Sampel:
Minyak atsiri daun Citrus hystrix; larva Aedes aegypti instar III/IV, 25 larva per konsentrasi dengan 4 ulangan.
Dosis/Durasi:
Konsentrasi 25, 50, 75, 100, dan 125 μg/mL; pengamatan 24 dan 48 jam.
Temuan:
Minyak atsiri jeruk purut menyebabkan mortalitas 100% larva pada konsentrasi 125 μg/mL setelah 24 jam. Nilai LC50 diperoleh sebesar 58,5 μg/mL, sehingga berpotensi sebagai larvasida alami.