Urang-Aring

False Daisy | Eclipta prostrata
Urang-Aring
Nama
Urang-Aring (False Daisy)
Nama Latin/Ilmiah
Eclipta prostrata
Bagian Digunakan
Daun, Batang, dan Akar
Rasa
Tikta, katu

Nama Lain
Kesharaj (India), Han Lian Cao (China), Takasaburo (Jepang), Kra Meng (Thailand)
Asal
India, Cina, dan Asia Tenggara
Kandungan Utama
Wedelolakton, eklipitin, flavonoid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Urang-Aring

Eclipta prostrata, yang lebih dikenal sebagai Bhringraj dalam pengobatan tradisional Ayurveda, adalah tumbuhan herba tahunan dari famili Asteraceae. Tumbuhan ini banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis, termasuk Asia, Afrika, dan Amerika, biasanya tumbuh liar di lahan basah, tepi sawah, atau pinggir jalan. Ciri khasnya adalah batang yang merayap atau tegak dengan rambut kasar, daun hijau gelap berbentuk lanset, dan bunga kecil berwarna putih yang menyerupai bunga aster. Nama "Bhringraj" berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "raja rambut", merujuk pada khasiatnya yang legendaris dalam merawat kesehatan rambut dan kulit kepala.

Baca Lebih Lanjut
Update: 22 Agu 2026 - 18:42:15
 

II. Ciri-ciri Urang-Aring

Urang-aring biasanya tumbuh liar di tempat yang lembap dan terbuka, seperti pinggiran sawah, selokan, atau area yang agak berair. Tanaman ini sangat suka sinar matahari tapi juga butuh tanah yang basah. Karakteristik/ciri-ciri Urang-Aring (Eclipta prostrata):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Terna atau tanaman herbal yang tumbuh merayap atau tegak dengan tinggi sekitar 10-80 cm.
Batang Batangnya berwarna hijau agak kemerahan atau kecokelatan, punya rambut-rambut halus, dan bentuknya silindris.
Daun Daunnya berbentuk lanset memanjang dengan ujung runcing. Tepinya bisa rata atau bergerigi halus, dan permukaannya terasa agak kasar karena berambut.
Bunga Bunganya kecil berbentuk bonggol (seperti kancing) berwarna putih, biasanya muncul di ujung batang atau ketiak daun.
Akar Sistem perakarannya serabut yang cukup kuat, seringkali muncul akar tambahan pada bagian batang yang menyentuh tanah.
Buah Dan Biji Buahnya berbentuk biji keras (akena) yang kecil, berwarna cokelat gelap atau hitam saat sudah tua.

III. Manfaat Urang-Aring

8 Manfaat Urang-Aring untuk kesehatan.

  1. Hepatoprotektif (Perlindungan Hati)

    Wedelolactone dan ecliptasaponin menghambat aktivasi sel stellate hati, mengurangi stres oksidatif melalui peningkatan enzim antioksidan SOD, CAT, dan GSH, serta menekan jalur inflamasi NF-κB dan TNF-α. Senyawa ini juga merangsang regenerasi hepatosit melalui aktivasi jalur PI3K/Akt.

    Senyawa Aktif: Wedelolactone, Ecliptasaponin A, Apigenin
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi pada Osteoarthritis dan Nyeri Sendi

    Wedelolactone menghambat enzim siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipoksigenase-5 (LOX-5), mengurangi produksi prostaglandin E2 dan leukotrien B4. Ekstrak juga menekan aktivasi NF-κB dan menurunkan ekspresi iNOS serta sitokin pro-inflamasi IL-1β dan IL-6.

    Senyawa Aktif: Wedelolactone, Luteolin, Apigenin
    Tampilkan
  3. Antimikroba Spektrum Luas

    Saponin triterpenoid dan flavonoid merusak membran sel bakteri dengan mengganggu integritas lipid bilayer, serta menghambat sintesis protein dan asam nukleat. Wedelolactone menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif melalui pengikatan pada DNA girase.

    Senyawa Aktif: Wedelolactone, Ecliptasaponin C, Apigenin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Urang-Aring

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Urang-Aring.

  1. Wedelolactone

    Golongan: Coumestan
    Bagian Tanaman: Daun, batang, dan herba segar
    Aktivitas Farmakologis:
    Hepatoprotektor, Antiinflamasi (inhibisi 5-lipoksigenase), Antiproliferatif Pada Beberapa Lini Sel Kanker, Antimikroba.
    Tampilkan
  2. Demethylwedelolactone

    Golongan: Coumestan
    Bagian Tanaman: Daun, herba
    Aktivitas Farmakologis:
    Hepatoprotektor, Antiinflamasi, Antioksidan, Aktivitas Antivirus (hepatitis C).
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Seluruh bagian herba, terutama daun dan bunga
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi (inhibisi COX-2), Neuroprotektif, Antiproliferatif.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Urang-Aring

Interaksi & Kontraindikasi Urang-Aring dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan obat antidiabetes (metformin, insulin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Bhringraj dilaporkan memiliki efek hipoglikemik. Pantau kadar gula darah secara ketat dan konsultasikan dengan dokter untuk penyesuaian dosis obat antidiabetes.

  2. Penggunaan bersamaan dengan obat antihipertensi (misalnya ACE inhibitor, beta-blocker, diuretik)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Bhringraj dapat menurunkan tekanan darah. Kombinasi dengan obat antihipertensi berpotensi menyebabkan hipotensi. Pantau tekanan darah secara teratur.

  3. Penggunaan bersamaan dengan antikoagulan atau antiplatelet (warfarin, aspirin, clopidogrel)

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Bhringraj memiliki efek antiplatelet dan dapat meningkatkan risiko perdarahan. Sebaiknya hindari kombinasi atau lakukan monitoring INR/PT secara ketat dengan persetujuan dokter.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+4)

VI. Efek Samping Urang-Aring

Urang-aring (Eclipta prostrata) secara tradisional dikenal luas karena manfaatnya, terutama untuk kesehatan rambut dan sebagai agen hepatoprotektif. Namun, konsumsi atau penggunaan topikal tanaman ini dalam dosis yang tidak tepat atau pada individu tertentu dapat memicu beberapa efek samping. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, dan diare ringan, terutama ketika ekstrak tanaman dikonsumsi secara oral dalam jumlah besar. Sifat diuretik dan efek farmakologis aktif dari senyawa kumarin dan alkaloid di dalamnya dapat memicu respons iritasi pada mukosa lambung bagi mereka yang memiliki lambung sensitif.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Urang-Aring

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Urang-Aring.

  1. Tinjauan Sistematis Aktivitas Farmakologi Eclipta prostrata (Urang-Aring)

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Eclipta prostrata memiliki aktivitas hepatoprotektif, antioksidan, antiinflamasi, dan penumbuh rambut. Senyawa utama wedelolakton diduga berkontribusi terhadap efek farmakologi, tetapi uji klinis masih terbatas.
    Tampilkan
  2. Efek Hepatoprotektif Ekstrak Etanol Eclipta prostrata pada Tikus yang Diinduksi Karbon Tetraklorida

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Ekstrak menurunkan kadar ALT, AST, dan MDA secara signifikan serta meningkatkan SOD dan GSH. Gambaran histopatologi hati menunjukkan pengurangan nekrosis dan infiltrasi sel radang.
    Tampilkan
  3. Aktivitas Antiinflamasi Eclipta prostrata pada Makrofag RAW264.7 yang Distimulasi Lipopolisakarida

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Ekstrak menekan produksi NO, TNF-α, dan IL-6 serta menghambat ekspresi iNOS dan COX-2. Mekanisme yang terlibat adalah inaktivasi jalur NF-κB dan MAPK.
    Tampilkan

VIII. FAQ Urang-Aring

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Urang-Aring.

