• Herbapedia.id

Kaffir Lime Leaf / Daun Jeruk Purut

Citrus hystrix

Info

Nama: Kaffir Lime Leaf / Daun Jeruk Purut
Nama Ilmiah: Citrus hystrix
Famili: Rutaceae

Nama Lain:
Bai makrut (Thailand), Daun jeruk purut (Indonesia), Daun limau purut (Malaysia), Kaffir lime leaf (United States), Makrut lime leaf (United Kingdom)
Asal:
Indonesia, Malaysia, Thailand
Bagian Utama:
Daun, Kulit Buah
Rasa:
Citrus, lime, and slightly bitter

Advertisement


I. Tentang Kaffir Lime Leaf / Daun Jeruk Purut

Daun jeruk purut, yang dikenal secara ilmiah sebagai Citrus hystrix, merupakan tanaman rempah khas Asia Tenggara yang memiliki peran vital dalam kuliner dan pengobatan tradisional. Berbeda dengan jeruk pada umumnya, daun dari spesies ini memiliki bentuk unik seperti angka delapan atau dua helai daun yang menyatu, dengan permukaan hijau tua mengilap dan aroma citrus yang sangat tajam. Tanaman ini tumbuh sebagai perdu atau pohon kecil dengan duri-duri tajam pada batangnya, serta menghasilkan buah berkerut berwarna hijau tua yang jarang digunakan secara langsung karena rasa asamnya yang ekstrem. Minyak atsiri dalam daun mengandung senyawa sitronelal dan limonene yang memberikan aroma khas, menjadikannya bahan esensial dalam masakan seperti tom yum, kari Thailand, dan berbagai hidangan Indonesia seperti rendang atau soto.

Advertisement

Secara budidaya, Citrus hystrix relatif mudah ditanam di daerah tropis dengan sinar matahari penuh dan drainase tanah yang baik. Tanaman ini dapat diperbanyak melalui biji, cangkok, atau stek batang, meskipun metode vegetatif lebih disukai untuk mempertahankan karakteristik induk. Daun segar memiliki daya simpan terbatas sehingga sering dikeringkan atau dibekukan untuk penggunaan jangka panjang. Di Indonesia, daun jeruk purut sering ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman serbaguna—selain untuk bumbu, daunnya juga digunakan dalam ritual adat atau sebagai pengusir serangga alami karena aroma kuatnya. Minyak esensial dari daun dan buahnya juga diekstrak untuk industri kosmetik, parfum, dan aromaterapi.

Dalam konteks kesehatan, daun jeruk purut mengandung antioksidan flavonoid dan senyawa antimikroba yang mendukung penggunaannya dalam pengobatan tradisional. Rebusan daun sering diminum untuk meredakan gangguan pencernaan, masuk angin, atau sebagai tonik untuk meningkatkan sirkulasi darah. Aroma menyegarkan dari daun juga dipercaya dapat mengurangi stres dan kelelahan mental. Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi khasiat medisnya secara ilmiah. Sebagai kesimpulan, Citrus hystrix bukan sekadar bumbu dapur biasa—ia adalah warisan botani yang kaya akan fungsi, dari dapur hingga apotek alami, yang terus memikat para koki, peneliti, dan pecinta tanaman di seluruh dunia.

Update: 27 Jul 2026 - 21:08:24

 

II. Manfaat Kaffir Lime Leaf / Daun Jeruk Purut

Manfaat Kaffir Lime Leaf / Daun Jeruk Purut untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada kondisi inflamasi akut dan kronis

    Ekstrak daun Citrus hystrix menghambat produksi mediator pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-6, dan COX-2 melalui penekanan aktivasi NF-κB dan MAPK (ERK, JNK, p38) pada makrofag. Senyawa flavonoid dan alkaloid menghambat enzim lipoxygenase dan siklooksigenase.

    Senyawa Aktif: Flavonoid (rutin, quercetin), Alkaloid (citrusin A), Minyak atsiri (citronellal, linalool)
    Tampilkan
  2. Antimikroba spektrum luas terhadap bakteri dan jamur patogen

    Minyak atsiri dan senyawa terpenoid merusak integritas membran sel mikroba dengan mengganggu lapisan lipid bilayer, menyebabkan kebocoran ion dan kematian sel. Juga menghambat pembentukan biofilm dan menurunkan motilitas bakteri.

    Senyawa Aktif: Citronellal, Citronellol, Linalool, Geraniol
    Tampilkan
  3. Antioksidan tinggi untuk perlindungan seluler

    Polifenol dan flavonoid mendonasikan atom hidrogen kepada radikal bebas, menetralkan ROS, serta meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan glutathione peroksidase melalui aktivasi Nrf2.

    Senyawa Aktif: Quercetin, Rutin, Asam klorogenat, Vitamin C
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Kaffir Lime Leaf / Daun Jeruk Purut

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kaffir Lime Leaf / Daun Jeruk Purut.

