Rose Hip

Rosa canina
Nama: Rose Hip
Nama Latin/Ilmiah: Rosa canina
Famili: Rosaceae

Kandungan:
Vitamin C, polifenol, karotenoid, flavonoid, dan asam lemak esensial
Nama Lain:
Hagebutte (Jerman), Cynorrhodon (Perancis), Escaramujo (Spanyol), Nypon (Swedia), Cinorrodo (Italia)
Asal:
Eropa, Asia Barat, Afrika Utara
Bagian Utama:
Buah
Rasa:
Asam, manis

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Rose Hip

Rose Hip adalah buah dari tanaman mawar liar, terutama Rosa canina, yang dikenal karena kandungan nutrisinya yang luar biasa. Tanaman ini berasal dari Eropa, Asia Barat, dan Afrika Utara, dan telah menyebar ke berbagai wilayah beriklim sedang. Buah rose hip berbentuk bulat hingga lonjong, berwarna merah cerah atau oranye saat matang, serta memiliki daging buah yang lembut dan berbulu halus di bagian dalam. Secara botani, rose hip termasuk dalam famili Rosaceae dan sebenarnya merupakan wadah buah (hip) yang berkembang dari bakal buah bawah (inferior ovary) setelah bunga mawar layu. Tanaman ini tumbuh liar di semak-semak, tepi hutan, dan lahan terbuka, dengan duri-duri tajam pada batangnya yang menjadi ciri khas mawar liar.

Advertisement

Kandungan vitamin C dalam rose hip sangat tinggi, bahkan dipercaya melebihi buah jeruk. Selain itu, rose hip kaya akan antioksidan seperti flavonoid, karotenoid (termasuk likopen dan beta-karoten), serta polifenol yang berperan penting dalam menangkal radikal bebas. Secara tradisional, rose hip digunakan sebagai ramuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatasi infeksi saluran kemih, meredakan nyeri sendi, serta memperbaiki pencernaan. Dalam pengobatan modern, ekstrak rose hip sering diformulasikan dalam suplemen untuk mengurangi peradangan, terutama pada penderita osteoartritis. Minyak biji rose hip juga populer dalam produk perawatan kulit karena kemampuannya meregenerasi sel dan mengurangi bekas luka.

Dari segi ekologi, Rosa canina berperan sebagai inang bagi berbagai serangga dan burung, yang menyebarkan bijinya melalui kotoran mereka. Tanaman ini mudah beradaptasi di berbagai jenis tanah, asalkan drainasenya baik dan mendapat sinar matahari penuh. Budidaya rose hip untuk tujuan komersial dilakukan dengan memilih varietas unggul yang menghasilkan buah besar dan berdaging tebal. Fakta menarik lainnya, rose hip telah digunakan sejak zaman Perang Dunia II di Inggris sebagai sumber vitamin C alternatif ketika buah jeruk sulit didapat. Saat ini, rose hip juga populer sebagai bahan baku teh, selai, sirup, dan bahkan anggur, menjadikannya tanaman multifungsi yang kaya manfaat.

Update: 31 Jul 2026 - 01:10:11

 

II. Manfaat Rose Hip

Manfaat Rose Hip untuk kesehatan.

  1. Osteoartritis Lutut dan Pinggul

    Ekstrak rose hip menghambat aktivitas siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipoksigenase (5-LOX), mengurangi produksi prostaglandin E2 dan leukotrien B4. Selain itu, senyawa galaktolipid (GOPO) memodulasi jalur NF-κB, menurunkan ekspresi sitokin pro-inflamasi seperti IL-1β, IL-6, dan TNF-α, serta mengurangi degradasi kolagen oleh matriks metaloproteinase (MMP-1, MMP-3).

    Senyawa Aktif: GOPO (galaktolipid), Asam askorbat, Polisakarida (pektin)
    Tampilkan
  2. Inflamasi Kronis dan Nyeri Muskuloskeletal Non-Osteoartritis

    Hambatan dual COX/LOX mengurangi mediator inflamasi; flavonoid seperti quercetin dan kaempferol menghambat jalur MAPK dan aktivasi NF-κB, sementara vitamin C sebagai kofaktor sintesis kolagen juga menstabilkan membran sel mast, mengurangi pelepasan histamin.

    Senyawa Aktif: Quercetin-3-O-glukosida, Kaempferol-3-O-rutinosida, Asam Galat
    Tampilkan
  3. Sindrom Metabolik dan Dislipidemia

    Polisakarida larut dan serat pektin memperlambat absorpsi glukosa dan kolesterol di usus. Polifenol mengaktifkan AMPK hepatik, meningkatkan oksidasi asam lemak dan menurunkan lipogenesis de novo. Vitamin C meningkatkan produksi superoksida dismutase (SOD) dan katalase, mengurangi stres oksidatif yang terkait resistensi insulin.

    Senyawa Aktif: Pektin (asam galakturonat), Katekin, Asam Klorogenat
    Tampilkan
  4. Kesehatan Kulit dan Anti-Penuaan Topikal

    Vitamin C (asam L-askorbat) meningkatkan sintesis kolagen tipe I melalui aktivasi prolil hidroksilase. Karotenoid (likopen, β-karoten) melindungi dari kerusakan UV dengan menyerap radikal bebas dan menghambat aktivasi MMP-1. Minyak biji rose hip menyediakan asam lemak esensial (linoleat, linolenat) yang memperbaiki fungsi barrier epidermis dan mengurangi transepidermal water loss.

    Senyawa Aktif: Asam L-askorbat, Asam linoleat (omega-6), Asam α-linolenat (omega-3)
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Rose Hip

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Rose Hip.

  1. Asam askorbat (Vitamin C)

    Golongan: Vitamin
    Bagian Tanaman: Buah (hip)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Kuat, Meningkatkan Sistem Imun, Sintesis Kolagen.
    Tampilkan
  2. Golongan: Karotenoid
    Bagian Tanaman: Buah (hip)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Perlindungan Terhadap Penyakit Kardiovaskular Dan Beberapa Jenis Kanker (belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Untuk Klaim Spesifik).
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Buah (hip)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Antioksidan, Mengurangi Gejala Alergi, Mendukung Kesehatan Pembuluh Darah.
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

Mullein

Verbascum thapsus

Hops

Humulus lupulus