Teh ini mengadaptasi ramuan herbal Timur Tengah yang memadukan daun Oregano Syria, lemon, dan madu sebagai minuman penunjang daya tahan tubuh. Aromanya hangat dan rasanya asam-manis, nyaman diminum setelah makan.
| 2 sdt daun Oregano Syria kering (Origanum syriacum murni) |
| 1 batang kayu manis (opsional) |
| 250 ml air panas |
| 2 irisan lemon (atau 1 sdm air lemon) |
| 1 sdt madu murni (opsional) |
Kandungan carvacrol, thymol, dan asam rosmarinat pada oregano Syria memberikan dukungan antioksidan dan antibakteri alami. Lemon memberi vitamin C, sedangkan madu membantu menenangkan tenggorokan.
Advertisement
Kandungan vitamin K dan senyawa fenoliknya dapat memengaruhi obat pengencer darah seperti warfarin; minum dengan jeda minimal 2 jam dan pantau INR jika perlu. Berhati-hati bila juga memakai obat hipertensi atau antidiabetes karena berpotensi menambah efeknya.
Minum 1 cangkir (250 ml) sehari setelah makan siang. Untuk pemakaian herbal, maksimal 2 cangkir sehari dengan 2 sdt daun kering per cangkir, dan berhenti setelah 2 minggu pemakaian rutin.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil karena oregano secara tradisional bersifat emmenagogue. Hindari jika alergi terhadap suku Lamiaceae (mint, thyme, basil, sage) atau memiliki tukak lambung aktif.
Resep Herbal: #0081