Advertisement
Origanum majorana, yang dikenal sebagai marjoram, adalah tanaman herbal aromatik tahunan (atau perennial di iklim hangat) dari famili Lamiaceae. Berasal dari wilayah Mediterania timur dan Asia Barat, tanaman ini telah dibudidayakan sejak zaman kuno oleh Yunani dan Romawi, yang menganggapnya sebagai simbol kebahagiaan. Marjoram sering disamakan dengan oregano, namun keduanya berbeda secara botani: marjoram memiliki rasa yang lebih lembut dan manis, sedangkan oregano lebih tajam dan pedas. Nama "marjoram" sendiri berasal dari bahasa Latin maiorana, yang merujuk pada penggunaan awalnya dalam pengobatan tradisional.
Tanaman ini berasal dari wilayah Mediterania. Suka banget sama tempat yang panas, banyak sinar matahari, dan punya tanah yang punya drainase bagus alias nggak gampang becek. Karakteristik/ciri-ciri Marjoram (Origanum majorana):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Tumbuhan perdu kecil menahun yang tumbuhnya tegak dengan banyak cabang, tingginya sekitar 30-60 cm. |
| Batang | Batangnya punya tekstur agak berkayu di bagian bawah, bentuknya kotak atau persegi dengan warna hijau kemerahan. |
| Daun | Bentuknya oval atau bulat telur, ukurannya kecil dengan permukaan yang agak berbulu halus (beludru) dan warnanya hijau keabu-abuan. Kalau diremas, aromanya wangi banget. |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil, warnanya putih atau merah muda pucat, dan ngumpul dalam kelompok kecil yang bentuknya mirip kuncup atau bulir di ujung batang. |
| Akar | Sistem perakarannya serabut yang cukup dangkal, jadi gampang banget kalau mau ditanam di pot. |
8 Manfaat Marjoram untuk kesehatan.
Minyak atsiri marjoram mengandung terpinen-4-ol dan linalool yang menghambat pelepasan prostaglandin melalui inhibisi COX-2 dan menurunkan aktivitas NF-κB, sehingga mengurangi kontraksi uterus dan nyeri.
Linalool dan linalyl asetat berikatan dengan reseptor GABA-A, meningkatkan aktivitas klorida dan menimbulkan efek sedatif-ansiolitik. Juga menurunkan kadar kortisol melalui modulasi aksis HPA.
Terpinen-4-ol dan carvacrol merusak membran sel bakteri dengan meningkatkan permeabilitas dan menyebabkan kebocoran ion, serta menghambat sintesis dinding sel pada jamur. Efek sinergis dengan β-laktam pada bakteri Gram-positif.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Marjoram.
Interaksi & Kontraindikasi Marjoram dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Dalam jumlah yang lazim digunakan sebagai bumbu masakan, Origanum majorana umumnya aman. Namun, penggunaan ekstrak pekat atau minyak atsiri dapat menimbulkan efek samping, terutama pada saluran cerna, berupa mual, nyeri ulu hati, kembung, dan diare. Individu yang alergi terhadap famili Lamiaceae (misalnya oregano, thyme, basil, mint, lavender) dapat mengalami reaksi hipersensitivitas berupa dermatitis kontak, ruam kemerahan, gatal, atau urtikaria. Minyak atsiri marjoram yang tidak diencerkan juga bersifat iritan terhadap kulit dan selaput lendir. Pada dosis sangat tinggi, terutama minyak atsiri, dapat timbul muntah, pusing, sakit kepala, dan rasa mengantuk; karena efek sedatifnya, marjoram dapat memperberat penekanan sistem saraf pusat bila dikombinasikan dengan alkohol, obat penenang, atau hipnotik.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Marjoram.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Marjoram.