Advertisement
Humulus lupulus, yang lebih dikenal sebagai hops, adalah tanaman merambat tahunan dari famili Cannabaceae yang telah menjadi komoditas penting dalam industri pembuatan bir selama berabad-abad. Tanaman ini berasal dari kawasan beriklim sedang di Belahan Bumi Utara, termasuk Eropa, Asia Barat, dan Amerika Utara. Secara morfologi, hops memiliki batang bersulur yang dapat tumbuh hingga 7–10 meter, daun berbentuk menjari dengan tepi bergerigi, serta bunga betina berbentuk kerucut (cone) yang disebut strobilus. Bagian inilah yang menjadi kunci komersial, karena mengandung kelenjar resin (lupulin) yang kaya akan senyawa pahit, minyak atsiri, dan polifenol. Proses pemanenan strobilus dilakukan pada akhir musim panas hingga awal musim gugur, tepat ketika kadar asam alfa mencapai puncaknya.
7 Manfaat Hop untuk kesehatan.
Senyawa humulone dan lupulone dalam hop bertindak sebagai agonis parsial pada reseptor GABA-A, meningkatkan afinitas GABA dan mempotensiasi arus klorida, sehingga menimbulkan efek sedatif-hipnotik. Selain itu, 8-prenylnaringenin (8-PN) memodulasi subunit α1 dan β2 reseptor GABA-A.
Efek ansiolitik hop dimediasi oleh aktivasi reseptor GABA-A (α1 dan β2 subunit) serta inhibisi transporter GABA, meningkatkan konsentrasi GABA sinaptik. Ekstrak hop juga menurunkan aktivitas sumbu HPA dan mengurangi pelepasan kortisol.
Xanthohumol dan humulone menghambat jalur NF-κB dan menurunkan ekspresi COX-2 dan iNOS, menekan produksi sitokin pro-inflamasi (IL-1β, TNF-α, IL-6). Selain itu, senyawa ini menghambat aktivasi MAP kinase dan mengurangi degradasi kartilago melalui inhibisi metaloproteinase matriks (MMP-13).
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Hop.
Interaksi & Kontraindikasi Hop dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Hop.