Sarsaparilla

Sarsaparilla | Smilax officinalis
Sarsaparilla
Nama
Sarsaparilla (Sarsaparilla)
Nama Latin/Ilmiah
Smilax officinalis
Bagian Digunakan
Akar
Rasa
Manis, pahit

Nama Lain
Zarzaparrilla (Spain), Salsaparrilha (Brazil), Salsepareille (France), Sarsaparille (Germany), Salsapariglia (Italy)
Asal
Meksiko, Guatemala, Honduras, Nikaragua, Kosta Rika, Panama, Kolombia, Venezuela, Ekuador, Peru, Brasil
Kandungan Utama
Saponin steroid, flavonoid, fitosterol

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Sarsaparilla

Smilax officinalis, yang dikenal luas sebagai sarsaparilla, adalah tanaman merambat berkayu dari famili Smilacaceae yang berasal dari hutan tropis Amerika Tengah dan Selatan. Tumbuhan ini memiliki batang berduri, daun berbentuk hati atau lanset, serta akar tunggang yang tebal dan berserat, yang menjadi bagian paling bernilai secara herbal. Akar sarsaparilla telah digunakan selama berabad-abad oleh masyarakat asli sebagai tonik tradisional untuk mengatasi berbagai keluhan, mulai dari masalah kulit hingga kelemahan tubuh.

Baca Lebih Lanjut
Update: 05 Sep 2026 - 06:40:53
 

II. Ciri-ciri Sarsaparilla

Tanaman ini adalah jenis tanaman merambat (liana) yang banyak ditemukan di kawasan hutan tropis Amerika Tengah dan Selatan. Dia suka banget tumbuh di area yang agak teduh dan lembap, biasanya memanjat pohon lain pakai sulur-sulurnya. Karakteristik/ciri-ciri Sarsaparilla (Smilax officinalis):

Bagian Ciri-Ciri
Batang Batangnya berbentuk silinder, teksturnya agak keras atau berkayu, dan biasanya punya duri-duri kecil yang tajam buat bantu dia memanjat.
Daun Bentuk daunnya cenderung oval atau menyerupai jantung (cordate) dengan ujung yang meruncing. Permukaan daunnya halus dan mengkilap dengan tulang daun yang terlihat jelas.
Akar Ini bagian yang paling ikonik. Akarnya berbentuk rimpang (rizoma) yang panjang, tebal, dan punya banyak cabang. Warnanya biasanya cokelat tua atau agak kemerahan.
Bunga Bunganya berukuran kecil, berkelompok dalam rangkaian (umbel), dan biasanya berwarna kuning kehijauan.
Buah Buahnya berbentuk bulat menyerupai beri. Saat masih muda warnanya hijau dan berubah menjadi merah atau hitam gelap setelah matang.

III. Manfaat Sarsaparilla

7 Manfaat Sarsaparilla untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan nyeri sendi

    Saponin steroid (sarsasapogenin, parillin) dan asam fenolat menghambat aktivasi NF-κB sehingga menurunkan ekspresi COX-2, 5-LOX, TNF-α, IL-6, dan PGE2. Flavonoid juga menyapu radikal bebas yang memperkuat inflamasi.

    Senyawa Aktif: sarsasapogenin, parillin, asam kafeoilkuinat
    Tampilkan
  2. Aktivitas antioksidan dan mitigasi stres oksidatif

    Flavonoid dan asam klorogenat/kaffeoilkuinat mendonorkan hidrogen untuk menetralkan radikal bebas, mengaktifkan jalur Nrf2/ARE, serta meningkatkan enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase, katalase, dan glutation peroksidase; selanjutnya menurunkan peroksidasi lipid.

    Tampilkan
  3. Antimikroba spektrum luas (bakteri dan jamur)

    Saponin steroid berinteraksi dengan lipid membran mikroba dan menyebabkan kebocoran sel; polifenol mengkelasi ion logam serta menghambat enzim-enzim dinding sel dan pembentukan biofilm.

    Senyawa Aktif: sarsaparilloside, parillin, Kaempferol
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Sarsaparilla

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Sarsaparilla.

