• Herbapedia.id

Lovage

Levisticum officinale

Info

Nama: Lovage
Nama Ilmiah: Levisticum officinale
Famili: Apiaceae

Nama Lain:
Lovage (Inggris), Liebstöckel (Jerman), livèche (Prancis), levistico (Italia), lavas (Belanda)
Asal:
Iran, Afghanistan, dan Eropa Selatan
Bagian Utama:
Daun, Batang, Biji, Akar
Rasa:
Seperti seledri, sedikit pahit, dan hangat

Advertisement


I. Tentang Lovage

Levisticum officinale, yang dikenal sebagai lovage, adalah tanaman herba tahunan dari keluarga Apiaceae yang berasal dari Eropa selatan dan Asia barat daya. Tanaman ini dapat tumbuh tinggi mencapai 1,5 hingga 2 meter, dengan batang berongga, daun hijau gelap menyirip, dan bunga kuning kehijauan yang tersusun dalam umbel. Akarnya yang tebal dan aromatik sering digunakan dalam pengobatan tradisional, sementara daun serta bijinya memberikan rasa mirip seledri yang kuat, menjadikannya bahan populer dalam masakan dan minuman herbal.

Advertisement

Sejarah penggunaan lovage sudah tercatat sejak zaman Romawi kuno, di mana tanaman ini ditanam di kebun biara sebagai tanaman obat serbaguna. Daunnya kerap ditambahkan ke dalam sup, salad, dan hidangan daging untuk menambah cita rasa, sementara bijinya digunakan sebagai pengganti lada. Dalam pengobatan tradisional Eropa, akar dan daun lovage dikenal sebagai diuretik alami, membantu mengatasi masalah pencernaan, serta meredakan peradangan sendi. Minyak esensial yang diekstrak dari bijinya juga dimanfaatkan dalam aromaterapi untuk meningkatkan relaksasi.

Kandungan kimia utama dalam Levisticum officinale meliputi ftalida (seperti sedanolid), terpen, dan kumarin yang memberikan efek antimikroba, antioksidan, dan antispasmodik. Penelitian modern menunjukkan potensi lovage dalam menurunkan tekanan darah, meningkatkan ekskresi asam urat, serta mendukung fungsi ginjal. Namun, penggunaan berlebihan dapat menyebabkan sensitivitas kulit terhadap sinar UV karena kandungan fotokumarinnya. Tanaman ini tetap menjadi bumbu dapur yang unik dan tanaman obat bernilai tinggi di berbagai budaya.

Update: 28 Jul 2026 - 01:32:17

 

II. Manfaat Lovage

Manfaat Lovage untuk kesehatan.

  1. Antioksidan

    Senyawa fenolik seperti asam rosmarinat, apigenin, dan luteolin dalam kemangi meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, GPx, CAT) melalui jalur Nrf2/ARE, menangkal radikal bebas (ROS, RNS), dan menghambat peroksidasi lipid.

    Senyawa Aktif: Asam rosmarinat, Apigenin, Luteolin
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi dan Nyeri Sendi

    Eugenol dan linalool menghambat aktivitas COX-2 dan LOX, menurunkan produksi prostaglandin (PGE2) dan leukotrien. Minyak atsiri kemangi juga menghambat aktivasi NF-κB, mengurangi ekspresi TNF-α, IL-6, dan IL-1β.

    Senyawa Aktif: Eugenol, Linalool, Asam rosmarinat
    Tampilkan
  3. Antimikroba (Bakteri dan Jamur)

    Estragol dan eugenol mengganggu integritas membran sel mikroba melalui interaksi dengan fosfolipid bilayer, meningkatkan permeabilitas, serta menghambat sintesis dinding sel dan pembentukan biofilm. Sinergisme dengan antibiotik konvensional telah diamati.

    Senyawa Aktif: Estragol, Eugenol, Linalool
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Lovage

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Lovage.

  1. Z-Ligustilide

    Golongan: Minyak Atsiri (Terpenoid)
    Bagian Tanaman: Akar, Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Anti-inflamasi, Antispasmodik, Neuroprotektif, Dan Sedatif
    Tampilkan
  2. Sedanolide

    Golongan: Minyak Atsiri (Terpenoid)
    Bagian Tanaman: Akar, Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba, Antioksidan, Dan Relaksan Otot Polos
    Tampilkan
  3. Bergapten (5-methoxypsoralen)

    Golongan: Furanokumarin
    Bagian Tanaman: Buah, Biji, Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Fotosensitiser Untuk Pengobatan Psoriasis Dan Vitiligo (terapi PUVA), Antimikroba
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

IV. Interaksi & Kontraindikasi Lovage

Alergi terhadap tanaman famili Apiaceae (misalnya seledri, peterseli, adas)

Tingkat Resiko: Rendah
Rekomendasi:
Hentikan penggunaan jika timbul reaksi alergi seperti ruam atau gatal. Konsultasikan dengan dokter jika gejala berlanjut.

Menyusui

Tingkat Resiko: Sedang
Rekomendasi:
Hindari penggunaan karena kurangnya data keamanan pada ibu menyusui. Alternatif yang lebih aman dapat dipertimbangkan setelah konsultasi dengan tenaga kesehatan.

Penggunaan obat antihipertensi (misalnya ACE inhibitor, beta-blocker, diuretik)

Tingkat Resiko: Sedang
Rekomendasi:
Lovage memiliki efek diuretik dan dapat menurunkan tekanan darah. Pantau tekanan darah secara teratur untuk menghindari hipotensi. Konsultasikan dengan dokter sebelum digunakan.
Tampilkan Semua Kontraindikasi

V. FAQ Lovage

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Lovage.

Apa saja senyawa fitokimia utama yang terkandung dalam lovage (*Levisticum officinale*)?
Lovage mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk minyak atsiri yang kaya akan ftalida seperti ligustilida, butilidenftalida, dan sedanenolida; serta kumarin seperti umbelliferon dan bergapten. Flavonoid seperti kuersetin dan kaempferol juga ditemukan. Menurut Phytochemistry Reviews (2012), ftalida merupakan komponen utama yang bertanggung jawab atas aroma khas lovage.
Bagaimana cara menggunakan lovage dalam konsumsi sehari-hari sebagai bumbu masakan?
Daun segar lovage dapat digunakan seperti seledri, ditambahkan dalam sup, salad, atau saus karena rasanya mirip seledri namun lebih kuat. Biji kering sering digunakan sebagai rempah dalam roti, acar, atau campuran bumbu. Akar yang dikeringkan dapat diseduh sebagai teh. Handbook of Herbs and Spices (2006) menyebutkan bahwa lovage populer dalam masakan Eropa Timur dan Jerman untuk memperkaya rasa kaldu.
Apakah konsumsi lovage aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak dianjurkan. Lovage mengandung senyawa ftalida yang dapat merangsang kontraksi rahim dan berpotensi menyebabkan keguguran, terutama pada dosis tinggi. Senyawa kumarin seperti bergapten juga memiliki efek fototoksik dan dapat memengaruhi janin. American Herbal Products Association's Botanical Safety Handbook (2013) mengklasifikasikan lovage sebagai kontraindikasi selama kehamilan dan menyusui karena kurangnya data keamanan.
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi lovage berlebihan?
Konsumsi lovage dosis tinggi dapat menyebabkan iritasi ginjal karena kandungan minyak atsiri yang bersifat nefrotoksik, serta meningkatkan fotosensitivitas kulit akibat kumarin. Gejala lain termasuk mual, sakit kepala, dan hipotensi ringan. Menurut Journal of Applied Toxicology (2004), paparan berlebihan minyak atsiri lovage pada hewan uji menunjukkan efek hepatotoksik, sehingga penggunaannya harus hati-hati pada individu dengan gangguan hati atau ginjal.
Bolehkah lovage digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Tidak disarankan. Keamanan lovage pada bayi dan anak-anak belum diteliti secara memadai. Kandungan minyak atsiri yang kuat dapat menyebabkan iritasi saluran cerna dan reaksi alergi. European Medicines Agency (EMA) Monograph on Levisticum officinale (2017) menyatakan bahwa penggunaan lovage pada anak di bawah 12 tahun tidak dianjurkan karena potensi efek samping yang belum diketahui.
Bagaimana lovage digunakan secara tradisional untuk mengatasi masalah pencernaan?
Secara tradisional, rebusan akar atau teh daun lovage digunakan sebagai karminatif untuk mengurangi perut kembung, meredakan kolik, dan merangsang nafsu makan. Senyawa ftalida dalam lovage diduga memiliki efek antispasmodik pada otot polos saluran cerna. Sebuah studi dalam Planta Medica (2004) mengonfirmasi bahwa ekstrak lovage menunjukkan aktivitas relaksasi pada otot usus hewan uji.
Apa manfaat lovage untuk kesehatan umum berdasarkan bukti ilmiah?
Lovage memiliki potensi sebagai antiinflamasi, diuretik, dan antimikroba. Ekstrak lovage telah menunjukkan aktivitas antioksidan yang signifikan dalam Food Chemistry (2008) karena kandungan flavonoid dan asam fenolik. Efek diuretiknya dapat membantu mengurangi retensi air, namun perlu diwaspadai interaksi dengan obat diuretik. Senyawa ligustilida juga dikaitkan dengan efek neuroprotektif dalam studi Journal of Natural Products (2013), meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.

Watercress / Selada Air

Nasturtium officinale

Epazote

Dysphania ambrosioides