Seduhan hangat daun salad burnet, jahe, dan serai yang terinspirasi dari tradisi minuman herbal Nusantara dan Eropa. Wedang ini nyaman diminum sambil bersantai dan membantu melancarkan pencernaan.
| 2 sdm daun salad burnet segar (bisa menggunakan 1,5 sdm daun kering) |
| 3 iris jahe segar |
| 1 batang serai, dimemarkan |
| 250 ml air panas (80-90°C) |
| 1 sdt madu (opsional) |
| 1/2 buah lemon, ambil perasan airnya (opsional) |
Kombinasi jahe, serai, dan burnet bersifat menghangatkan serta dapat meredakan kembung ringan setelah makan. Polifenol dan tanin dalam daun burnet berpotensi menunjang kesehatan saluran cerna saat dikonsumsi sebagai teh tanpa gula.
Advertisement
Minum 1 cangkir (250 ml) dua kali sehari, maksimal 2 minggu. Sebaiknya diminum 30 menit sebelum atau sesudah makan.
Jahe dosis sedang bisa meningkatkan efek obat pengencer darah seperti warfarin dan aspirin. Tanin dari burnet dapat mengganggu penyerapan zat besi, jadi beri jeda 1–2 jam jika mengonsumsi suplemen zat besi.
Hindari pada alergi jahe atau tanaman Rosaceae. Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, menyusui, anak balita, dan orang dengan gangguan perdarahan tanpa pengawasan tenaga kesehatan.
Resep Herbal: #0441