Apocynaceae

Herba:

Daftar tumbuhan/bahan herbal dalam famili Apocynaceae.

Page 1 of 1. Total: 5 ditemukan.
Tapak Dara

Tapak Dara / Periwinkle

Catharanthus roseus

Tapak dara (Catharanthus roseus), yang juga dikenal sebagai periwinkle atau vinca rosea, adalah tanaman perdu yang berasal dari Madagaskar namun kini telah menyebar luas di berbagai daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini mudah dikenali dari bunganya yang indah berwarna merah muda, putih, atau ungu dengan mahkota berbentuk tabung dan lima kelopak lebar. Daunnya lonjong, mengkilap, dan tersusun berhadapan, sementara batangnya tegak dan bercabang banyak. Karena kemampuannya beradaptasi di berbagai kondisi tanah dan iklim, tapak dara sering ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan atau pinggir jalan, namun menyimpan potensi luar biasa di balik penampilannya yang sederhana..

Nama Lain:

Sadabahar (India), tsitsirika (Filipina), chang chun hua (Cina), rose periwinkle (Amerika Serikat), dừa cạn (Vietnam).


 
Tapak Dara

Tapak Dara

Catharanthus roseus

Tapak dara (Catharanthus roseus), yang juga dikenal sebagai periwinkle atau vinca rosea, adalah tanaman perdu yang berasal dari Madagaskar namun kini telah menyebar luas di berbagai daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini mudah dikenali dari bunganya yang indah berwarna merah muda, putih, atau ungu dengan mahkota berbentuk tabung dan lima kelopak lebar. Daunnya lonjong, mengkilap, dan tersusun berhadapan, sementara batangnya tegak dan bercabang banyak. Karena kemampuannya beradaptasi di berbagai kondisi tanah dan iklim, tapak dara sering ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan atau pinggir jalan, namun menyimpan potensi luar biasa di balik penampilannya yang sederhana..

Nama Lain:

Sadabahar (India), tsitsirika (Filipina), chang chun hua (Cina), rose periwinkle (Amerika Serikat), dừa cạn (Vietnam).

Kayu Rapet

Kayu Rapet / Parameria laevigata

Parameria laevigata

Kayu Rapet atau yang dikenal secara ilmiah sebagai Parameria laevigata merupakan tumbuhan berkayu yang termasuk dalam famili Apocynaceae. Tumbuhan ini banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, khususnya di hutan tropis dataran rendah hingga ketinggian menengah. Kayu Rapet memiliki habitus memanjat atau merambat dengan batang yang kokoh dan getah putih seperti susu (lateks) yang khas pada suku Apocynaceae. Daunnya tunggal, berhadapan, berbentuk lonjong hingga elips dengan ujung runcing, serta permukaan yang licin dan mengilap. Bunganya berwarna putih kekuningan dengan mahkota berbentuk terompet, tersusun dalam tandan, dan menghasilkan buah berupa folikel berpasangan yang berisi biji bersayap untuk penyebaran angin..

Nama Lain:

Akar Rapet (Malaysia), Chaa-phee (Thailand), Mada (Myanmar), Riam (Filipina), Thao yai (Laos).


 
Kayu Rapet

Kayu Rapet

Parameria laevigata

Kayu Rapet atau yang dikenal secara ilmiah sebagai Parameria laevigata merupakan tumbuhan berkayu yang termasuk dalam famili Apocynaceae. Tumbuhan ini banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, khususnya di hutan tropis dataran rendah hingga ketinggian menengah. Kayu Rapet memiliki habitus memanjat atau merambat dengan batang yang kokoh dan getah putih seperti susu (lateks) yang khas pada suku Apocynaceae. Daunnya tunggal, berhadapan, berbentuk lonjong hingga elips dengan ujung runcing, serta permukaan yang licin dan mengilap. Bunganya berwarna putih kekuningan dengan mahkota berbentuk terompet, tersusun dalam tandan, dan menghasilkan buah berupa folikel berpasangan yang berisi biji bersayap untuk penyebaran angin..

Nama Lain:

Akar Rapet (Malaysia), Chaa-phee (Thailand), Mada (Myanmar), Riam (Filipina), Thao yai (Laos).

Pulai

Pulai / Blackboard Tree

Alstonia scholaris

Alstonia scholaris, yang dikenal luas sebagai pohon Pulai, adalah spesies pohon tropis dari famili Apocynaceae. Tumbuhan ini tersebar luas di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, serta di anak benua India dan Australia bagian utara. Nama spesifik "scholaris" merujuk pada pemanfaatan tradisional kayunya sebagai papan tulis bagi para pelajar di masa lalu. Pulai dapat tumbuh hingga ketinggian 40 meter dengan batang lurus dan tajuk yang lebar. Ciri khasnya adalah daun yang tersusun dalam lingkaran (verticillate), berjumlah 4-7 helai per lingkaran, dengan bentuk elips hingga lonjong serta tepi daun yang rata. Daunnya mengeluarkan getah putih susu saat dipotong, yang merupakan ciri umum famili Apocynaceae..

