Advertisement
Cymbopogon nardus, yang dikenal luas sebagai citronella grass atau sereh wangi, adalah tanaman rumput tahunan asli Asia Selatan dan Asia Tenggara. Tanaman ini dibudidayakan secara komersial terutama untuk kandungan minyak atsiri dalam daunnya yang memiliki aroma khas mirip lemon dan tanah. Berbeda dengan sereh dapur (Cymbopogon citratus) yang lebih sering digunakan sebagai bumbu masak, C. nardus memiliki kandungan geraniol dan citronellal yang lebih tinggi, menjadikannya bahan baku utama dalam industri pengharum, sabun, dan terutama sebagai pengusir serangga alami. Daunnya yang panjang, runcing, dan berwarna hijau kebiruan tumbuh rumpun menjulang hingga 2 meter, dengan batang semu yang padat dan rizoma yang kuat.
Advertisement
Tanaman ini tumbuh optimal di daerah tropis dengan curah hujan tinggi dan sinar matahari penuh. Perakarannya yang dangkal namun menyebar membuatnya mudah tumbuh di berbagai jenis tanah, asalkan drainasenya baik. Perbanyakan dilakukan dengan membagi anakan atau stek rumpun karena bijinya seringkali steril. Sereh wangi memiliki ketahanan alami terhadap sebagian besar hama karena minyak esensialnya sendiri bersifat repelen, sehingga sangat cocok ditanam di sekitar rumah atau kebun sebagai penghalau nyamuk tanpa menggunakan bahan kimia. Proses pemanenan dilakukan dengan memotong daun sekitar 10–15 cm di atas permukaan tanah, dan tanaman dapat dipanen setiap 2–3 bulan sekali, menghasilkan panen berkelanjutan selama bertahun-tahun.
Minyak atsiri dari Cymbopogon nardus diekstrak melalui destilasi uap dari daun segar atau kering. Komponen utamanya, citronellal, geraniol, dan citronellol, memberikan aroma segar serta sifat antiseptik, antijamur, dan antinyamuk. Kegunaan utamanya adalah sebagai bahan aktif dalam lilin, lotion, spray, dan gel pengusir serangga. Minyak ini juga digunakan dalam aromaterapi untuk mengurangi stres dan kelelahan. Di Indonesia, sereh wangi telah lama menjadi tanaman perkebunan rakyat di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, dengan hasil yang diekspor ke berbagai negara. Penanaman sereh wangi tidak hanya memberikan nilai ekonomi tetapi juga mendukung ekosistem karena fungsinya sebagai pengusir serangga alami dan tanaman penutup tanah yang mencegah erosi.
Manfaat Citronella Grass / Sereh Wangi untuk kesehatan.
Minyak atsiri dan ekstrak C. nardus menghambat aktivitas enzim siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipoksigenase (LOX), menurunkan produksi prostaglandin E2 (PGE2) dan leukotrien. Selain itu, senyawa citronellal dan geraniol menekan jalur NF-κB, sehingga mengurangi ekspresi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6.
Senyawa monoterpen seperti citronellal dan citronellol berinteraksi dengan membran sel bakteri dan jamur, meningkatkan permeabilitas dan menyebabkan kebocoran sitoplasma. Pada bakteri Gram-positif, terjadi inhibisi sintesis dinding sel, sedangkan pada jamur terjadi kerusakan membran ergosterol.
Ekstrak C. nardus kaya akan flavonoid dan asam fenolik (asam klorogenat, asam ferulat) yang mendonorkan atom hidrogen kepada radikal bebas, menetralkan spesies oksigen reaktif (ROS). Juga meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase (SOD) dan katalase.
Citronellal dan geraniol menghambat aktivitas enzim α-glukosidase dan α-amilase di usus, memperlambat absorbsi karbohidrat. Juga meningkatkan sekresi insulin melalui stimulasi sel beta pankreas dan memperbaiki sensitivitas insulin melalui aktivasi jalur AMPK.
Advertisement
Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Citronella Grass / Sereh Wangi.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Citronella Grass / Sereh Wangi.