Advertisement
Mengkudu (Morinda citrifolia) adalah tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara dan Australasia, namun kini tersebar luas di berbagai kawasan beriklim hangat. Tanaman ini termasuk dalam famili Rubiaceae dan dapat tumbuh sebagai perdu atau pohon kecil setinggi 3–10 meter. Daunnya berbentuk elips dengan permukaan mengilap, sementara buahnya berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi putih kekuningan ketika matang. Buah mengkudu memiliki bau khas yang tajam dan rasa pahit, tetapi telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di berbagai budaya, terutama di Polinesia dan Asia.
Mengkudu gampang banget tumbuh di mana saja, mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1.500 mdpl. Tanaman ini suka tempat terbuka, toleran sama tanah berpasir, tanah berbatu, bahkan tanah yang kadar garamnya tinggi sekalipun. Karakteristik/ciri-ciri Mengkudu (Morinda citrifolia):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Pohon kecil atau perdu yang tingginya bisa mencapai 3-8 meter dengan batang yang tidak terlalu besar. |
| Daun | Daunnya berwarna hijau mengkilap, bentuknya jorong atau bulat telur, ukurannya lebar dengan tulang daun yang kelihatan jelas. |
| Bunga | Bunganya berbentuk bongkol (bulat) berwarna putih, muncul dari ketiak daun dan punya aroma yang agak wangi. |
| Buah | Buah majemuk berbentuk lonjong dengan permukaan yang berbintil-bintil. Saat muda warnanya hijau, kalau sudah matang jadi putih kekuningan, teksturnya lunak, dan punya bau yang sangat khas (agak menyengat). |
| Biji | Bijinya banyak, berwarna cokelat kemerahan atau hitam, dan punya selaput udara sehingga bisa mengapung di air. |
| Akar | Akar tunggang yang kuat, warnanya kuning kecokelatan, biasanya dipakai juga buat pewarna alami batik. |
8 Manfaat Mengkudu untuk kesehatan.
Iridoid (terutama asperuloside), skopoletin, dan flavonoid menekan aktivasi NF-κB sehingga menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, IL-1β, IL-6, dan MMP-9; juga menghambat fosforilasi MAPK p38/JNK dan degradasi IκB-α.
Polifenol dan flavonoid bekerja sebagai penangkap radikal bebas serta pengkhelat logam transisi; mengaktifkan jalur Nrf2/ARE sehingga meningkatkan superoksida dismutase, katalase, glutation peroksidase, dan menurunkan lipid peroksida serta F2-isoprostane.
Antrakuinon seperti damnacanthal dan nordamnacanthal mengganggu integritas membran sel mikroba, menghambat pompa efluks, dan memodulasi pembentukan biofilm; skopoletin meningkatkan permeabilitas membran.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Mengkudu.
Interaksi & Kontraindikasi Mengkudu dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Mengkudu (Morinda citrifolia) telah lama dikenal sebagai tanaman herbal, namun konsumsinya dapat menimbulkan berbagai efek samping, terutama pada sistem pencernaan dan hati. Beberapa pengguna melaporkan gangguan gastrointestinal ringan seperti mual, kembung, dan diare setelah mengonsumsi jus mengkudu. Efek ini umumnya berkaitan dengan kandungan asam dan senyawa aktif yang tinggi yang dapat mengiritasi mukosa lambung pada individu yang sensitif.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Mengkudu.