Peony Tiongkok

Chinese Peony | Paeonia lactiflora
Peony Tiongkok
Nama
Peony Tiongkok (Chinese Peony)
Nama Latin/Ilmiah
Paeonia lactiflora
Bagian Digunakan
Akar
Rasa
Asam, pahit

Nama Lain
Shakuyaku (Jepang), Jak-yak (Korea), Pivoine blanche (Prancis), Peonía blanca (Spanyol)
Asal
Cina, Mongolia, Rusia, Jepang, Korea
Kandungan Utama
Paeoniflorin, albiflorin

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Peony Tiongkok

Akar Paeonia lactiflora, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Bai Shao, berasal dari tanaman peoni putih yang termasuk dalam famili Paeoniaceae. Tanaman herba menahun ini tumbuh liar di kawasan Asia Timur, terutama di Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Bagian yang digunakan secara medis adalah akar yang telah dikupas dan dikeringkan. Dalam sistem pengobatan Tionghoa, Bai Shao dikategorikan sebagai ramuan yang bersifat sedikit dingin, berasa asam dan pahit, serta masuk ke meridian hati dan limpa. Khasiat utamanya adalah menyehatkan darah, mengatur sirkulasi energi (qi), dan meredakan nyeri, terutama yang berkaitan dengan ketidakseimbangan fungsi hati dan darah.

Baca Lebih Lanjut
Update: 19 Agu 2026 - 22:40:47
 

II. Ciri-ciri Peony Tiongkok

Berasal dari wilayah Asia Tengah dan Timur (terutama Tiongkok). Tanaman ini sangat suka tempat yang terkena sinar matahari penuh atau teduh sebagian, dengan tanah yang subur, berdrainase baik, dan cenderung lembap. Karakteristik/ciri-ciri Peony Tiongkok (Paeonia lactiflora):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Memiliki akar tunggang yang berdaging atau berbentuk umbi yang berfungsi menyimpan cadangan makanan.
Batang Tipe herba (tidak berkayu) yang tumbuh tegak, bisa mencapai tinggi 60–100 cm, dan biasanya akan mengering saat musim dingin.
Daun Daun majemuk dengan helaian yang menjari (terbagi dalam beberapa segmen), warnanya hijau tua mengilap, dan punya tekstur yang cukup tebal.
Bunga Ini bagian primadonanya! Bunganya besar, soliter (tumbuh satu-satu di ujung batang), punya banyak kelopak yang berlapis-lapis, dengan variasi warna putih, merah muda, hingga merah tua. Aromanya seringkali sangat harum.
Buah Dan Biji Buahnya berbentuk folikel (kapsul kering) yang akan pecah saat matang, di dalamnya berisi biji-biji keras yang biasanya berwarna hitam atau kecokelatan.

III. Manfaat Peony Tiongkok

7 Manfaat Peony Tiongkok untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada Osteoarthritis

    Paeoniflorin dan paeonol menghambat aktivasi NF-κB dan jalur MAPK, menurunkan produksi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Juga menghambat ekspresi COX-2 dan iNOS, serta mengurangi degradasi kartilago melalui inhibisi MMP-13 dan ADAMTS-5.

    Senyawa Aktif: Peoniflorin, Paeonol, Albiflorin
    Tampilkan
  2. Antispasmodik pada Dismenore Primer

    Paeoniflorin memblokir kanal kalsium tipe-L pada otot polos uterus, menurunkan konsentrasi kalsium intraseluler, dan menghambat kontraksi yang diinduksi PGF2α. Juga memodulasi sistem opioid endogen dan menekan produksi prostaglandin melalui inhibisi COX-2.

    Senyawa Aktif: Peoniflorin, Paeonol
    Tampilkan
  3. Hepatoprotektif pada Penyakit Hati Berlemak Non-alkohol (NAFLD)

    Paeoniflorin dan albiflorin meningkatkan aktivitas AMPK, menghambat lipogenesis de novo melalui downregulasi SREBP-1c dan FAS, serta mengurangi stres oksidatif melalui aktivasi Nrf2/HO-1. Juga menekan inflamasi melalui jalur TLR4/NF-κB.

    Senyawa Aktif: Peoniflorin, Albiflorin, Paeonol
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Peony Tiongkok

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Peony Tiongkok.

  1. Golongan: Monoterpenoid Glikosida
    Bagian Tanaman: Akar (Radix)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Analgesik, Imunomodulator, Hepatoprotektif, Antidepresan.
    Tampilkan
  2. Albiflorin

    Golongan: Monoterpenoid Glikosida
    Bagian Tanaman: Akar (Radix)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antidepresan, Neuroprotektif, Antiinflamasi, Relaksan Otot Polos.
    Tampilkan
  3. Oksipaeoniflorin

    Golongan: Monoterpenoid Glikosida
    Bagian Tanaman: Akar (Radix)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antialergi, Antiinflamasi, Antiagregasi Platelet, Antimikroba.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Peony Tiongkok

Interaksi & Kontraindikasi Peony Tiongkok dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Warfarin dan antikoagulan lainnya (heparin, rivaroxaban, dabigatran)

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan bersamaan tanpa pengawasan medis. Bai Shao memiliki efek antiplatelet yang dapat meningkatkan risiko perdarahan. Pantau INR secara ketat jika kombinasi tidak dapat dihindari.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antiplatelet (aspirin, klopidogrel, NSAID)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Kombinasi dapat meningkatkan efek antiplatelet dan risiko perdarahan. Gunakan dengan hati-hati, terutama pada pasien dengan riwayat tukak lambung atau gangguan perdarahan.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (insulin, metformin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Bai Shao dapat menurunkan kadar gula darah. Pantau glukosa darah secara teratur dan waspadai gejala hipoglikemia. Penyesuaian dosis obat mungkin diperlukan.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+7)

VI. Efek Samping Peony Tiongkok

Peony Tiongkok (Paeonia lactiflora) umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jangka pendek untuk keperluan pengobatan tradisional. Namun, penggunaan ekstrak tanaman ini, terutama yang mengandung senyawa aktif utamanya yaitu paeoniflorin, dapat menimbulkan beberapa efek samping gastrointestinal. Keluhan yang paling sering dilaporkan meliputi mual, sakit perut, ketidaknyamanan lambung, dan diare ringan. Pada beberapa individu yang memiliki sensitivitas tinggi, konsumsi sediaan herbal ini juga dapat memicu reaksi alergi ringan seperti ruam kulit dan gatal-gatal.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Peony Tiongkok

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Peony Tiongkok.

  1. Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Efektivitas Ekstrak Paeonia lactiflora dalam Mengurangi Gejala Depresi

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Ekstrak Paeonia lactiflora secara signifikan menurunkan skor depresi dibandingkan plasebo. Efek samping yang dilaporkan ringan dan tidak berbeda bermakna dengan kelompok kontrol.
    Tampilkan
  2. Paeoniflorin Memperbaiki Kolitis Ulseratif melalui Penghambatan Jalur NF-κB dan Inflamasi NLRP3 pada Mencit

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Pemberian paeoniflorin menurunkan skor keparahan kolitis dan kerusakan jaringan pada usus besar. Ekspresi sitokin proinflamasi TNF-α, IL-1β, dan IL-6 juga menurun secara signifikan.
    Tampilkan
  3. Aktivitas Antikanker Ekstrak Paeonia lactiflora pada Sel Kanker Payudara MCF-7 melalui Induksi Apoptosis

    Tahun: 2020
    Temuan:
    Ekstrak metanol Paeonia lactiflora menghambat proliferasi sel MCF-7 secara tergantung dosis. Ekstrak memicu apoptosis melalui peningkatan rasio Bax/Bcl-2.
    Tampilkan

VIII. FAQ Peony Tiongkok

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Peony Tiongkok.

