat aktivasi NF-κB dan menekan ekspresi molekul adhesi (ICAM-1, VCAM-1).
Notoginseng menghambat jalur COX-2 dan 5-LOX, menurunkan produksi prostaglandin E2 dan leukotrien. Ginsenosida Rd dan Re juga memblokir NF-κB dan aktivasi NLRP3 inflammasome, serta mengurangi ekspresi sitokin pro-inflamasi TNF-α, IL-1β, dan IL-6.
Ginsenosida Rg1 dan Rb1 melindungi neuron melalui aktivasi jalur PI3K/Akt dan Nrf2/ARE, mengurangi stres oksidatif dan apoptosis. Notoginsenosida R1 meningkatkan faktor neurotropik BDNF dan menghambat akumulasi beta-amiloid via regulasi autofagi.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Ginseng Cina.
Interaksi & Kontraindikasi Ginseng Cina dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Ginseng Tienchi (Panax notoginseng), yang dikenal juga sebagai Sanqi atau Notoginseng, adalah tanaman herbal tradisional Tiongkok yang sering digunakan untuk meningkatkan sirkulasi darah, menghentikan perdarahan, dan meredakan nyeri. Meskipun memiliki berbagai manfaat terapeutik, penggunaan ginseng ini dapat menimbulkan sejumlah efek samping, terutama jika dikonsumsi secara tidak tepat atau berlebihan. Efek samping yang paling umum dilaporkan meliputi gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, mulut kering, dan diare ringan. Pada beberapa individu, stimulan alami yang terkandung di dalamnya juga dapat memicu sakit kepala, pusing, kegelisahan, serta gangguan tidur (insomnia) jika dikonsumsi menjelang waktu istirahat.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Ginseng Cina.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Ginseng Cina.