Advertisement
Ginkgo biloba, sering disebut sebagai fosil hidup, adalah satu-satunya spesies yang tersisa dari divisi Ginkgophyta yang telah ada sejak zaman Permian, sekitar 270 juta tahun lalu. Keunikan utamanya terletak pada daunnya yang berbentuk kipas dengan venasi dikotomis, serta sistem reproduksi yang dioecious (berumah dua) dengan struktur mirip buah yang sebenarnya adalah biji terbungkus daging. Tumbuhan ini memiliki ketahanan luar biasa terhadap polusi, hama, dan penyakit, menjadikannya pohon perkotaan yang populer. Bahkan, beberapa spesimen di Hiroshima selamat dari bom atom dan masih hidup hingga kini, menegaskan daya tahannya yang legendaris.
Tanaman purba yang aslinya dari Tiongkok. Sangat tangguh, tahan polusi udara, dan bisa hidup ratusan hingga ribuan tahun. Suka banget sama tempat yang dapet sinar matahari cukup. Karakteristik/ciri-ciri Ginkgo Biloba (Ginkgo biloba):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Pohon | Tumbuh besar dan tinggi dengan percabangan yang cenderung melebar, kulit batangnya kasar dan berwarna abu-abu kecokelatan. |
| Daun | Bentuknya ikonik seperti kipas dengan belahan di tengah (biloba), warnanya hijau cerah pas musim panas dan berubah jadi kuning emas cantik pas musim gugur. |
| Akar | Sistem perakaran yang sangat kuat dan dalam, bikin dia stabil banget meskipun kena angin kencang. |
| Bunga Dan Biji | Bukan tanaman berbunga sejati (gymnospermae). Pohon betina menghasilkan biji yang dibungkus daging buah berwarna kekuningan dan punya bau yang agak menyengat kalau matang. |
| Tipe Kelamin | Tanaman dioecious, artinya pohon jantan dan pohon betina itu terpisah. |
8 Manfaat Ginkgo Biloba untuk kesehatan.
Meningkatkan perfusi serebral melalui vasodilatasi dan penghambatan agregasi trombosit; memodulasi sistem kolinergik dengan menghambat asetilkolinesterase dan melindungi neuron dari stres oksidatif melalui aktivitas antioksidan flavonoid dan terpen lakton; menghambat faktor pengaktif platelet (PAF) dan mengurangi neuroinflamasi.
Vasodilatasi arteri perifer melalui peningkatan produksi oksida nitrat (NO) dan penghambatan PAF; mengurangi adhesi leukosit dan agregasi trombosit; meningkatkan deformabilitas eritrosit sehingga memperbaiki mikrosirkulasi.
Meningkatkan aliran darah ke labirin dan batang otak melalui vasodilatasi; memodulasi aktivitas neurotransmitter di pusat keseimbangan serta mengurangi aktivitas ektopik pada saraf vestibuler.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Ginkgo Biloba.
Interaksi & Kontraindikasi Ginkgo Biloba dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Ginkgo biloba adalah suplemen herbal populer yang sering digunakan untuk meningkatkan fungsi kognitif dan sirkulasi darah. Meskipun umumnya dapat ditoleransi dengan baik oleh kebanyakan orang, konsumsi ekstrak Ginkgo biloba dapat menyebabkan berbagai efek samping, mulai dari yang ringan hingga yang serius. Efek samping yang paling umum dilaporkan meliputi gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare, serta sakit kepala, pusing, dan reaksi alergi pada kulit. Pada beberapa individu, penggunaan suplemen ini juga dapat memicu jantung berdebar (palpitasi) dan kecemasan ringan.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Ginkgo Biloba.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Ginkgo Biloba.