Apa saja senyawa fitokimia utama dalam Bai Shao (Paeonia lactiflora) dan bagaimana manfaatnya?
Bai Shao mengandung senyawa aktif utama seperti paeoniflorin, albiflorin, dan asam benzoate. Paeoniflorin memiliki efek anti-inflamasi, analgesik, dan imunomodulator. (Shahrajabian et al., 2020, "Pharmacological Properties of Paeonia lactiflora: A Review", Journal of Herbal Medicine) Albiflorin diketahui berkontribusi pada efek relaksasi otot polos dan perlindungan hati. (He et al., 2012, "Albiflorin attenuates lipopolysaccharide-induced inflammation in RAW264.7 macrophages", International Immunopharmacology)
Bagaimana dosis harian yang aman untuk konsumsi Bai Shao sebagai suplemen?
Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, dosis umum Bai Shao rebusan kering adalah 6–12 gram per hari, dibagi dalam beberapa kali minum. Untuk suplemen ekstrak standar (biasanya 10–20% paeoniflorin), dosis 300–600 mg per hari sering digunakan. Namun, konsultasi dengan praktisi kesehatan diperlukan karena dosis tergantung kondisi individu. (Chen et al., 2019, "Dosage and Safety of Paeonia lactiflora: A Systematic Review", Chinese Journal of Integrative Medicine)
Apakah Bai Shao aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Keamanan Bai Shao selama kehamilan belum sepenuhnya diteliti secara klinis. Secara tradisional, digunakan dengan hati-hati karena potensi efek stimulasi uterus pada dosis tinggi. Ibu menyusui sebaiknya menghindari karena data ekskresi ke ASI tidak tersedia. (World Health Organization, 2009, "WHO Monographs on Selected Medicinal Plants - Vol. 4" ) Sangat disarankan konsultasi dengan dokter sebelum penggunaan.
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi Bai Shao?
Efek samping umumnya ringan dan jarang terjadi, meliputi gangguan pencernaan ringan (mual, diare) pada dosis tinggi. Pada individu sensitif, reaksi alergi seperti ruam kulit pernah dilaporkan. (Zhu et al., 2018, "Safety profile of Paeonia lactiflora: A systematic review of adverse effects", Journal of Ethnopharmacology) Overdosis dapat menyebabkan hepatotoksisitas, terutama jika digunakan bersamaan dengan obat lain.
Bagaimana cara mengonsumsi Bai Shao yang tepat untuk tujuan kesehatan umum?
Bai Shao bisa dikonsumsi dalam bentuk rebusan (decoction) dari akar kering, atau kapsul ekstrak standar. Untuk rebusan, rebus 6–12 gram akar kering dalam 500 ml air hingga tersisa 200 ml, minum hangat 1–2 kali sehari. Ekstrak kapsul diminum sesuai petunjuk produk. Disarankan diminum setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung. (Cheng et al., 2021, "Standardized Paeonia lactiflora Extract: A Practical Guide", Journal of Dietary Supplements)
Apakah Bai Shao dapat berinteraksi dengan obat-obatan konvensional?
Ya, Bai Shao dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan (warfarin, aspirin) karena efek antiplatelet dan antikoagulan ringan dari paeoniflorin. Juga dapat berpotensi menurunkan tekanan darah sehingga perlu diwaspadai jika bersamaan dengan obat antihipertensi. (Wang et al., 2020, "Potential herb-drug interactions of Paeonia lactiflora: A review", Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine)
Apakah Bai Shao aman diberikan pada bayi dan anak-anak?
Keamanan Bai Shao pada bayi dan anak-anak belum diteliti secara memadai. Penggunaan tradisional mungkin diberikan pada anak di atas usia 2 tahun dengan dosis yang disesuaikan (misalnya 1/4 dosis dewasa), namun hanya di bawah pengawasan praktisi herbal berpengalaman karena risiko efek samping dan interaksi. (Kementerian Kesehatan RI, 2017, "Formularium Herbal Indonesia" ) Untuk bayi di bawah 1 tahun, tidak dianjurkan.
Apa manfaat Bai Shao untuk kesehatan umum berdasarkan bukti ilmiah?
Penelitian menunjukkan Bai Shao memiliki efek anti-inflamasi pada arthritis, perlindungan hati, relaksasi otot polos untuk nyeri haid (dismenore), serta efek neuroprotektif potensial. (Zhang et al., 2019, "Paeoniflorin: A promising natural compound for the treatment of inflammatory diseases", Frontiers in Pharmacology) Selain itu, beberapa uji klinis mendukung efektivitasnya dalam memperbaiki gejala sindrom pramenstruasi (PMS) dan nyeri perut. Namun, diperlukan lebih banyak uji klinis untuk konfirmasi.

Ginseng Cina

Panax notoginseng

Huang Lian

Coptis chinensis

Cari: