Rhubarb Root / Da Huang

Rheum palmatum
Nama: Rhubarb Root / Da Huang
Nama Latin/Ilmiah: Rheum palmatum
Famili: Polygonaceae

Kandungan:
Antrakuinon (emodin, rhein, aloe-emodin, krisofanol, fisikon), tanin, dan glikosida
Nama Lain:
da huang (China), dai-oh (Jepang), daehwang (Korea), revand chini (India), chinese rhubarb (Inggris)
Asal:
Cina, Tibet, Mongolia
Bagian Utama:
Akar dan Rimpang
Rasa:
Pahit

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Rhubarb Root / Da Huang

Rhubarb Root, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Da Huang, berasal dari spesies Rheum palmatum serta kerabat dekatnya seperti Rheum officinale. Tanaman ini adalah herba tahunan dengan batang bawah tanah yang tebal dan daun besar. Akar serta rimpangnya yang dikeringkan menjadi bahan utama dalam berbagai ramuan herbal. Da Huang telah digunakan selama ribuan tahun, terutama untuk membersihkan panas, melancarkan buang air besar, serta mengatasi stagnasi makanan. Dalam sistem pengobatan tradisional, ia digolongkan sebagai obat yang bersifat dingin dan pahit, yang bekerja pada meridian limpa, lambung, usus besar, hati, dan perikardium.

Advertisement

Khasiat farmakologis utama Rheum palmatum berasal dari kandungan senyawa antrakuinon, seperti emodin, rhein, dan aloe-emodin, serta glikosida dianthron (sennosida). Senyawa-senyawa inilah yang memberikan efek laksatif kuat dengan merangsang peristaltik usus besar dan menghambat reabsorpsi air dan elektrolit. Selain itu, Da Huang juga memiliki aktivitas antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, dan hepatoprotektif. Karena potensinya yang tinggi, penggunaan Da Huang harus hati-hati—dosis kecil bersifat tonik dan astringen, sedangkan dosis besar bersifat purgatif. Efek samping seperti kram perut, dehidrasi, dan ketidakseimbangan elektrolit dapat terjadi jika digunakan secara berlebihan.

Dalam konteks penelitian modern, Rheum palmatum terus dikaji untuk aplikasi di luar sistem pencernaan, misalnya sebagai agen antikanker potensial dan pengatur metabolisme lipid. Ekstraknya telah menunjukkan kemampuan menginduksi apoptosis pada sel kanker kolorektal dan menghambat proliferasi sel tumor. Namun, penggunaan terapeutik harus didasarkan pada diagnosis yang tepat karena sifatnya yang keras. Di Indonesia, Da Huang biasanya tersedia dalam bentuk serbuk atau kapsul yang diimpor, dan penggunaannya umumnya diawasi oleh praktisi herbal atau dokter yang berpengalaman. Pemahaman mendalam tentang interaksi antara senyawa aktif dan kondisi fisiologis pasien menjadi kunci untuk memanfaatkan manfaatnya secara aman.

Update: 30 Jul 2026 - 22:16:25

 

II. Manfaat Rhubarb Root / Da Huang

Manfaat Rhubarb Root / Da Huang untuk kesehatan.

  1. Laksatif (Konstipasi)

    Senyawa antrakuinon (sennosides, rhein) dihidrolisis oleh bakteri usus menjadi metabolit aktif yang merangsang peristaltik usus melalui aktivasi reseptor prostaglandin EP dan peningkatan sekresi cairan usus.

    Senyawa Aktif: Sennosides, Rhein, Emodin
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi pada Osteoartritis

    Emodin menghambat aktivitas COX-2 dan jalur NF-κB, mengurangi produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6). Rhein menekan aktivasi NLRP3 inflammasome.

    Senyawa Aktif: Emodin, Rhein, Aloe-emodin
    Tampilkan
  3. Antimikroba Spektrum Luas

    Emodin dan rhein mengganggu membran sel bakteri melalui interkalasi DNA dan inhibisi topoisomerase II, serta mengkhelat ion logam esensial. Efektif terhadap bakteri Gram-positif dan -negatif serta jamur Candida.