Apa kandungan fitokimia utama dalam Bhringraj (Eclipta prostrata) yang bertanggung jawab atas khasiatnya?
Bhringraj mengandung senyawa fitokimia utama seperti wedelolactone, demethylwedelolactone, dan berbagai triterpenoid, saponin, serta flavonoid. Wedelolactone dikenal memiliki aktivitas antiinflamasi, hepatoprotektif, dan antioksidan. Sumber: Journal of Ethnopharmacology (2012) dan Phytochemistry Reviews (2015).
Bagaimana cara konsumsi Bhringraj yang aman untuk penggunaan sehari-hari?
Bhringraj dapat dikonsumsi sebagai teh herbal (1-2 gram daun kering diseduh dalam air panas), dalam bentuk kapsul (250-500 mg ekstrak per hari), atau sebagai jus segar (10-20 ml). Dianjurkan memulai dengan dosis rendah dan konsultasi dengan herbalis. Sumber: Indian Journal of Pharmaceutical Sciences (2018) dan Ayurvedic Pharmacopoeia of India.
Apa manfaat utama Bhringraj untuk kesehatan rambut?
Bhringraj merangsang pertumbuhan rambut, mengurangi kerontokan, dan mencegah uban dini melalui aktivitas antioksidan dan peningkatan sirkulasi kulit kepala. Studi menunjukkan ekstraknya dapat memperpanjang fase anagen folikel rambut. Sumber: Journal of Cosmetic Dermatology (2019) dan Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine (2014).
Apakah Bhringraj aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui?
Keamanan Bhringraj pada ibu hamil dan menyusui belum diteliti secara memadai. Kandungan wedelolactone dapat memengaruhi hormon, sehingga sebaiknya dihindari selama kehamilan dan menyusui karena risiko efek aborsi atau gangguan laktasi. Konsultasi dokter sangat dianjurkan. Sumber: Drugs and Lactation Database (LactMed) dan Ayu (2013).
Apa efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan Bhringraj?
Efek samping umum meliputi gangguan pencernaan ringan, sakit kepala, atau reaksi alergi pada individu sensitif. Penggunaan dosis tinggi dapat menyebabkan toksisitas hati karena kandungan alkaloid. Interaksi dengan obat antikoagulan (warfarin) dan antidiabetes juga perlu diwaspadai. Sumber: Journal of Herbal Medicine (2017) dan Phytotherapy Research (2020).
Bisakah Bhringraj digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Penggunaan Bhringraj pada bayi dan anak-anak belum memiliki data keamanan yang cukup. Senyawa aktifnya dapat terlalu kuat bagi sistem metabolisme anak. Penggunaan topikal (misalnya minyak rambut) dalam konsentrasi rendah mungkin lebih aman, tetapi tetap harus diawasi. Konsultasi dokter anak disarankan. Sumber: Pediatric Herbal Medicine (2010) dan World Journal of Pediatrics (2016).
Bagaimana efek Bhringraj terhadap fungsi hati?
Bhringraj dikenal sebagai hepatoprotektif melalui mekanisme antioksidan dan regenerasi sel hati. Wedelolactone mengurangi kerusakan hati akibat toksin seperti karbon tetraklorida. Namun, pada individu dengan penyakit hati kronis atau penggunaan dosis tinggi, efek sebaliknya bisa terjadi. Sumber: Hepatology Research (2011) dan Phytomedicine (2018).
Berapa dosis harian yang dianjurkan untuk konsumsi Bhringraj sebagai herbal?
Untuk penggunaan umum, dosis oral yang dianjurkan adalah 3-6 gram serbuk daun kering per hari, atau 250-500 mg ekstrak terstandar mengandung 2% wedelolactone. Penggunaan topikal (minyak) bisa 5-10 ml dioleskan ke kulit atau rambut. Mulailah dengan dosis rendah dan tingkatkan bertahap. Sumber: Ayurvedic Formulary of India dan Journal of Ethnopharmacology (2016).

Shankhpushpi

Convolvulus pluricaulis

Cabe Hutan

Embelia ribes

Cari: