Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Aktivitas Antioksidan dan Kadar Fenolik Total Ekstrak Kulit Batang Adas Pulasari (Alyxia reinwardtii) dari Dua Lokasi Tumbuh

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental laboratorium
    Sampel:
    Ekstrak etanol kulit batang dari Kalimantan Timur dan Jawa Barat; masing-masing dilakukan tiga kali ulangan
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi ekstrak 10–100 μg/mL; inkubasi 30 menit pada uji DPPH.
    Temuan:
    Ekstrak dari Kalimantan Timur memiliki kadar fenolik lebih tinggi dan nilai IC50 DPPH lebih rendah dibandingkan ekstrak dari Jawa Barat. Kandungan fenolik total berkorelasi kuat dengan peningkatan aktivitas antioksidan.
  2. Aktivitas Antibakteri Fraksi Etil Asetat Kulit Batang Adas Pulasari (Alyxia reinwardtii) terhadap Bakteri Penyebab Diare

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Fraksi etil asetat dari kulit batang diuji terhadap Escherichia coli ATCC 25922 dan Shigella flexneri menggunakan metode difusi sumuran
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 0,625–10 mg/mL; inkubasi 24 jam pada suhu 37°C.
    Temuan:
    Fraksi etil asetat menghasilkan zona hambat tertinggi terhadap Escherichia coli pada konsentrasi 10%. Nilai KHM terhadap E. coli adalah 1,25 mg/mL.
  3. Efek Ekstrak Etanol Kulit Batang Adas Pulasari (Alyxia reinwardtii) terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit Diabetes

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji eksperimental in vivo
    Sampel:
    30 ekor mencit jantan galur DDY yang diinduksi aloksan 120 mg/kgBB; dibagi menjadi 5 kelompok
    Dosis/Durasi:
    Dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB diberikan per oral sekali sehari selama 14 hari.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak dosis 200 dan 400 mg/kgBB menurunkan kadar glukosa darah masing-masing sebesar 38,2% dan 51,6% setelah 14 hari. Dosis 400 mg/kgBB memberikan efek yang sebanding dengan glibenklamid 0,5 mg/kgBB.
  4. Isolasi Alkaloid Kopsinin dari Kulit Batang Adas Pulasari (Alyxia reinwardtii) sebagai Kandidat Antikanker Payudara

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi fitokimia dan uji sitotoksisitas
    Sampel:
    Kulit batang kering sebanyak 1 kg; isolat diuji terhadap sel MCF-7 dan sel normal Vero
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi isolat 1–100 μM; inkubasi selama 48 jam.
    Temuan:
    Alkaloid kopsinin menurunkan viabilitas sel MCF-7 dengan IC50 18,5 μM dan bersifat lebih selektif terhadap sel normal Vero. Kopsinin diduga menginduksi apoptosis melalui peningkatan ekspresi Bax dan penurunan ekspresi Bcl-2.
  5. Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Air Kulit Batang Adas Pulasari (Alyxia reinwardtii) pada Edema Kaki Tikus

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Uji eksperimental in vivo
    Sampel:
    25 ekor tikus Wistar jantan; edema diinduksi menggunakan karagenan 1%
    Dosis/Durasi:
    Dosis 100, 200, dan 300 mg/kgBB diberikan per oral satu jam sebelum induksi karagenan; pengamatan dilakukan setiap jam hingga 6 jam.
    Temuan:
    Ekstrak dosis 300 mg/kgBB menekan edema maksimal sebesar 63% pada jam ke-5 dan menunjukkan efek yang sebanding dengan natrium diklofenak. Pengamatan histopatologi menunjukkan berkurangnya infiltrasi neutrofil pada jaringan kaki.
  6. Aktivitas Inhibisi α-Glukosidase dan Profil Metabolit Sekunder Ekstrak Kulit Batang Adas Pulasari (Alyxia reinwardtii)

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Ekstrak etanol serta fraksi n-heksana, etil asetat, dan air dari kulit batang
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi ekstrak 25–250 μg/mL; reaksi enzim-substrat berlangsung selama 20 menit.
    Temuan:
    Fraksi etil asetat memiliki aktivitas inhibisi α-glukosidase paling tinggi dibandingkan fraksi lainnya. Skrining fitokimia menunjukkan adanya alkaloid, triterpenoid, dan kumarin dalam fraksi aktif.
  7. Tinjauan Sistematis Potensi Adas Pulasari (Alyxia reinwardtii) sebagai Terapi Komplementer Penyakit Tidak Menular

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    21 artikel dari rentang 2015–2023 yang berasal dari PubMed, Scopus, dan Web of Science
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (tinjauan pustaka).
    Temuan:
    Sebagian besar studi in vitro dan studi preklinik mendukung aktivitas antidiabetes, antioksidan, dan antiinflamasi dari Adas Pulasari. Namun, bukti klinis masih sangat terbatas sehingga belum dapat direkomendasikan secara medis.
  8. Toksisitas Subkronis Ekstrak Etanol Kulit Batang Adas Pulasari (Alyxia reinwardtii) terhadap Fungsi Hati dan Ginjal Tikus

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Uji toksisitas
    Sampel:
    40 ekor tikus Wistar; dibagi menjadi 4 kelompok dengan dosis berbeda dan diberikan perlakuan selama 28 hari
    Dosis/Durasi:
    Dosis 250, 500, dan 1000 mg/kgBB/hari diberikan per oral selama 28 hari.
    Temuan:
    Tidak ditemukan perubahan signifikan pada kadar ALT, AST, kreatinin, dan BUN pada semua kelompok dosis. Histopatologi hati dan ginjal menunjukkan kondisi normal, sehingga NOAEL ekstrak lebih dari 1000 mg/kgBB.

Advertisement


Cari: