Meadowsweet

Meadowsweet | Filipendula ulmaria
Nama
Meadowsweet (Meadowsweet)
Nama Latin/Ilmiah
Filipendula ulmaria
Famili
Bagian Digunakan
Bunga, Daun
Rasa
Manis, sepat
Nama Lain
Queen of the Meadow (England), Bridewort (England), Reine des prés (France), Mädesüß (Germany), Regina dei prati (Italy)
Asal
Eropa, Asia Barat, dan Siberia
Kandungan Utama
Salisin, asam salisilat, flavonoid, tanin, dan minyak atsiri

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Meadowsweet

Filipendula ulmaria, yang dikenal luas sebagai meadowsweet atau padang rumput manis, adalah tanaman herbal abadi dari famili Rosaceae yang tumbuh subur di daerah beriklim sedang, terutama di padang rumput basah, tepi sungai, dan rawa-rawa di Eropa dan Asia Barat. Tanaman ini memiliki ciri khas berupa rumpun tinggi mencapai 1–2 meter dengan daun majemuk menyirip yang menyerupai daun elm, serta bunga-bunga kecil berwarna putih krem yang tersusun dalam malai lebat dan memancarkan aroma harum menyerupai madu atau almond. Sejak zaman kuno, meadowsweet telah digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama oleh bangsa Kelt dan druid, sebagai tanaman suci yang dimanfaatkan untuk meredakan demam, nyeri sendi, dan gangguan pencernaan. Bahkan, nama "spiraea" dari spesies ini menjadi asal-usul penamaan aspirin, karena senyawa aktifnya yang kaya akan salisilat—pendahulu asam asetilsalisilat—yang ditemukan dalam ekstrak tanamannya.

Baca Lebih Lanjut
Update: 31 Agu 2026 - 06:41:11
 

II. Ciri-ciri Meadowsweet

Tanaman ini suka banget sama tempat yang basah dan lembap, kayak pinggiran sungai, rawa-rawa, atau padang rumput yang tanahnya nggak gampang kering. Dia tumbuh subur di wilayah dengan iklim sedang. Karakteristik/ciri-ciri Meadowsweet (Filipendula ulmaria):

Bagian Ciri-Ciri
Tinggi Tanaman Bisa tumbuh tegak sampai 1-2 meter.
Batang Batangnya berwarna kemerahan, cukup kuat, dan punya tekstur yang halus tanpa bulu (glabrous).
Daun Bentuknya unik, menyirip ganjil dengan anak daun yang ukurannya beda-beda (ada yang besar dan kecil berselang-seling). Bagian atas daun warnanya hijau tua, sementara bagian bawahnya ada lapisan putih kayak bulu halus.
Bunga Bunganya kecil-kecil, warnanya krem kekuningan, dan bergerombol rapat di ujung batang. Wanginya khas banget, mirip aroma madu atau almond.
Akar Punya sistem perakaran yang kuat dengan rimpang (rhizoma) yang bikin dia bisa menyebar dan tumbuh berumpun.

III. Manfaat Meadowsweet

8 Manfaat Meadowsweet untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan Nyeri Sendi

    Penghambatan siklooksigenase (COX-1 dan COX-2) dan lipoksigenase (LOX) oleh salisilat dan flavonoid, sehingga menurunkan sintesis prostaglandin dan leukotrien. Ekstrak juga menghambat aktivitas NF-κB dan menekan ekspresi COX-2 serta iNOS pada makrofag.

    Senyawa Aktif: Salisilat (spirein, salisilaldehida, metil salisilat), Kuersetin, Kaempferol
    Tampilkan
  2. Analgesik (Nyeri Ringan dan Demam)

    Efek antipiretik dan analgesik sentral dan perifer melalui inhibisi COX dan blokade sintesis prostaglandin di hipotalamus. Salisilat juga memengaruhi kanal ion TRPV1 dan reseptor opioid perifer.

    Senyawa Aktif: Metil salisilat, Spirein, Flavonoid quercetin
    Tampilkan
  3. Antioksidan

    Flavonoid dan tanin dalam meadowsweet bertindak sebagai scavenger radikal bebas (DPPH, ABTS, superoksida) dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD dan katalase melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Kaempferol, Asam Ellagat, Proantosianidin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Meadowsweet

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Meadowsweet.

  1. Salicin

    Golongan: Glikosida Fenolik
    Bagian Tanaman: Bunga dan daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Analgesik, Antiinflamasi, Antipiretik Melalui Konversi Menjadi Salisilat.
    Tampilkan
  2. Spiraeoside (Quercetin-4′-glucoside)

    Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Herba (bunga, daun)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Vasoprotektif.
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Herba
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antialergi, Antikanker (in Vitro), Antiinflamasi.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Meadowsweet

Interaksi & Kontraindikasi Meadowsweet dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Suplemen zat besi (oral)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Tanin dalam meadowsweet dapat mengikat zat besi sehingga mengurangi absorbsinya. Beri jarak waktu minimal 2 jam antara konsumsi keduanya.

  2. Alkohol

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Konsumsi alkohol bersamaan dengan meadowsweet dapat meningkatkan iritasi dan risiko perdarahan lambung. Sebaiknya hindari alkohol selama menggunakan herbal ini.

  3. Diuretik (misalnya furosemid, hidroklorotiazid)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Kombinasi dengan salisilat dapat menurunkan efek diuretik dan meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal. Gunakan dengan hati-hati dan pantau fungsi ginjal.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+13)

VI. Efek Samping Meadowsweet

Meadowsweet (Filipendula ulmaria) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan karena kandungan senyawa glikosida salisilat, yang merupakan cikal bakal aspirin. Meskipun umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah moderat oleh orang dewasa yang sehat, penggunaan tanaman ini tetap berisiko menimbulkan efek samping tertentu. Efek samping yang paling umum berkaitan dengan saluran pencernaan, seperti mual, muntah, dispepsia, dan iritasi lambung. Hal ini terjadi karena kandungan salisilat dapat merangsang mukosa lambung, mirip dengan mekanisme kerja obat antiinflamasi nonsteroid (OAIR) konvensional.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Meadowsweet

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Meadowsweet.

  1. Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Filipendula ulmaria pada Model Tikus dengan Artritis

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Ekstrak etanol meadowsweet dosis 200 mg/kg BB secara signifikan mengurangi edema sendi dan kadar TNF-α serta IL-1β dibandingkan kontrol. Efeknya sebanding dengan deksametason tanpa menyebabkan kerusakan mukosa lambung.
    Tampilkan
  2. Penilaian Toksisitas Subkronis dan Keamanan Ekstrak Filipendula ulmaria pada Tikus

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Tidak ditemukan kematian atau perubahan hematologi dan biokimia yang bermakna pada dosis hingga 1000 mg/kg/hari. Nilai NOAEL ditetapkan sebesar 500 mg/kg/hari pada kedua jenis kelamin.
    Tampilkan
  3. Potensi Ekstrak Filipendula ulmaria sebagai Antikanker Kolorektal melalui Aktivitas Apoptosis pada Sel HT-29

    Tahun: 2020
    Temuan:
    Ekstrak metanol F. ulmaria menghambat proliferasi sel HT-29 dengan IC50 45,2 µg/mL dan meningkatkan aktivasi kaspase-3 serta penghentian siklus sel pada fase G1. Sel normal tidak terpengaruh pada konsentrasi yang sama.
    Tampilkan

VIII. FAQ Meadowsweet

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Meadowsweet.

Apa komponen fitokimia utama Meadowsweet (Filipendula ulmaria) yang bertanggung jawab atas efek obatnya?
Meadowsweet mengandung derivat asam salisilat, antara lain metil salisilat, salisilaldehida, dan glikosida gaultherin, flavonoid seperti spiraeosida, kuersetin, dan kaempferol, serta tanin ellagitannin dan senyawa lendir. Derivat salisilat memberikan aktivitas analgesik, antipiretik, dan anti-inflamasi; tanin dan lendir secara tradisional memberikan efek astringen dan menenangkan pada mukosa lambung. Referensi: Wichtl M., Herbal Drugs and Phytopharmaceuticals, 4th ed., CRC Press, 2004; Barnes J., Anderson L.A., Phillipson J.D., Herbal Medicines, 3rd ed., Pharmaceutical Press, 2007.
Bagaimana cara konsumsi dan dosis Meadowsweet yang umum untuk orang dewasa?
Cara paling umum adalah menyeduh 1,5–2 g bunga kering dalam 150–250 ml air mendidih selama 10–15 menit, disaring, lalu diminum 2–3 kali sehari. Gunakan untuk keluhan ringan dan dalam jangka pendek sesuai gejala; produk pabrikan memiliki dosis berbeda, jadi ikuti petunjuk label. Keamanan pemakaian terus-menerus jangka panjang belum ditetapkan. Referensi: European Medicines Agency (EMA), Community herbal monograph on Filipendula ulmaria (L.) Maxim., flos, 2011; ESCOP Monographs: Filipendula ulmaria, 2009.
Apa manfaat Meadowsweet untuk kesehatan umum dan kondisi apa yang biasa digunakan?
Secara tradisional Meadowsweet digunakan untuk meredakan demam ringan, gejala flu, nyeri sendi ringan, dan ketidaknyamanan lambung yang berhubungan dengan gangguan pencernaan ringan. Data farmakologi menunjukkan efek analgesik, anti-inflamasi, antipiretik, dan antioksidan dari flavonoid serta derivat salisilat, tetapi bukti klinis manusia masih terbatas sehingga di Eropa statusnya sebagian besar adalah penggunaan tradisional. Referensi: EMA/HMPC, Assessment report on Filipendula ulmaria (L.) Maxim., flos, 2011; Barnes J. et al., Herbal Medicines, 3rd ed., Pharmaceutical Press, 2007.
Apakah Meadowsweet aman untuk bayi, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui?
Tidak aman untuk kelompok ini, dan tidak direkomendasikan. Karena mengandung salisilat, penggunaan pada bayi dan anak-anak, terutama dengan infeksi virus, berpotensi memicu sindrom Reye, sehingga sebaiknya dihindari sampai usia remaja. Pada kehamilan, salisilat dapat meningkatkan risiko perdarahan, memengaruhi penutupan duktus arteriosus fetus, dan memperpanjang persalinan; pada ibu menyusui belum ada data keamanan yang memadai, jadi hindari Meadowsweet. Referensi: EMA/HMPC monograph on Filipendula ulmaria (L.) Maxim., flos, 2011; Brinker F., Herb Contraindications and Drug Interactions, 3rd ed., Eclectic Medical Publications, 2001.
Apa efek samping yang perlu diwaspadai saat menggunakan Meadowsweet?
Pada dosis normal efek samping biasanya ringan, seperti mual, nyeri lambung, diare, atau pusing. Reaksi hipersensitivitas terhadap salisilat dapat berupa rinitis, serangan asma atau bronkospasme, urtikaria, angioedema, bahkan anafilaksis. Dosis tinggi atau penggunaan lama dapat menyebabkan salisilisme, yaitu mual, muntah, tinnitus, hiperventilasi, serta meningkatkan risiko iritasi dan perdarahan lambung. Referensi: Barnes J. et al., Herbal Medicines, 3rd ed., Pharmaceutical Press, 2007; European Medicines Agency (EMA), 2011.
Apakah Meadowsweet berinteraksi dengan obat-obatan tertentu?
Ya. Kandungan salisilatnya dapat memperkuat efek antikoagulan seperti warfarin dan heparin, obat antiplatelet seperti klopidogrel, serta aspirin dan NSAID, sehingga risiko perdarahan dan ulkus lambung meningkat. Kombinasi dengan metotreksat juga harus dihindari karena salisilat dapat menurunkan ekskresinya dan meningkatkan toksisitas. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum digunakan bila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut. Referensi: EMA/HMPC, 2011; Brinker F., Herb Contraindications and Drug Interactions, 3rd ed., Eclectic Medical Publications, 2001.
Apakah Meadowsweet bisa digunakan untuk gangguan lambung seperti maag?
Meadowsweet secara tradisional digunakan untuk dispepsia dan rasa tidak nyaman pada lambung karena tanin dan lendirnya dapat memberikan efek menenangkan pada mukosa lambung. Namun perlu hati-hati: pada tukak lambung aktif, perdarahan gastrointestinal, atau orang yang sensitif terhadap salisilat, Meadowsweet tidak boleh digunakan karena salisilatnya justru dapat mengiritasi lambung dan memicu perdarahan. Referensi: EMA/HMPC, Assessment report on Filipendula ulmaria (L.) Maxim., flos, 2011; Williamson E.M., Potter's Herbal Cyclopedia, C.W. Daniel, 2003.

Hop

Humulus lupulus

Cleavers

Galium aparine

Cari: