Daftar tumbuhan/bahan herbal dalam famili Rutaceae.
Daun jeruk purut, yang dikenal secara ilmiah sebagai Citrus hystrix, merupakan tanaman rempah khas Asia Tenggara yang memiliki peran vital dalam kuliner dan pengobatan tradisional. Berbeda dengan jeruk pada umumnya, daun dari spesies ini memiliki bentuk unik seperti angka delapan atau dua helai daun yang menyatu, dengan permukaan hijau tua mengilap dan aroma citrus yang sangat tajam. Tanaman ini tumbuh sebagai perdu atau pohon kecil dengan duri-duri tajam pada batangnya, serta menghasilkan buah berkerut berwarna hijau tua yang jarang digunakan secara langsung karena rasa asamnya yang ekstrem. Minyak atsiri dalam daun mengandung senyawa sitronelal dan limonene yang memberikan aroma khas, menjadikannya bahan esensial dalam masakan seperti tom yum, kari Thailand, dan berbagai hidangan Indonesia seperti rendang atau soto..
Bai makrut (Thailand), Daun jeruk purut (Indonesia), Daun limau purut (Malaysia), Kaffir lime leaf (United States), Makrut lime leaf (United Kingdom).
Daun kari, yang memiliki nama ilmiah Murraya koenigii, adalah tanaman perdu atau pohon kecil yang berasal dari daerah tropis dan subtropis, terutama di India dan Sri Lanka. Tanaman ini termasuk dalam famili Rutaceae, satu keluarga dengan jeruk-jerukan. Daunnya yang majemuk menyirip ganjil terdiri dari 11–21 helai anak daun kecil berwarna hijau gelap mengkilap. Aroma khas daun kari sangat tajam dan kompleks, mirip perpaduan citrus dan herbal, yang menjadi ciri utama penggunaannya dalam masakan Asia Selatan dan Tenggara. Tanaman ini dapat tumbuh setinggi 2–4 meter dan menghasilkan bunga kecil berwarna putih yang harum serta buah beri hitam keunguan yang dapat dimakan namun berbiji keras..
Karipatta (India), karapincha (Sri Lanka), daun kari (Malaysia), daun kari (Indonesia), meetha neem (Pakistan).
Ruta graveolens, yang dikenal luas sebagai Rue atau "herba ingatan," adalah tanaman semak abadi asli kawasan Mediterania dan Asia Barat. Daunnya yang berwarna biru-hijau kebiruan dengan bentuk menyirip ganda serta aroma tajam dan sedikit pahit menjadi ciri khasnya. Sejak zaman kuno, Rue telah digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama oleh bangsa Yunani dan Romawi, sebagai penawar racun, stimulan sistem saraf, dan pengusir serangga. Tanaman ini juga erat dikaitkan dengan mitologi dan praktik spiritual, sering dipakai dalam ritual perlindungan dan pembersihan energi negatif..
Aruda (Indonesia), rue (Inggris), ruda (Spanyol), ruta (Italia), weinraute (Jerman).