    Senyawa Aktif: Emodin, Rhein, Chrysophanol
    Tampilkan
  4. Antioksidan

    Polifenol dan antrakuinon mendonorkan elektron, menangkal radikal bebas (ROS, RNS), serta meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE.

    Senyawa Aktif: Emodin, Rhein, Antosianin, Flavonoid
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Rhubarb Root / Da Huang

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Rhubarb Root / Da Huang.

  1. Golongan: Antrakuinon
    Bagian Tanaman: Akar dan rimpang (Radix et Rhizoma Rhei)
    Aktivitas Farmakologis:
    Laksatif (stimulasi Motilitas Usus Melalui Aktivasi Reseptor Serotonin 5-HT4); Antiinflamasi (inhibisi Jalur NF-κB Dan Produksi TNF-α); Antiproliferatif Pada Sel Kanker Kolorektal In Vitro..
    Tampilkan
  2. Rhein

    Golongan: Antrakuinon
    Bagian Tanaman: Akar dan rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Laksatif (efek Katartik Melalui Stimulasi Sekresi Air Dan Elektrolit Di Usus); Antiinflamasi (menghambat COX-2 Dan INOS); Aktivitas Nefroprotektif Pada Model Hewan (studi Praklinis)..
    Tampilkan
  3. Aloe-emodin

    Golongan: Antrakuinon
    Bagian Tanaman: Akar dan rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antibakteri (terhadap Staphylococcus Aureus Dan Helicobacter Pylori In Vitro); Sitotoksik Terhadap Berbagai Sel Kanker (misal: Hepar, Payudara) Melalui Induksi Apoptosis; Penghambat Topoisomerase II (in Vitro)..
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

IV. Interaksi & Kontraindikasi Rhubarb Root / Da Huang

Antasida (misalnya aluminium hidroksida, magnesium hidroksida)

Tingkat Resiko: Rendah
Rekomendasi:
Berikan jarak waktu minimal 2 jam antara konsumsi Da Huang dan antasida untuk menghindari penurunan efektivitas pencahar.

Suplemen zat besi

Tingkat Resiko: Rendah
Rekomendasi:
Konsumsi dengan jarak waktu 1-2 jam karena tanin dalam Da Huang dapat mengikat besi dan mengurangi penyerapannya.

Penggunaan bersamaan dengan Obat diuretik loop (misalnya furosemide)

Tingkat Resiko: Sedang
Rekomendasi:
Pantau kadar elektrolit (terutama kalium) secara berkala karena efek pencahar Da Huang dapat memperburuk hipokalemia.
Tampilkan Semua Kontraindikasi

V. FAQ Rhubarb Root / Da Huang

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Rhubarb Root / Da Huang.

Apa kandungan fitokimia utama dalam Rhubarb Root (Da Huang) yang bertanggung jawab atas efek farmakologisnya?
Rhubarb Root (Rheum palmatum) mengandung antrakuinon glikosida seperti emodin, rhein, aloe-emodin, dan chrysophanol, serta tanin dan stilbenoid (misalnya resveratrol). Senyawa antrakuinon inilah yang memberikan efek laksatif kuat, sementara tanin memberikan efek antidiare pada dosis kecil. Referensi: (Kommission E, 1998; WHO Monographs on Selected Medicinal Plants, 1999)
Bagaimana cara penggunaan Rhubarb Root yang aman untuk mengatasi sembelit pada orang dewasa?
Untuk konstipasi akut, dosis umum adalah 1–2 gram akar kering yang diseduh sebagai teh (infus) selama 8–12 jam, diminum sekali sehari pada malam hari. Efek laksatif muncul dalam 6–12 jam. Penggunaan tidak boleh lebih dari 1–2 minggu tanpa pengawasan medis karena risiko ketergantungan dan gangguan elektrolit. Referensi: (Blumenthal et al., The Complete German Commission E Monographs, 1998)
Apakah Rhubarb Root aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Tidak aman. Rhubarb Root dikontraindikasikan pada kehamilan karena senyawa antrakuinon dapat merangsang kontraksi uterus dan meningkatkan risiko keguguran prematur. Pada ibu menyusui, antrakuinon dapat diekskresikan ke dalam ASI dan menyebabkan diare pada bayi. Referensi: (European Medicines Agency, 2020; Brinker, Herb Contraindications and Drug Interactions, 2001)
Bisakah Rhubarb Root digunakan pada bayi atau anak-anak?
Tidak dianjurkan. Anak di bawah 12 tahun tidak boleh menggunakan Rhubarb Root karena risiko dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, dan iritasi gastrointestinal yang parah. Kasus keracunan pada anak akibat overdosis antrakuinon telah dilaporkan. Referensi: (American Herbal Products Association, 1997; Chan et al., Journal of Toxicology, 2008)
Apa efek samping yang paling umum dari konsumsi Rhubarb Root?
Efek samping yang sering terjadi meliputi kram perut, sakit perut, diare berair, dan dehidrasi. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan melanosis coli (pigmentasi kolon yang reversibel), gangguan keseimbangan elektrolit (hipokalemia), dan diare kronis. Overdosis dapat menyebabkan muntah, hematuria, dan kerusakan ginjal. Referensi: (Bensky & Gamble, Chinese Herbal Medicine, 1993; Ernst, Herbal Medicine: A Concise Overview, 2006)
Apakah Rhubarb Root dapat berinteraksi dengan obat-obatan modern?
Ya. Rhubarb Root dapat meningkatkan efek diuretik dan obat pencahar lainnya, meningkatkan risiko hipokalemia bila digunakan bersamaan dengan digoxin atau diuretik thiazide. Juga dapat mengganggu absorpsi obat oral karena mempercepat transit usus. Hindari penggunaan bersamaan dengan warfarin karena efek antikoagulan potensial dari antrakuinon. Referensi: (Gruenwald et al., PDR for Herbal Medicines, 2007; Williamson et al., Interactions of Herbs with Drugs, 2005)
Apakah Rhubarb Root memiliki manfaat selain sebagai laksatif?
Ya. Ekstrak Rhubarb Root menunjukkan aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, dan anti-kanker dalam studi in vitro. Senyawa emodin dan rhein telah diteliti untuk efek perlindungan hati dan ginjal, serta penghambatan pertumbuhan sel tumor tertentu. Namun, bukti klinis pada manusia masih terbatas dan memerlukan penelitian lebih lanjut. Referensi: (Lee et al., Phytotherapy Research, 2012; Kang et al., Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2013)
Bagaimana cara membedakan Rhubarb Root yang berkualitas baik sebagai herbal?
Rhubarb Root berkualitas baik berasal dari spesies Rheum palmatum atau Rheum officinale. Akar kering harus berwarna kuning kecoklatan hingga oranye, beraroma khas tajam, dan terasa pahit. Hindari produk yang terlalu gelap atau berjamur. Standardisasi kandungan antrakuinon (biasanya 2–5% total antrakuinon) disarankan. Referensi: (Chinese Pharmacopoeia, 2020; WHO Monographs, 1999)
Apakah Rhubarb Root aman untuk penderita gangguan ginjal atau hati?
Tidak dianjurkan tanpa pengawasan medis. Penderita gangguan ginjal rentan terhadap akumulasi antrakuinon yang dapat memperburuk fungsi ginjal. Pada penyakit hati, risiko hepatotoksisitas dari senyawa emodin masih diperdebatkan, namun beberapa kasus kerusakan hati dilaporkan pada penggunaan dosis tinggi. Konsultasi dengan tenaga kesehatan sangat diperlukan. Referensi: (Teschke et al., Hepatology, 2012; Efferth et al., Planta Medica, 2011)

Magnolia Bark / Hou Po

Magnolia officinalis

Ligusticum / Chuan Xiong

Ligusticum chuanxiong