Advertisement
Za'atar, yang dikenal secara ilmiah sebagai Origanum syriacum, adalah tumbuhan herba abadi dari famili Lamiaceae yang tumbuh liar di kawasan Mediterania Timur, terutama di Suriah, Lebanon, Palestina, dan Yordania. Tanaman ini memiliki daun kecil berbentuk oval hingga lanset, berwarna hijau keabu-abuan, dan ditutupi oleh trikoma halus yang memberi tekstur lembut. Aroma khasnya merupakan perpaduan antara timi, oregano, dan mint dengan sentuhan rempah-rempah hangat, berkat kandungan minyak atsiri seperti timol, carvacrol, dan linalool. Meskipun sering disebut sebagai "oregano Suriah," Origanum syriacum memiliki profil kimia yang unik dan berbeda dari oregano Eropa (Origanum vulgare) dalam hal intensitas dan komposisi senyawa volatilnya.
Advertisement
Dalam dunia kuliner, daun segar atau kering dari Origanum syriacum menjadi bahan utama campuran rempah za'atar—perpaduan dengan biji wijen panggang, sumac, dan garam. Rempah ini digunakan sebagai taburan pada roti pipih, campuran minyak zaitun untuk celupan, atau bumbu daging dan sayuran. Tumbuhan ini juga memiliki peran penting dalam pengobatan tradisional Timur Tengah; ekstrak dan minyaknya dipercaya memiliki sifat antimikroba, antioksidan, serta anti-inflamasi. Kandungan fenolik yang tinggi, terutama timol dan carvacrol, menjadikannya bahan alami untuk mengatasi gangguan pencernaan, batuk, dan infeksi saluran pernapasan ringan.
Secara ekologis dan budaya, Origanum syriacum tumbuh subur di tanah berbatu, lereng bukit yang kering, dan area dengan paparan sinar matahari penuh. Tanaman ini tahan kekeringan dan sering dipanen secara liar, meskipun budidaya kini mulai dilakukan untuk melestarikan populasinya yang menurun akibat eksploitasi berlebihan. Dalam tradisi masyarakat Levant, za'atar bukan sekadar bumbu; ia melambangkan identitas, kebanggaan, dan warisan kuliner yang diwariskan turun-temurun. Aroma khasnya yang kuat mampu membangkitkan kenangan akan dapur pedesaan dan pasar tradisional, menjadikannya salah satu tanaman aromatik yang paling dihormati di kawasan tersebut.
Manfaat Za'atar / Syrian Oregano untuk kesehatan.
Minyak atsiri Origanum syriacum mengandung timol dan karvakrol yang merusak membran sel mikroba dengan meningkatkan permeabilitas, menyebabkan kebocoran ion dan lisis sel. Selain itu, senyawa ini menghambat respirasi sel dan sintesis ATP pada patogen.
Ekstrak Origanum syriacum menghambat aktivasi NF-κB dan menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, serta sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) melalui jalur MAPK. Karvakrol dan asam rosmarinat berkontribusi dalam mengurangi stres oksidatif di mukosa usus.
Senyawa polifenol dan flavonoid dalam Origanum syriacum (asam rosmarinat, luteolin, apigenin) mendonorkan elektron untuk menetralkan radikal bebas, mengkhelat logam transisi, dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan GPx.
Advertisement
Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Za'atar / Syrian Oregano.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Za'atar / Syrian Oregano.