Advertisement
Selada air (Nasturtium officinale) merupakan tumbuhan akuatik semi-akuatik dari famili Brassicaceae yang tumbuh subur di aliran air bersih, seperti mata air atau sungai kecil yang kaya akan kalsium. Tanaman ini memiliki batang berongga yang mengapung di permukaan air, dengan daun kecil berbentuk oval berwarna hijau tua serta rasa pedas segar yang khas. Keunikan utamanya terletak pada kemampuannya menyerap mineral dari air sekaligus menghasilkan senyawa glukosinolat – prekursor isotiosianat yang bertanggung jawab atas aroma tajam dan sifat antimikroba.
Selada air ini tipe tanaman yang suka banget hidup di air yang mengalir jernih, kaya mineral, dan suhunya dingin. Biasanya bisa ditemukan di pinggiran sungai, mata air, atau selokan yang airnya nggak tergenang diam. Karakteristik/ciri-ciri Selada Air (Nasturtium officinale):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Akarnya tipe serabut yang sering muncul dari ruas-ruas batang yang kena air atau tanah lembap. |
| Batang | Batangnya lunak, berongga di bagian dalam, dan sifatnya menjalar (bisa merambat) di permukaan air atau tanah. |
| Daun | Daunnya majemuk menyirip ganjil, bentuknya oval sampai bulat telur dengan tekstur yang agak tebal dan rasa yang khas (sedikit pedas). |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil berwarna putih, tumbuh bergerombol di ujung batang atau ketiak daun, dan punya empat kelopak khas bunga kubis-kubisan (Brassicaceae). |
| Buah Dan Biji | Buahnya berbentuk memanjang seperti polong kecil (siliqua) yang di dalamnya berisi biji-biji berukuran sangat kecil. |
6 Manfaat Selada Air untuk kesehatan.
Aktivasi jalur Nrf2/ARE oleh isothiocyanate (PEITC dan sulforaphane) meningkatkan ekspresi enzim antioksidan fase II seperti superoksida dismutase (SOD), glutation peroksidase (GPx), dan katalase. Senyawa flavonoid (quercetin) juga menghambat produksi ROS melalui inhibisi NADPH oksidase.
PEITC dan sulforaphane menghambat aktivasi karsinogen oleh enzim fase I (CYP450) dan meningkatkan detoksifikasi fase II. Selain itu, senyawa tersebut menginduksi apoptosis melalui jalur mitokondria (peningkatan Bax/Bcl-2) dan menghambat proliferasi sel dengan menekan NF-κB dan STAT3.
PEITC dan quercetin menghambat jalur NF-κB dan MAPK, menurunkan produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6, IL-1β). Sulforaphane juga mengaktifkan Nrf2 yang menekan NLRP3 inflammasome dan mengurangi aktivitas COX-2.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Selada Air.
Interaksi & Kontraindikasi Selada Air dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Selada air (Nasturtium officinale) umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah normal sebagai makanan, namun konsumsi berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping. Kandungan minyak mustard glukosinolat di dalamnya dapat mengiritasi lambung dan saluran pencernaan, yang berpotensi menyebabkan sakit perut, mual, serta diare pada individu dengan lambung sensitif. Selain itu, karena sifatnya yang diuretik ringan, konsumsi dalam jumlah sangat besar dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Selada Air.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Selada Air.