Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Meta-Analisis Efek Origanum majorana terhadap Kadar Glukosa dan HbA1c pada Diabetes Tipe 2 dan Prediabetes

    Tahun:
    2025
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    Data gabungan dari 8 uji klinis acak dengan total 521 partisipan yang diambil dari PubMed, Scopus, dan Web of Science
    Dosis/Durasi:
    500–1000 mg ekstrak per hari, durasi 8–16 minggu
    Temuan:
    Analisis efek acak menunjukkan penurunan glukosa darah puasa dan HbA1c yang signifikan dibandingkan plasebo. Heterogenitas antarlima studi tergolong sedang.
  2. Pengaruh Suplementasi Origanum majorana terhadap Kadar Glukosa Darah dan Profil Lipid pada Pasien Diabetes Tipe 2: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Uji Klinis Acak (RCT)
    Sampel:
    64 pasien diabetes tipe 2 berusia 30–65 tahun di klinik endokrin
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak hidroalkohol Origanum majorana, dua kali sehari selama 9 minggu
    Temuan:
    Suplementasi selama 9 minggu menurunkan glukosa plasma puasa dan HbA1c secara bermakna. Terjadi pula penurunan LDL-kolesterol dan trigliserida dibandingkan plasebo.
  3. Efek Origanum majorana pada Kadar Hormon dan Kualitas Hidup Wanita dengan Sindrom Ovarium Polikistik: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Uji Klinis Acak (RCT)
    Sampel:
    48 wanita dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) berusia 18–40 tahun, dibagi menjadi kelompok intervensi dan plasebo
    Dosis/Durasi:
    800 mg ekstrak kering majorana per hari dalam bentuk kapsul 400 mg dua kali sehari selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian majorana selama 12 minggu menurunkan skor hirsutisme dan kadar testosteron total secara signifikan. Tidak ada perubahan bermakna pada kadar LH dan FSH.
  4. Minyak Atsiri Origanum majorana Menghambat Peradangan dan Stres Oksidatif pada Tikus yang Diinduksi Streptozotocin

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Eksperimental Hewan
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan dengan berat 180–220 g, dibagi menjadi lima kelompok perlakuan
    Dosis/Durasi:
    100 dan 200 mg/kg minyak atsiri oral, setiap hari selama 4 minggu
    Temuan:
    Pemberian minyak atsiri majorana dosis 100 dan 200 mg/kg menurunkan kadar MDA dan TNF-α serta meningkatkan SOD dan glutation. Efek ini sebanding dengan glibenklamid pada kelompok kontrol diabetik.
  5. Aktivitas Antiproliferatif dan Proapoptosis Ekstrak Origanum majorana pada Sel Adenokarsinoma Kolorektal

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Lini sel HCT116 dan sel epitel usus normal CCD-18Co sebagai kontrol
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 0–100 µg/mL dengan inkubasi selama 48 jam
    Temuan:
    Ekstrak etanol majorana menghambat proliferasi sel HCT116 dengan nilai IC50 32 µg/mL dan meningkatkan apoptosis melalui peningkatan kaspase-3. Sel normal relatif tidak terpengaruh.
  6. Ekstrak Origanum majorana Mencegah Perlemakan Hati dan Dislipidemia pada Tikus dengan Diet Tinggi Lemak

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Studi Eksperimental Hewan
    Sampel:
    40 tikus Sprague-Dawley jantan yang diberi diet tinggi lemak selama 16 minggu
    Dosis/Durasi:
    250 dan 500 mg/kg ekstrak etanol secara oral gavage selama 8 minggu
    Temuan:
    Ekstrak majorana dosis tinggi menurunkan berat badan, trigliserida hati, dan kadar alanin aminotransferase. Analisis histologi menunjukkan berkurangnya akumulasi tetesan lemak dan inflamasi portal.
  7. Penggunaan Origanum majorana sebagai Terapi Komplementer pada Penyakit Kardiometabolik: Sebuah Tinjauan Naratif

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Literature Review
    Sampel:
    Artikel eksperimental dan uji klinis dari PubMed/Scopus tahun 2000–2020
    Dosis/Durasi:
    Tidak relevan
    Temuan:
    Tinjauan ini merangkum bukti bahwa majorana bermanfaat untuk dislipidemia, hipertensi, dan obesitas melalui mekanisme antiinflamasi dan antioksidan. Uji klinis dengan durasi lebih panjang masih diperlukan untuk memperkuat bukti.
  8. Fitokimia dan Aktivitas Biologis Origanum majorana: Sebuah Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    13 artikel uji klinis dan studi eksperimental yang terindeks Scopus/PubMed
    Dosis/Durasi:
    Tidak dapat dirangkum karena heterogenitas dosis dan durasi antar studi
    Temuan:
    Tinjauan menemukan bahwa majorana memiliki efek hipoglikemik, hipolipidemik, dan antioksidan. Efek tersebut terutama dikaitkan dengan senyawa fenolik seperti asam rosmarinat dan luteolin.

Advertisement


Cari: