Advertisement
Smilax officinalis, yang dikenal luas sebagai sarsaparilla, adalah tanaman merambat berkayu dari famili Smilacaceae yang berasal dari hutan tropis Amerika Tengah dan Selatan. Tumbuhan ini memiliki batang berduri, daun berbentuk hati atau lanset, serta akar tunggang yang tebal dan berserat, yang menjadi bagian paling bernilai secara herbal. Akar sarsaparilla telah digunakan selama berabad-abad oleh masyarakat asli sebagai tonik tradisional untuk mengatasi berbagai keluhan, mulai dari masalah kulit hingga kelemahan tubuh.
Tanaman ini adalah jenis tanaman merambat (liana) yang banyak ditemukan di kawasan hutan tropis Amerika Tengah dan Selatan. Dia suka banget tumbuh di area yang agak teduh dan lembap, biasanya memanjat pohon lain pakai sulur-sulurnya. Karakteristik/ciri-ciri Sarsaparilla (Smilax officinalis):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Batang | Batangnya berbentuk silinder, teksturnya agak keras atau berkayu, dan biasanya punya duri-duri kecil yang tajam buat bantu dia memanjat. |
| Daun | Bentuk daunnya cenderung oval atau menyerupai jantung (cordate) dengan ujung yang meruncing. Permukaan daunnya halus dan mengkilap dengan tulang daun yang terlihat jelas. |
| Akar | Ini bagian yang paling ikonik. Akarnya berbentuk rimpang (rizoma) yang panjang, tebal, dan punya banyak cabang. Warnanya biasanya cokelat tua atau agak kemerahan. |
| Bunga | Bunganya berukuran kecil, berkelompok dalam rangkaian (umbel), dan biasanya berwarna kuning kehijauan. |
| Buah | Buahnya berbentuk bulat menyerupai beri. Saat masih muda warnanya hijau dan berubah menjadi merah atau hitam gelap setelah matang. |
7 Manfaat Sarsaparilla untuk kesehatan.
Saponin steroid (sarsasapogenin, parillin) dan asam fenolat menghambat aktivasi NF-κB sehingga menurunkan ekspresi COX-2, 5-LOX, TNF-α, IL-6, dan PGE2. Flavonoid juga menyapu radikal bebas yang memperkuat inflamasi.
Flavonoid dan asam klorogenat/kaffeoilkuinat mendonorkan hidrogen untuk menetralkan radikal bebas, mengaktifkan jalur Nrf2/ARE, serta meningkatkan enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase, katalase, dan glutation peroksidase; selanjutnya menurunkan peroksidasi lipid.
Saponin steroid berinteraksi dengan lipid membran mikroba dan menyebabkan kebocoran sel; polifenol mengkelasi ion logam serta menghambat enzim-enzim dinding sel dan pembentukan biofilm.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Sarsaparilla.
Interaksi & Kontraindikasi Sarsaparilla dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Sarsaparilla (Smilax officinalis) umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan atau minuman, seperti bir akar. Namun, penggunaan ekstrak herbal ini dalam dosis tinggi atau jangka panjang dapat menimbulkan beberapa efek samping gastrointestinal yang signifikan. Pengguna sering melaporkan adanya iritasi pada lambung, mual, serta gangguan pencernaan ringan akibat kandungan saponin di dalamnya yang dapat merangsang mukosa lambung secara berlebihan.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Sarsaparilla.