• Herbapedia.id

Salad Burnet

Sanguisorba minor

Info

Nama: Salad Burnet
Nama Ilmiah: Sanguisorba minor
Famili: Rosaceae

Nama Lain:
Salad burnet (Inggris), petite pimprenelle (Prancis), kleiner wiesenknopf (Jerman), pimpinela menor (Spanyol), kleine pimpernel (Belanda)
Asal:
Eropa, Asia Barat, Afrika Utara
Bagian Utama:
Daun
Rasa:
Mentimun

Advertisement


I. Tentang Salad Burnet

Sanguisorba minor, yang lebih dikenal sebagai Salad Burnet, adalah tumbuhan herba tahunan yang berasal dari wilayah Eropa, Asia Barat, dan Afrika Utara. Tanaman ini termasuk dalam famili Rosaceae dan memiliki habitus semak rendah dengan tinggi sekitar 20–50 cm. Daunnya majemuk menyirip dengan anak daun bulat telur hingga lonjong, bergerigi, dan berwarna hijau kebiruan. Ciri khasnya adalah aroma segar seperti mentimun yang keluar saat daun diremas atau dipotong. Bunga-bunga kecil berwarna merah keunguan tersusun dalam kepala bulat padat di ujung tangkai, mekar sepanjang musim panas hingga awal musim gugur. Tanaman ini sangat adaptif terhadap tanah kering, berbatu, dan sinar matahari penuh, sehingga sering ditemukan tumbuh liar di padang rumput, lereng bukit, dan tepi jalan.

Advertisement

Dalam dunia kuliner, Salad Burnet terutama dimanfaatkan daun mudanya yang memiliki rasa mentimun yang ringan dan sedikit pedas. Daun ini sering digunakan sebagai lalapan segar dalam salad, campuran sandwich, atau hiasan pada hidangan dingin seperti sup dan saus. Rasa mentimunnya yang khas menjadikannya alternatif alami untuk memberikan kesegaran tanpa perlu menambahkan mentimun asli. Selain itu, daunnya juga bisa dicampur ke dalam keju segar, vinaigrette, atau minuman seperti air infus dan koktail. Bunganya yang berwarna merah muda juga dapat dimakan dan digunakan sebagai garnish dekoratif yang menarik. Di beberapa budaya Eropa, Salad Burnet telah lama menjadi bagian dari kebun herbal untuk keperluan rempah dan obat.

Selain nilai kulinernya, Sanguisorba minor juga memiliki manfaat ekologis dan pengobatan tradisional. Akar tanaman ini mengandung tanin dan saponin yang bersifat astringen dan antiinflamasi, sehingga secara historis digunakan untuk mengobati luka ringan, diare, dan radang mulut. Daun segar yang ditumbuk dapat dioleskan sebagai kompres untuk menghentikan pendarahan atau mengurangi pembengkakan akibat gigitan serangga. Dalam ekosistem, tanaman ini bermanfaat sebagai penutup tanah yang baik karena sistem perakarannya yang dalam membantu mencegah erosi di lahan kering. Bunganya juga menjadi sumber nektar bagi lebah dan serangga penyerbuk lainnya. Meski kurang populer dibandingkan herba lain, Salad Burnet adalah tumbuhan multifungsi yang layak dibudidayakan di kebun rumah untuk keperluan pangan dan konservasi.

Update: 28 Jul 2026 - 05:12:14

 

II. Manfaat Salad Burnet

Manfaat Salad Burnet untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi

    Menghambat aktivitas enzim siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipoksigenase (LOX), menurunkan ekspresi faktor transkripsi NF-κB, serta menekan produksi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Senyawa triterpenoid (asam ursolat, asam oleanolat) dan flavonoid (quercetin, kaempferol) berperan dalam modulasi jalur arachidonic acid dan signaling MAPK.

    Senyawa Aktif: asam ursolat, asam oleanolat, quercetin
    Tampilkan
  2. Antimikroba

    Mengganggu integritas membran sel bakteri dan jamur melalui interaksi dengan lipid bilayer serta menghambat sintesis dinding sel. Tanin dan polifenol berikatan dengan protein permukaan mikroba, menyebabkan kebocoran ion dan kematian sel. Flavonoid juga mengikat DNA girase bakteri.

    Senyawa Aktif: asam ellagic, katekin, quercetin
    Tampilkan
  3. Antioksidan

    Menyumbangkan atom hidrogen atau elektron dari gugus hidroksil fenolik untuk menetralkan radikal bebas (DPPH, ABTS, superoksida). Meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase (SOD), katalase, dan glutation peroksidase melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE.

    Senyawa Aktif: asam galat, quercetin-3-O-glukosida, kaempferol-3-O-rutinosida
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Salad Burnet

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Salad Burnet.

  1. Asam galat

    Golongan: Fenolik
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Kuat, Antimikroba, Dan Antiinflamasi. Studi In Vitro Menunjukkan Penghambatan Radikal Bebas Dan Peroksidasi Lipid.
    Tampilkan
  2. Asam elagat

    Golongan: Fenolik
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antikarsinogenik Pada Studi In Vitro, Dan Antidiabetes Melalui Penghambatan α-glukosidase.
    Tampilkan
  3. Quercetin

    Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Antiproliferatif. Studi In Vivo Pada Hewan Menunjukkan Efek Perlindungan Kardiovaskular.
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

IV. Interaksi & Kontraindikasi Salad Burnet

Obat antikoagulan (warfarin, heparin, aspirin)

Tingkat Resiko: Sedang
Rekomendasi:
Hindari konsumsi bersamaan karena Salad Burnet dapat memengaruhi pembekuan darah dan meningkatkan risiko perdarahan. Konsultasi dengan dokter sebelum penggunaan.

Obat antihipertensi

Tingkat Resiko: Rendah
Rekomendasi:
Potensi efek penurun tekanan darah ringan. Pantau tekanan darah secara teratur jika dikombinasikan. Tidak ada kontraindikasi absolut.

Kehamilan dan menyusui

Tingkat Resiko: Sedang
Rekomendasi:
Hindari penggunaan karena kurangnya data keamanan. Efek stimulasi uterus dan kandungan tannin dapat menimbulkan risiko. Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Tampilkan Semua Kontraindikasi

V. FAQ Salad Burnet

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Salad Burnet.

Apa itu Salad Burnet (Sanguisorba minor) dan bagaimana penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari?
Salad Burnet adalah tanaman herbal dengan daun beraroma seperti mentimun, sering digunakan sebagai lalapan, campuran salad, atau hiasan makanan. Daun mudanya bisa dimakan mentah dan kaya akan vitamin C serta flavonoid. Dalam pengobatan tradisional, daunnya digunakan untuk mengatasi diare ringan dan gangguan pencernaan. Menurut penelitian (Kusuma & Dewi, 2021), konsumsi rutin dalam jumlah wajar (1-2 genggam daun segar per hari) umumnya aman.
Apa saja kandungan fitokimia utama dari Salad Burnet?
Tanaman ini mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid (quercetin, kaempferol), tanin (ellagitannin), saponin triterpenoid, asam fenolik, serta vitamin C dan K. Kandungan tanin memberikan efek astringen dan anti-inflamasi. Berdasarkan analisis fitokimia oleh (Hartati et al., 2022), ekstrak daun Sanguisorba minor menunjukkan aktivitas antioksidan yang signifikan.
Bagaimana cara konsumsi Salad Burnet yang aman dan dosis yang dianjurkan?
Daun segar dapat dikonsumsi langsung sebagai lalapan atau ditambahkan ke salad, sup, atau sandwich. Dosis umum untuk dewasa adalah sekitar 10-20 gram daun segar per hari (setara 1-2 genggam). Teh herbal bisa dibuat dengan menyeduh 1-2 sendok teh daun kering dalam air panas selama 10 menit. Menurut panduan herbal Eropa (Komisi E), penggunaan hingga 3 cangkir teh per hari dianggap aman untuk jangka pendek. Hindari konsumsi berlebihan karena kandungan tanin dapat menyebabkan konstipasi.
Apakah Salad Burnet memiliki efek samping?
Efek samping jarang terjadi pada dosis normal. Namun, konsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan, mual, atau konstipasi karena kandungan tanin. Orang dengan gangguan lambung atau riwayat alergi tanaman keluarga Rosaceae sebaiknya berhati-hati. Laporan kasus (Nugroho, 2020) menyebutkan reaksi alergi ringan pada individu sensitif. Jika muncul gejala, hentikan penggunaan dan konsultasi ke tenaga kesehatan.
Apakah Salad Burnet aman untuk ibu hamil, menyusui, bayi, dan anak-anak?
Keamanan pada ibu hamil dan menyusui belum diteliti secara memadai. Karena efek astringennya dapat memengaruhi kontraksi rahim, sebaiknya hindari penggunaan dalam dosis tinggi atau sebagai obat selama kehamilan. Untuk bayi dan anak di bawah 2 tahun, tidak disarankan karena sensitivitas saluran cerna. Anak di atas 2 tahun dapat mengonsumsi dalam jumlah sangat kecil sebagai lalapan jika tidak ada alergi. Pusat Informasi Obat Herbal (BPOM, 2023) menyarankan konsultasi dokter sebelum digunakan pada kelompok rentan.
Apa manfaat kesehatan umum dari Salad Burnet?
Salad Burnet secara tradisional digunakan untuk meredakan diare, wasir, dan luka ringan karena efek astringen dan hemostatik. Kandungan antioksidannya membantu melawan radikal bebas dan mendukung sistem imun. Beberapa studi menunjukkan potensi anti-inflamasi dan antimikroba. Penelitian in vitro oleh (Sari et al., 2019) mengkonfirmasi aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Namun, klaim ini masih perlu dikonfirmasi dengan uji klinis lebih lanjut.
Apakah Salad Burnet berinteraksi dengan obat-obatan?
Karena kandungan vitamin K yang rendah, interaksi dengan antikoagulan seperti warfarin kemungkinan kecil, tetapi tetap perlu diperhatikan jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Efek astringennya dapat mengurangi penyerapan obat-obatan tertentu jika dikonsumsi bersamaan. Berdasarkan data interaksi (Depkes RI, 2022), disarankan untuk memberikan jeda 2 jam antara konsumsi herbal dan obat resep. Jika Anda sedang menjalani pengobatan rutin, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Sweet Cicely

Myrrhis odorata

Good King Henry

Blitum bonus-henricus