Advertisement
Rosella atau yang dikenal dengan nama ilmiah Hibiscus sabdariffa adalah tanaman semak tahunan dari famili Malvaceae yang berasal dari Afrika Barat. Tanaman ini telah menyebar luas ke daerah tropis dan subtropis, termasuk Asia Tenggara, sebagai bahan pangan dan pengobatan tradisional. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah kelopak bunganya yang berwarna merah tua (kalis), yang kaya akan senyawa antioksidan seperti antosianin, asam organik, dan vitamin C. Selain itu, biji rosella juga dapat diolah menjadi minyak yang mengandung asam lemak esensial.
Advertisement
Secara morfologi, Hibiscus sabdariffa memiliki batang tegak berwarna keunguan, daun berbentuk palmatifid dengan tepi bergerigi, serta bunga yang muncul di ketiak daun. Bunga rosella bersifat hermafrodit dengan mahkota berwarna kuning pucat hingga merah muda, tetapi yang paling mencolok adalah kelopak bunganya yang menebal dan berubah menjadi merah pekat setelah penyerbukan. Tumbuhan ini tumbuh optimal di dataran rendah hingga ketinggian 900 mdpl dengan curah hujan sedang, dan lebih menyukai tanah yang gembur serta drainase baik. Musim kemarau justru memicu produksi kelopak yang lebih padat dan berkualitas tinggi.
Dalam penggunaannya, rosella tidak hanya dijadikan teh herbal yang menyegarkan dan berwarna merah alami, tetapi juga diekstrak sebagai pewarna makanan, bahan campuran selai, sirup, atau bahkan produk farmasi. Kandungan asam askorbat dan flavonoid dalam Hibiscus sabdariffa diketahui memiliki efek hipotensif (menurunkan tekanan darah), diuretik ringan, serta antimikroba. Berbagai penelitian modern juga mendukung klaim tradisional bahwa konsumsi rosella dapat membantu mengontrol kolesterol dan meningkatkan sistem imun. Dengan potensi ekonomi dan kesehatan yang besar, rosella kini dibudidayakan secara komersial di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia.
Manfaat Roselle / Rosella untuk kesehatan.
Penghambatan enzim pengonversi angiotensin (ACE) oleh antosianin dan asam hibiskus, meningkatkan produksi oksida nitrat (NO) endotel, serta efek diuretik ringan yang menurunkan volume plasma.
Penurunan absorpsi kolesterol intestinal melalui penghambatan lipase pankreas; peningkatan ekspresi reseptor LDL di hati; aktivasi AMPK yang menghambat sintesis asam lemak.
Donor elektron langsung oleh antosianin dan asam fenolat; aktivasi faktor transkripsi Nrf2 yang meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx); penangkapan spesies oksigen reaktif (ROS).
Penghambatan jalur NF-κB sehingga menurunkan produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6, IL-1β); penghambatan enzim siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipoksigenase (LOX) oleh flavonoid dan antosianin.
Advertisement
Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Roselle / Rosella.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Roselle / Rosella.