  1. Sarsaparilloside

    Golongan: Steroid saponin
    Bagian Tanaman: Akar dan rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Dan Imunomodulator Pada Studi Pra-klinis; Merupakan Prekursor Parillin.
    Tampilkan
  2. Parillin (smilacin)

    Golongan: Steroid saponin
    Bagian Tanaman: Akar dan rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Ekspektoran Refleks; Iritan Mukosa; Antiinflamasi Ringan Pada Uji In Vitro.
    Tampilkan
  3. Sarsasapogenin

    Golongan: Sapogenin steroid (aglikon saponin)
    Bagian Tanaman: Akar dan rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Dan Neuroprotektif Pada Model Sel; Menghambat Sitokin Proinflamasi.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Sarsaparilla

Interaksi & Kontraindikasi Sarsaparilla dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan oral jangka pendek pada orang dewasa sehat

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Sarsaparilla dilaporkan relatif aman bila digunakan dalam dosis biasa dan jangka pendek, tetapi tetap konsultasikan kepada tenaga kesehatan. (Ref: MedlinePlus/NIH)

  2. NSAID (misal ibuprofen, aspirin)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Kombinasi dapat meningkatkan iritasi lambung karena efek saponin pada mukosa; konsumsi bersama makanan dan hentikan jika muncul nyeri lambung. (Ref: MedlinePlus)

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetik (misal metformin, glibenklamid)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Sarsaparilla berpotensi menurunkan gula darah; jika dikombinasikan, pantau glukosa darah secara berkala dan waspadai gejala hipoglikemia. (Ref: Natural Medicines Comprehensive Database)

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+7)

VI. Efek Samping Sarsaparilla

Sarsaparilla (Smilax officinalis) umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan atau minuman, seperti bir akar. Namun, penggunaan ekstrak herbal ini dalam dosis tinggi atau jangka panjang dapat menimbulkan beberapa efek samping gastrointestinal yang signifikan. Pengguna sering melaporkan adanya iritasi pada lambung, mual, serta gangguan pencernaan ringan akibat kandungan saponin di dalamnya yang dapat merangsang mukosa lambung secara berlebihan.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Sarsaparilla

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Sarsaparilla.

Apa itu sarsaparilla dan senyawa aktif utamanya?
Sarsaparilla adalah akar dari beberapa spesies Smilax, termasuk Smilax officinalis. Senyawa aktif utamanya adalah saponin steroid seperti sarsaparilloside dan parillin, serta fitosterol dan flavonoid. Sautour et al. (2010) menyebut saponin steroid sebagai senyawa bioaktif utama dari genus Smilax.
Bagaimana sarsaparilla dikonsumsi dalam penggunaan sehari-hari?
Secara tradisional akar kering diseduh sebagai teh dan ekstraknya digunakan dalam bentuk kapsul, tablet, atau cairan. Namun, belum ada dosis harian standar yang disetujui; Newall et al. (1996) menekankan bahwa pemakaian herbal ini sebaiknya di bawah pengawasan tenaga kesehatan.
Apakah sarsaparilla aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak. Newall et al. (1996) menyarankan wanita hamil untuk menghindari sarsaparilla karena efek saponin yang dapat mengiritasi dan belum ada data keamanan yang memadai. Pada ibu menyusui, ekskresi senyawa aktif ke ASI juga belum diketahui sehingga konsumsi tidak dianjurkan.
Apakah sarsaparilla boleh diberikan kepada bayi atau anak-anak?
Tidak dianjurkan. Gardner & McGuffin (2013) mencatat bahwa keamanan penggunaan sarsaparilla pada anak-anak belum diteliti secara memadai, dan karena itu sebaiknya dihindari. Dosis untuk bayi dan anak tidak memiliki dasar ilmiah.
Apa efek samping yang mungkin terjadi?
Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, dan nyeri ulu hati. Blumenthal et al. (2000) menyebutkan bahwa saponin dalam dosis tinggi dapat mengiritasi saluran cerna. Reaksi alergi dapat terjadi meskipun jarang.
Apakah sarsaparilla aman digunakan bersama obat-obatan?
Berpotensi menimbulkan interaksi. Saponin dapat memengaruhi penyerapan obat oral dan meningkatkan risiko iritasi usus. Newall et al. (1996) mengingatkan adanya kemungkinan interaksi dengan obat tekanan darah dan diuretik. Konsultasikan dengan apoteker atau dokter sebelum menggabungkan sarsaparilla dengan obat resep.
Apakah sarsaparilla efektif untuk peradangan sendi?
Secara tradisional sarsaparilla digunakan untuk nyeri sendi dan peradangan. Studi laboratorium dan hewan menunjukkan saponin steroid dari Smilax memiliki aktivitas antiinflamasi, tetapi Sautour et al. (2010) menyimpulkan bahwa bukti dari uji klinis manusia masih terbatas, sehingga tidak dapat dijadikan pengganti terapi medis.
Apakah sarsaparilla dapat digunakan sebagai pembersih darah/detoksifikasi?
Klaim 'pembersih darah' berasal dari pengobatan tradisional dan tidak diakui dalam pembuktian ilmiah modern. Belum ada uji klinis yang menunjukkan sarsaparilla dapat menghilangkan toksin dari tubuh; Newall et al. (1996) mengutip penggunaan tradisional ini namun tidak didukung bukti klinis yang kuat.

Akar Pleurisy

Asclepias tuberosa

Sassafras

Sassafras albidum

Cari: