Advertisement
Arabian Jasmine atau Melati (Jasminum sambac) adalah spesies melati asli Asia Selatan dan Asia Tenggara, yang kini tersebar luas di seluruh dunia tropis. Tanaman ini termasuk dalam famili Oleaceae dan dikenal sebagai semak evergreen yang dapat tumbuh hingga 3 meter dengan cabang menjalar atau memanjat. Daunnya berbentuk oval dengan permukaan mengilap, sementara bunganya yang kecil berwarna putih bersih tersusun dalam kelompok. Aroma khasnya yang manis dan kuat menjadikan Jasminum sambac salah satu bunga yang paling dihargai dalam industri parfum dan teh, seperti teh melati khas Tiongkok.
Melati ini paling suka tumbuh di tempat yang kena sinar matahari cukup, tapi tetap teduh. Mereka lebih betah hidup di daerah tropis dengan suhu yang hangat dan tanah yang subur serta punya drainase yang baik supaya akarnya nggak gampang busuk. Karakteristik/ciri-ciri Melati (Jasminum sambac):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Tumbuhan | Semak merambat atau perdu dengan batang berkayu yang bisa tumbuh cukup panjang. |
| Daun | Daunnya berwarna hijau mengilap, bentuknya bulat telur dengan ujung agak runcing, dan letaknya berhadapan di tiap buku batang. |
| Bunga | Bunga ikonik berwarna putih bersih, ukurannya kecil, dan punya wangi khas yang sangat semerbak, terutama di malam hari. |
| Susunan Bunga | Muncul dalam kelompok (biasanya 3-12 kuntum) di ujung batang atau ketiak daun. |
| Akar | Sistem perakaran tunggang yang cukup kuat untuk menopang pertumbuhan tanaman semak. |
| Buah | Jarang ditemukan, tapi kalau ada, bentuknya bulat kecil dan warnanya hitam saat sudah matang. |
8 Manfaat Melati untuk kesehatan.
Ekstrak bunga/daun menurunkan produksi prostaglandin E2 melalui penghambatan enzim COX-2 serta menekan sitokin proinflamasi TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Linalool dan eugenol berperan menghambat fosforilasi NF-κB p65, sehingga mengurangi transkripsi gen inflamasi.
Komponen terpenoid dan aromatik utama (benzil asetat, linalool, α-farnesene) bersifat lipofilik dan merusak integritas membran sel mikroba, meningkatkan permeabilitas membran, dan menyebabkan kebocoran ion serta lisis sel.
Polifenol seperti kuersetin, rutin, dan asam klorogenat mendonorkan atom hidrogen untuk menetralkan radikal bebas, mengkelat ion logam transisi, dan meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen melalui jalur Nrf2.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Melati.
Interaksi & Kontraindikasi Melati dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Tanaman melati (Jasminum sambac) umumnya dikenal karena keharumannya dan sering digunakan dalam pengobatan tradisional, namun penggunaannya, terutama dalam bentuk minyak esensial atau ekstrak pekat, dapat menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah dermatitis kontak alergika dan iritasi kulit lokal. Senyawa aromatik seperti benzyl acetate, linalool, dan benzyl alcohol yang terkandung di dalam ekstrak melati dapat bertindak sebagai alergen bagi individu yang memiliki sensitivitas tinggi, memicu gejala seperti kemerahan, rasa gatal, ruam, dan pembengkakan pada area kulit yang terpapar.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Melati.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Melati.