Advertisement
Alyxia reinwardtii, yang dikenal luas sebagai Adas Pulasari, adalah tumbuhan perdu merambat dari famili Apocynaceae yang tumbuh alami di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini memiliki ciri khas daun berwarna hijau gelap mengkilap dan bentuk buah kecil seperti rantai yang tersusun rapat, seringkali berwarna merah atau hitam saat matang. Batangnya yang lentur dan aromatik mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan flavonoid, yang memberikan aroma khas menyerupai adas atau kayu manis—sehingga kerap digunakan sebagai bumbu tradisional dan bahan rempah dalam masakan serta jamu.
Tumbuhan ini biasanya tumbuh liar di area hutan sekunder atau pegunungan rendah dengan iklim tropis yang lembap. Sering ditemukan merambat atau memanjat pada pohon lain untuk mencari sinar matahari. Karakteristik/ciri-ciri Adas Pulasari (Alyxia reinwardtii):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Tumbuhan | Tanaman perdu atau liana (pemanjat) dengan kayu yang beraroma khas. |
| Batang | Berkayu, bulat, dan mengeluarkan getah putih jika dipotong. Kulit kayunya sering dimanfaatkan karena aromanya yang wangi. |
| Daun | Daun tunggal dengan posisi berhadapan atau melingkar (whorled) di batang. Bentuknya lonjong atau lanset dengan ujung meruncing, tekstur permukaannya halus mengkilap seperti kulit. |
| Bunga | Bunga berukuran kecil, bentuknya seperti terompet atau bintang dengan lima kelopak, biasanya berwarna putih atau kekuningan dan punya aroma yang harum. |
| Buah | Buah berbentuk bulat telur atau elips, ukurannya kecil, dan akan berubah warna dari hijau menjadi hitam mengkilap saat sudah matang. |
| Akar | Sistem perakaran tunggang yang cukup kuat untuk menopang pertumbuhan tanaman di habitat aslinya. |
5 Manfaat Adas Pulasari untuk kesehatan.
Ekstrak etanol dan fraksi kumarin dari Alyxia reinwardtii menunjukkan kapasitas penangkapan radikal bebas melalui donor atom hidrogen dan reduksi radikal DPPH, ABTS, serta penghambatan peroksidasi lipid. Senyawa fenolik dan kumarin seperti scopoletin dan umbelliferone mengaktivasi jalur Nrf2/ARE, meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen (SOD, GPx, CAT).
Minyak atsiri dan ekstrak polar A. reinwardtii mengandung senyawa terpenoid (linalool, eugenol) dan alkaloid (alyxine, noralyxine) yang merusak integritas membran bakteri, menghambat sintesis peptidoglikan pada Gram-positif, serta mengganggu pompa efluks pada bakteri Gram-negatif. Efek fungisida melalui inhibisi ergosterol dan peningkatan permeabilitas membran jamur.
Kumarin (scopoletin) dan flavonoid (quercetin, rutin) dalam A. reinwardtii menghambat aktivitas enzim COX-2 dan LOX, mengurangi produksi prostaglandin dan leukotrien. Ekstrak juga menekan aktivasi NF-κB, menurunkan ekspresi TNF-α, IL-6, dan iNOS pada makrofag yang distimulasi LPS.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Adas Pulasari.
Interaksi & Kontraindikasi Adas Pulasari dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Adas Pulasari (Alyxia reinwardtii) adalah tanaman herbal yang secara tradisional sering digunakan dalam ramuan jamu untuk meredakan gangguan pencernaan dan demam. Meskipun dianggap alami, konsumsi ekstrak atau bagian tanaman ini dalam dosis yang tidak tepat atau berlebihan dapat memicu berbagai efek samping yang merugikan bagi tubuh. Beberapa senyawa aktif yang terkandung di dalamnya, seperti kumarin dan minyak atsiri, dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah besar, berisiko menimbulkan gejala seperti mual, muntah, nyeri lambung, dan diare akut pada individu yang sensitif.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Adas Pulasari.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Adas Pulasari.