  1. Citronellal

    Golongan: Monoterpenoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba (bakteri, Jamur), Antiinflamasi, Insektisida, Repelan Nyamuk
    Tampilkan
  2. Citronellol

    Golongan: Monoterpenoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba, Antioksidan, Sedatif Ringan (aromaterapi)
    Tampilkan
  3. Linalool

    Golongan: Monoterpenoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Anksiolitik, Sedatif, Antikonvulsan (preklinis), Antimikroba
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

IV. Interaksi & Kontraindikasi Kaffir Lime Leaf / Daun Jeruk Purut

Obat antihipertensi (ACE inhibitor, calcium channel blocker, beta blocker)

Tingkat Resiko: Rendah
Rekomendasi:
Konsumsi daun jeruk purut dalam jumlah kuliner aman. Namun, penggunaan ekstrak dosis tinggi secara kronis dapat menambah efek penurunan tekanan darah. Pantau tekanan darah secara berkala jika mengonsumsi suplemen.

Obat antidiabetik (metformin, insulin, sulfonilurea)

Tingkat Resiko: Sedang
Rekomendasi:
Daun jeruk purut dilaporkan memiliki aktivitas penurun glukosa darah. Kombinasi dengan obat antidiabetik dapat meningkatkan risiko hipoglikemia. Monitor gula darah secara ketat dan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen.

Obat sedatif/hipnotik (benzodiazepin, barbiturat, antihistamin sedatif)

Tingkat Resiko: Rendah
Rekomendasi:
Daun jeruk purut mengandung senyawa aromatik yang dapat memberikan efek relaksasi ringan. Jika dikombinasikan dengan obat penenang, potensi sedasi berlebihan perlu diwaspadai. Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin berat apabila efek sedasi terasa.
Tampilkan Semua Kontraindikasi

V. FAQ Kaffir Lime Leaf / Daun Jeruk Purut

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kaffir Lime Leaf / Daun Jeruk Purut.

Apa manfaat kesehatan utama dari daun jeruk purut (Citrus hystrix)?
Daun jeruk purut kaya akan senyawa fitokimia seperti flavonoid, tanin, dan minyak atsiri (sitronelal, limonene) yang memberikan aktivitas antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi. Studi menunjukkan ekstrak daun dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan sistem imun (Chandrakar et al., 2021; Journal of Pharmacy and Pharmacology).
Bagaimana cara mengonsumsi daun jeruk purut dengan aman dalam kehidupan sehari-hari?
Daun jeruk purut umumnya digunakan sebagai bumbu masakan dalam jumlah wajar (2-5 lembar per hidangan). Konsumsi langsung dalam bentuk segar atau kering aman, namun hindari penggunaan minyak atsiri murni tanpa pengenceran karena dapat mengiritasi saluran cerna. Pastikan daun dicuci bersih sebelum digunakan (Nakamura et al., 2019; Food Chemistry).
Apakah daun jeruk purut aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Penggunaan daun jeruk purut sebagai bumbu dapur dalam jumlah normal dianggap aman selama kehamilan dan menyusui. Namun, konsumsi ekstrak pekat atau suplemen herbal tidak dianjurkan karena kurangnya studi keamanan pada populasi ini. Kandungan senyawa aktif seperti sitronelal dapat memengaruhi kontraksi rahim jika dikonsumsi berlebihan (Ernst, 2002; British Journal of Obstetrics and Gynaecology).
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi daun jeruk purut?
Efek samping jarang terjadi pada penggunaan normal. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan iritasi lambung, mulas, atau reaksi alergi pada individu sensitif. Minyak atsiri murni jika tertelan dapat menyebabkan keracunan. Studi pada hewan menunjukkan dosis tinggi ekstrak daun dapat menekan sistem saraf pusat (Lertsatitthanakorn et al., 2006; Fitoterapia).
Bagaimana penggunaan daun jeruk purut untuk bayi dan anak-anak?
Untuk bayi di bawah 6 bulan, tidak dianjurkan memberikan daun jeruk purut secara langsung. Pada anak-anak, penggunaan sebagai bumbu masakan dalam jumlah kecil (misalnya 1 lembar dalam sup) dianggap aman. Tidak ada data klinis yang mendukung pemberian sebagai obat herbal untuk anak. Hindari penggunaan minyak esensial secara oral pada anak (Tisserand & Young, 2014; Essential Oil Safety).
Apakah daun jeruk purut dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk penyakit tertentu?
Secara tradisional, daun jeruk purut digunakan untuk meredakan perut kembung, masuk angin, dan sebagai antiseptik ringan. Beberapa studi in vitro dan in vivo mendukung aktivitas antimikroba terhadap bakteri dan jamur, serta efek penurun tekanan darah. Namun, bukti klinis pada manusia masih terbatas; konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum digunakan sebagai terapi (Prakobsri et al., 2017; Journal of Ethnopharmacology).
Apa kandungan fitokimia utama dalam daun jeruk purut yang bertanggung jawab atas khasiatnya?
Daun jeruk purut mengandung minyak atsiri dengan komponen utama sitronelal (hingga 80%), limonene, dan β-pinene. Selain itu, terdapat flavonoid seperti rutin, quercetin, dan hesperidin, serta senyawa fenolik lainnya. Senyawa-senyawa ini berkontribusi pada aktivitas antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi (Sawamura et al., 2004; Flavour and Fragrance Journal).

Lemongrass / Serai

Cymbopogon citratus

Pandan Leaf / Daun Pandan

Pandanus amaryllifolius