Nama: Astragalin
Nama (en): Astragalin
Formula: C21H20O11
Sumber: Phyllanthus niruri L., Bauhinia malabarica Roxb., Curcuma mangga, Euptelea polyandra
Klasifikasi: Flavonoid
Sub-Klasifikasi: Flavonol glycoside
Nama Lain:
Astragalin, Kaempferol 3-glucoside, Kaempferol-3-O-glucoside, Kaempferol-3-O-beta-D-glucopyranoside
IUPAC: 3-[(2S,3R,4S,5S,6R)-3,4,5-trihydroxy-6-(hydroxymethyl)oxan-2-yl]oxy-5,7-dihydroxy-2-(4-hydroxyphenyl)chromen-4-one
Molecular Weight: 448.3800
Mass: 448.1006
Astragalin adalah senyawa flavonoid glikosida yang ditemukan dalam meniran hijau (Phyllanthus niruri) sebagai salah satu flavonoid utama , kendayakan (Bauhinia malabarica) , temu mangga (Curcuma mangga) , dan berbagai tanaman herbal Indonesia lainnya. Senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, hepatoprotektif, anti-HBV, dan kardioprotektif . Astragalin menunjukkan potensi sebagai inhibitor Mpro SARS-CoV-2 dengan stabilitas interaksi yang baik . Senyawa ini terdaftar di KNApSAcK dengan ID C00005138 dan berinteraksi dengan 10 protein dalam database ChEMBL .