Advertisement
Akar Paeonia lactiflora, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Bai Shao, berasal dari tanaman peoni putih yang termasuk dalam famili Paeoniaceae. Tanaman herba menahun ini tumbuh liar di kawasan Asia Timur, terutama di Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Bagian yang digunakan secara medis adalah akar yang telah dikupas dan dikeringkan. Dalam sistem pengobatan Tionghoa, Bai Shao dikategorikan sebagai ramuan yang bersifat sedikit dingin, berasa asam dan pahit, serta masuk ke meridian hati dan limpa. Khasiat utamanya adalah menyehatkan darah, mengatur sirkulasi energi (qi), dan meredakan nyeri, terutama yang berkaitan dengan ketidakseimbangan fungsi hati dan darah.
Advertisement
Kandungan kimia utama dalam Bai Shao meliputi paeoniflorin, albiflorin, benzoylpaeniflorin, dan berbagai glikosida monoterpena. Paeoniflorin merupakan senyawa aktif yang paling banyak diteliti, memiliki efek antiinflamasi, analgesik, antispasmodik, dan imunomodulator. Senyawa ini bekerja dengan menghambat pelepasan mediator inflamasi seperti prostaglandin dan leukotrien, serta memodulasi aktivitas sel imun. Secara farmakologis, ekstrak Bai Shao juga menunjukkan aktivitas hepatoprotektif dan efek pelindung terhadap kerusakan oksidatif pada sel. Karena sifatnya yang menenangkan, akar peoni putih sering digunakan dalam ramuan untuk meredakan kram otot polos, khususnya pada organ pencernaan dan rahim.
Dalam praktik klinis, Bai Shao sering diresepkan dalam kombinasi dengan ramuan lain, misalnya dengan Akar Licorice (Gan Cao) untuk mengatasi nyeri perut dan kejang otot, atau dengan Akar Angelica Sinensis (Dang Gui) untuk memperkuat darah dan mengatasi gangguan menstruasi seperti dismenore dan siklus tidak teratur. Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaan Bai Shao tidak dianjurkan pada pasien dengan limpa yang lemah dan diare berat, atau pada wanita hamil tanpa pengawasan ahli herbal. Sebagai tanaman obat yang telah melewati uji waktu selama ribuan tahun, Paeonia lactiflora tetap menjadi komponen penting dalam formula tradisional maupun suplemen herbal modern yang mendukung kesehatan hati, darah, dan keseimbangan hormonal.
Manfaat White Peony Root / Bai Shao untuk kesehatan.
Paeoniflorin dan paeonol menghambat aktivasi NF-κB dan jalur MAPK, menurunkan produksi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Juga menghambat ekspresi COX-2 dan iNOS, serta mengurangi degradasi kartilago melalui inhibisi MMP-13 dan ADAMTS-5.
Paeoniflorin memblokir kanal kalsium tipe-L pada otot polos uterus, menurunkan konsentrasi kalsium intraseluler, dan menghambat kontraksi yang diinduksi PGF2α. Juga memodulasi sistem opioid endogen dan menekan produksi prostaglandin melalui inhibisi COX-2.
Paeoniflorin dan albiflorin meningkatkan aktivitas AMPK, menghambat lipogenesis de novo melalui downregulasi SREBP-1c dan FAS, serta mengurangi stres oksidatif melalui aktivasi Nrf2/HO-1. Juga menekan inflamasi melalui jalur TLR4/NF-κB.
Paeoniflorin dan paeonol memodulasi sumbu HPA (menurunkan kortisol), meningkatkan kadar BDNF dan serotonin di hipokampus, serta mengaktifkan jalur CREB/BDNF. Juga menghambat aktivasi mikroglia dan menurunkan sitokin pro-inflamasi di CNS.
Advertisement
Kandungan Fitokimia (Active Compounds) White Peony Root / Bai Shao.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang White Peony Root / Bai Shao.