Nama Lain:

Saptaparni (India), dita (Filipina), thin nok (Thailand), lettok (Myanmar), ruk-attana (Sri Lanka).


 
Pulai

Pulai

Alstonia scholaris

Alstonia scholaris, yang dikenal luas sebagai pohon Pulai, adalah spesies pohon tropis dari famili Apocynaceae. Tumbuhan ini tersebar luas di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, serta di anak benua India dan Australia bagian utara. Nama spesifik "scholaris" merujuk pada pemanfaatan tradisional kayunya sebagai papan tulis bagi para pelajar di masa lalu. Pulai dapat tumbuh hingga ketinggian 40 meter dengan batang lurus dan tajuk yang lebar. Ciri khasnya adalah daun yang tersusun dalam lingkaran (verticillate), berjumlah 4-7 helai per lingkaran, dengan bentuk elips hingga lonjong serta tepi daun yang rata. Daunnya mengeluarkan getah putih susu saat dipotong, yang merupakan ciri umum famili Apocynaceae..

Nama Lain:

Saptaparni (India), dita (Filipina), thin nok (Thailand), lettok (Myanmar), ruk-attana (Sri Lanka).

Adas Pulasari

Adas Pulasari / Alyxia reinwardtii

Alyxia reinwardtii

Alyxia reinwardtii, yang dikenal luas sebagai Adas Pulasari, adalah tumbuhan perdu merambat dari famili Apocynaceae yang tumbuh alami di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini memiliki ciri khas daun berwarna hijau gelap mengkilap dan bentuk buah kecil seperti rantai yang tersusun rapat, seringkali berwarna merah atau hitam saat matang. Batangnya yang lentur dan aromatik mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan flavonoid, yang memberikan aroma khas menyerupai adas atau kayu manis—sehingga kerap digunakan sebagai bumbu tradisional dan bahan rempah dalam masakan serta jamu..

Nama Lain:

Pulasari (Indonesia), pulasari (Malaysia), pulasari (Thailand), pulasari (Filipina), pulasari (Vietnam).


 
Adas Pulasari

Adas Pulasari

Alyxia reinwardtii

Alyxia reinwardtii, yang dikenal luas sebagai Adas Pulasari, adalah tumbuhan perdu merambat dari famili Apocynaceae yang tumbuh alami di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini memiliki ciri khas daun berwarna hijau gelap mengkilap dan bentuk buah kecil seperti rantai yang tersusun rapat, seringkali berwarna merah atau hitam saat matang. Batangnya yang lentur dan aromatik mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan flavonoid, yang memberikan aroma khas menyerupai adas atau kayu manis—sehingga kerap digunakan sebagai bumbu tradisional dan bahan rempah dalam masakan serta jamu..

Nama Lain:

Pulasari (Indonesia), pulasari (Malaysia), pulasari (Thailand), pulasari (Filipina), pulasari (Vietnam).

Advertisement

Kamboja

Kamboja / Frangipani

Plumeria rubra

Kamboja (Plumeria rubra) adalah tumbuhan berbunga dari famili Apocynaceae yang berasal dari kawasan tropis Amerika, khususnya Meksiko, Amerika Tengah, dan Venezuela. Meskipun kerap diasosiasikan dengan suasana pemakaman di Asia Tenggara, spesies ini sejatinya merupakan tanaman hias yang adaptif terhadap iklim kering maupun lembap. Batangnya yang berkayu lunak mengeluarkan getah putih beracun ketika dilukai, sedangkan daunnya yang tebal dan tersusun spiral membantu mengurangi penguapan. Bunganya yang khas memiliki lima mahkota tumpang tindih dengan corak beragam—putih, kuning, merah muda, hingga merah—serta aroma manis yang paling kuat pada malam hari untuk menarik ngengat penyerbuk..

Nama Lain:

Temple tree (India), champa (India), cacaloxochitl (Meksiko).


 
Kamboja

Kamboja

Plumeria rubra

Kamboja (Plumeria rubra) adalah tumbuhan berbunga dari famili Apocynaceae yang berasal dari kawasan tropis Amerika, khususnya Meksiko, Amerika Tengah, dan Venezuela. Meskipun kerap diasosiasikan dengan suasana pemakaman di Asia Tenggara, spesies ini sejatinya merupakan tanaman hias yang adaptif terhadap iklim kering maupun lembap. Batangnya yang berkayu lunak mengeluarkan getah putih beracun ketika dilukai, sedangkan daunnya yang tebal dan tersusun spiral membantu mengurangi penguapan. Bunganya yang khas memiliki lima mahkota tumpang tindih dengan corak beragam—putih, kuning, merah muda, hingga merah—serta aroma manis yang paling kuat pada malam hari untuk menarik ngengat penyerbuk..

Nama Lain:

Temple tree (India), champa (India), cacaloxochitl (Meksiko).


Cari: