Umbi Garut

Arrowroot | Maranta arundinacea
Umbi Garut
Nama
Umbi Garut (Arrowroot)
Nama Latin/Ilmiah
Maranta arundinacea
Bagian Digunakan
Umbi
Rasa
Tawar

Nama Lain
ararut (Malaysia), arrurruz (Spanyol), yuquilla (Puerto Riko), arrowroot (Inggris), garut (Indonesia)
Asal
Karibia, Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.
Kandungan Utama
Pati (karbohidrat), serat, protein, mineral

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Umbi Garut

Umbi garut (Maranta arundinacea) merupakan tanaman herba tropis yang berasal dari Amerika Selatan, namun kini telah banyak dibudidayakan di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Tanaman ini termasuk dalam famili Marantaceae dan dikenal dengan ciri khas daunnya yang lebar serta batang semu yang tumbuh dari rimpang di dalam tanah. Bagian yang paling dimanfaatkan adalah rimpang atau umbinya yang mengandung pati halus yang mudah dicerna, sehingga sering diolah menjadi tepung yang dijuluki "tepung arrowroot" atau dikenal secara lokal sebagai tepung pati garut.

Baca Lebih Lanjut
Update: 11 Agu 2026 - 06:20:03
 

II. Ciri-ciri Umbi Garut

Tumbuh subur di daerah tropis dengan kelembapan tinggi dan tanah yang gembur. Biasanya ditemukan di lahan terbuka atau sedikit ternaungi dengan drainase air yang baik agar umbinya tidak busuk. Karakteristik/ciri-ciri Umbi Garut (Maranta arundinacea):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Dan Umbi Memiliki akar rimpang (rizoma) yang menjalar di bawah tanah. Umbinya berbentuk silindris memanjang, berwarna putih bersih, dan terbungkus sisik-sisik halus.
Batang Batangnya tegak, ramping, dan bercabang dengan tekstur agak lunak, tingginya bisa mencapai 0,5 sampai 1,5 meter.
Daun Daunnya berbentuk lebar seperti telur (ovate) dengan ujung meruncing. Warnanya hijau cerah, teksturnya tipis, dan punya pelepah yang membungkus batang.
Bunga Bunganya kecil-kecil berwarna putih, berbentuk seperti lonceng, dan biasanya muncul di ujung batang atau tangkai yang panjang.
Tekstur Daging Daging umbinya berwarna putih, berair, dan menghasilkan pati yang sangat halus saat diolah.

III. Manfaat Umbi Garut

8 Manfaat Umbi Garut untuk kesehatan.

  1. Diare akut dan gangguan saluran cerna

    Pati resisten dari umbi garut membentuk gel viskoelastik di lumen usus, menyerap air, dan memperlambat masa transit. Senyawa flavonoid/tanin menghambat sekresi klorida dan siklik AMP epitel usus, sehingga mengurangi cairan feses dan efek iritasi mukosa.

    Senyawa Aktif: Pati resisten, Tanin, Flavonoid
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi dan nyeri sendi

    Flavonoid dan triterpenoid menghambat enzim siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipooksigenase (LOX), sehingga menurunkan produksi prostaglandin dan leukotrien; pada jalur seluler, ekstrak menekan aktivasi NF-κB serta menurunkan TNF-α, IL-1β, dan NO.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Rutin, β-Sitosterol
    Tampilkan
  3. Stres oksidatif dan kebutuhan antioksidan

    Polifenol dan flavonoid berperan sebagai donor elektron/peredam radikal bebas, meningkatkan aktivitas enzim SOD, katalase, dan glutathione peroksidase melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE, serta mencegah peroksidasi lipid membran.

    Senyawa Aktif: Asam Galat, Asam Kafeat, Katekin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Umbi Garut

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Umbi Garut.

  1. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan; Antiinflamasi; Penghambat α-glukosidase Sehingga Berpotensi Sebagai Antidiabetes..
    Tampilkan
  2. Golongan: Asam fenolat
    Bagian Tanaman: Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan; Hepatoprotektif; Antimikroba; Modulator Pensinyalan Insulin..
    Tampilkan
  3. Golongan: Asam hidroksisinamat
    Bagian Tanaman: Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan; Antiinflamasi; Penghambat α-amilase Dan α-glukosidase Sehingga Berpotensi Menurunkan Glukosa Darah Postprandial..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Umbi Garut

Interaksi & Kontraindikasi Umbi Garut dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Konsumsi sebagai makanan biasa pada orang sehat

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Umumnya aman; tidak ada kontraindikasi absolut. Mulai dengan porsi kecil untuk menilai toleransi pencernaan.

  2. Antikoagulan/antiplatelet (warfarin, clopidogrel)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Umbi garut rendah vitamin K, sehingga risiko interaksi signifikan rendah. Tetap konsisten dalam asupan makanan dan pantau parameter koagulasi sesuai anjuran dokter.

  3. Penggunaan pada penderita Gangguan pencernaan fungsional (kembung/IBS)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Pati/resistant starch dapat menyebabkan gas bila dikonsumsi berlebihan. Konsumsi bertahap dan batasi porsi untuk mengurangi kembung.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+9)

VI. Efek Samping Umbi Garut

Umbi garut (Maranta arundinacea) umumnya dikenal sebagai bahan pangan yang aman, mudah dicerna, dan sering digunakan sebagai obat tradisional untuk masalah pencernaan seperti diare dan sindrom iritasi usus besar. Namun, konsumsi umbi garut dalam jumlah yang berlebihan, terutama dalam bentuk mentah atau produk olahan yang tidak higienis, dapat menimbulkan beberapa efek samping gastrointestinal. Kandungan serat pati resisten yang tinggi di dalam umbi garut, jika dikonsumsi secara mendadak atau berlebihan tanpa adaptasi cairan yang cukup, dapat menyebabkan fermentasi berlebih oleh bakteri usus, yang berujung pada gejala seperti kembung, peningkatan produksi gas, kram perut, dan bahkan diare osmotik.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Umbi Garut

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Umbi Garut.

Apa kandungan gizi utama umbi garut?
Umbi garut terutama mengandung karbohidrat kompleks berupa pati sekitar 60–80% berat kering, protein rendah, lemak sangat rendah, dan sedikit serat. Mineral pentingnya meliputi kalium, fosfor, magnesium, dan zat besi. Komponen pati terdiri dari amilosa dan amilopektin yang mudah dicerna. Pérez, E., & Lares, M. (2005). Chemical composition, starch properties and phenolic content of Maranta arundinacea L. roots. Journal of Food Composition and Analysis, 18(6), 487–495.; FAO. (1990). Roots, tubers, plantains and bananas in human nutrition. FAO Food and Nutrition Series No. 24, Rome.
Bagaimana cara mengonsumsi umbi garut dalam kehidupan sehari-hari?
Umbi garut dapat diolah menjadi tepung lalu digunakan sebagai pengganti terigu untuk membuat bubur, kue kering, cookies, pengental sup, atau saus. Tepung garut juga dapat diseduh dengan air panas menjadi bubur garut dan dicampur susu untuk sarapan. Gunakan pemanasan sedang dan konsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang. Kementerian Kesehatan RI. (2018). Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Apakah umbi garut aman dan bermanfaat untuk bayi dan anak-anak?
Umbi garut aman digunakan sebagai makanan pendamping ASI untuk bayi setelah usia 6 bulan karena patinya mudah dicerna dan bebas gluten. Namun, kandungan proteinnya rendah, sehingga harus dikombinasikan dengan sumber protein lain seperti kacang-kacangan, ikan, atau ASI. FAO. (1990). Roots, tubers, plantains and bananas in human nutrition. FAO Food and Nutrition Series No. 24, Rome.
Apakah umbi garut boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Belum ada penelitian klinis khusus tentang keamanan umbi garut pada ibu hamil dan menyusui. Dalam bentuk makanan biasa seperti bubur atau tepung, umumnya dianggap aman karena mirip dengan pati lain. Namun, produk herbal dalam dosis pekat sebaiknya dihindari dan sebaiknya dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan. Ernst, E. (2002). Herbal medicinal products during pregnancy: are they safe? BJOG, 109(6), 695–699.
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi umbi garut?
Konsumsi dalam jumlah normal umumnya tidak menimbulkan efek samping serius. Jika dikonsumsi berlebihan, pati resisten dalam umbi garut dapat difermentasi di usus besar dan menyebabkan kembung, gas berlebih, serta ketidaknyamanan perut. Cummings, J. H., & Stephen, A. M. (2007). Carbohydrate terminology and classification. European Journal of Clinical Nutrition, 61(S1), S5–S18.
Apakah umbi garut membantu masalah pencernaan seperti diare?
Umbi garut secara tradisional digunakan sebagai makanan pendukung pada diare karena patinya halus dan tidak merangsang saluran cerna, sehingga membantu asupan kalori selama pemulihan. Namun, umbi garut tidak dapat menggantikan oralit atau obat antidiare yang diresepkan dokter. Bown, D. (1995). The Royal Horticultural Society Encyclopedia of Herbs and Their Uses. London: Dorling Kindersley.
Apakah umbi garut aman dikonsumsi oleh penderita diabetes?
Umbi garut merupakan sumber karbohidrat yang dapat meningkatkan gula darah, sehingga porsi harus diperhitungkan dalam total asupan karbohidrat harian. Belum ada bukti kuat bahwa umbi garut memiliki efek antidiabetes langsung. Penderita diabetes sebaiknya berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter. American Diabetes Association. (2019). Nutrition Therapy for Adults With Diabetes or Prediabetes: A Consensus Report. Diabetes Care, 42(5), 731–754.
Bagaimana penggunaan umbi garut dalam pengobatan tradisional?
Dalam pengobatan tradisional, umbi garut dipakai untuk menenangkan saluran cerna, mengatasi diare ringan, serta digunakan sebagai bedak atau pembersih kulit. Penelitian fitokimia menemukan adanya pati yang mudah dicerna dan senyawa fenolik, tetapi efek klinisnya masih memerlukan kajian lebih lanjut. Pérez, E., & Lares, M. (2005). Chemical composition, starch properties and phenolic content of Maranta arundinacea L. roots. Journal of Food Composition and Analysis, 18(6), 487–495.; Bown, D. (1995). The Royal Horticultural Society Encyclopedia of Herbs and Their Uses. London: Dorling Kindersley.

Kudzu

Pueraria lobata

Konnyaku

Amorphophallus konjac

Cari: